Rayakan Anniversary ke-9, Komunitas Vape TDICK Berbagi Takjil di Lampu Merah Pemda Karawang
- account_circle Suryo S
- calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
- print Cetak

Keterangan foto : TDICK membagikan takjil kepada pengendara di area lampu merah Pemda Karawang, Sabtu (28/02/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Rayakan Anniversary ke-9, Komunitas Vape TDICK Berbagi Takjil di Lampu Merah Pemda Karawang
Komunitas Vape Therion DNA Indonesia (TDI) Chapter Karawang, atau yang lebih dikenal dengan sebutan TDICK, merayakan hari jadinya yang ke-9 dengan aksi sosial.
Mengusung semangat kepedulian, TDICK membagikan takjil kepada pengendara di area lampu merah Pemda Karawang, Sabtu (28/02/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Presiden/Ketua Umum TDI Pusat, Ajie Thicer, serta pendiri (founder) komunitas TDI, Abah Ruslie. Tak hanya member lokal, perwakilan dari berbagai chapter seperti Bekasi, Bogor, dan Jakarta juga turut hadir memeriahkan suasana.
Ketua TDICK, Chepoy, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran acara ini. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Ketua Enggar (Bekasi), Bang Zaki (Jakarta), Bang Cepot (Bogor), serta Pembina TDICK, Ikbal Anggara dan Bule, disebutnya menjadi suntikan semangat bagi seluruh anggota.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Kehadiran rekan-rekan dari luar kota membuat member semakin bersemangat dalam berbagi,” ujar Chepoy.
Presiden TDI, Ajie Thicer, berharap TDICK terus konsisten memberikan manfaat bagi masyarakat dan aktif berkontribusi dalam program-program pusat. Beliau meyakini bahwa dengan semangat juang para anggotanya, komunitas vape ini mampu membawa nilai positif di tengah masyarakat.

Keterangan foto : TDICK membagikan takjil kepada pengendara di area lampu merah Pemda Karawang, Sabtu (28/02/2026).
“Bagi-bagi takjil ini adalah program rutin dari TDI yang wajib dijalankan oleh setiap chapter. Selain untuk sosial, ini adalah cara kami menjaga kekompakan,” tambah Ajie.
Sementara itu, Abah Ruslie selaku Founder TDI, mengaku terharu melihat perkembangan komunitas yang didirikannya.
Menurutnya, mencapai usia 9 tahun bukanlah perjalanan yang mudah bagi sebuah komunitas.
“Saya bersyukur ikatan kekeluargaan kita semakin erat. Semoga TDI terus berkembang, tetap solid, dan kehadirannya selalu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” tutup Abah Ruslie.
(DG)
- Penulis: Suryo S





Saat ini belum ada komentar