GANNAS Sumenep Siap Bersinergi dengan BNN dan Polres, Fokus Putus Rantai Narkoba Sejak Dini

GANNAS Sumenep Siap Bersinergi dengan BNN dan Polres, Fokus Putus Rantai Narkoba Sejak Dini
Keterangan foto : RB. Moh. Faisol Sadamih, S.Sos., ketua DPD GANNAS Sumenep

GANNAS Sumenep Siap Bersinergi dengan BNN dan Polres, Fokus Putus Rantai Narkoba Sejak Dini

SUMENEP – Temporatur.com

Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANNAS) Kabupaten Sumenep resmi diperkuat dengan penunjukan RB. Moh. Faisol Sadamih, S.Sos sebagai Ketua Perwakilan Daerah. Mengusung semangat “Unfollow Narkoba”, GANNAS berkomitmen menjadi mitra strategis bagi BNN dan Polres Sumenep dalam mengampanyekan pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Ketua GANNAS Sumenep, Faisol, menegaskan bahwa fokus utama organisasinya ke depan adalah melakukan intervensi pencegahan pada usia dini. Langkah ini diambil guna membangun “Generasi Emas” yang bersih dari pengaruh barang haram tersebut.
“Insya Allah, saya akan menjaga amanah ini sebagai perpanjangan tangan DPP GANNAS. Kami akan terus berkoordinasi dalam pengawalan dan perlindungan hukum, serta mengintensifkan kegiatan sosial di masyarakat,” ujar Faisol dalam keterangannya di Temporatur.com, pada Selasa, 17/2/2026.

*Perekrutan Relawan Lewat Workshop Khusus*

Meski pergerakan saat ini masih dalam tahap konsolidasi menunggu SK resmi dari pusat, Faisol memastikan bahwa persiapan internal terus berjalan massif. Calon relawan GANNAS diwajibkan melewati tahapan khusus, termasuk workshop pembekalan ilmu dasar pencegahan narkoba, manajemen organisasi, hingga teknik komunikasi publik untuk mempengaruhi massa ke arah positif.

Bacaan Lainnya

“Menjadi relawan GANNAS bukan sekadar nama, tapi harus memiliki bekal ilmu yang tertuang dalam AD/ART organisasi,” tambahnya.

*Ajakan Berkhidmat untuk Negara$

Melalui visi misi yang sejalan dengan payung hukum negara, GANNAS mengajak seluruh elemen masyarakat di Sumenep untuk lebih peduli terhadap lingkungan terdekat.

Kesadaran kolektif dan pendampingan hukum menjadi kunci utama dalam memerangi peredaran narkoba.

“Ayo kita berkhidmat kepada negara dengan terus mensosialisasikan bahaya narkoba. Intinya, kita harus sadar diri bahwa kita semua adalah anak Indonesia yang berhak atas masa depan yang baik,” tutup Faisol.

Dengan hadirnya GANNAS, diharapkan sinergi antara relawan masyarakat dengan aparat penegak hukum seperti Polres Sumenep dan BNN semakin solid dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di Madura.

(Moh.Anwar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *