Momen Haru Wisuda UNEJ: Doa dan Air Mata Iringi Riska Puji Wardania Raih Gelar Sarjana Hukum

Momen Haru Wisuda UNEJ: Doa dan Air Mata Iringi Riska Puji Wardania Raih Gelar Sarjana Hukum
Keterangan foto : Foto : Riska Puji Wardania, raih gelar Sarjana Hukum di Universitas Perguruan Tinggi Jember (Unej),

Momen Haru Wisuda UNEJ: Doa dan Air Mata Iringi Riska Puji Wardania Raih Gelar Sarjana Hukum

SUMENEP, – Temporatur.com

Suasana penuh haru dan bahagia menyelimuti keluarga besar Drs. Ec. Moh. Anwar, SH., seorang pegiat sosial sekaligus jurnalis Temporatur.com perwakilan Kabupaten Sumenep. Putrinya, Riska Puji Wardania, resmi menyandang gelar Sarjana Hukum (SH) dari Universitas Jember (UNEJ) pada tahun 2026.

Riska menyelesaikan masa studinya selama 8 semester dengan capaian akademik yang sangat memuaskan. Bagi Riska, perjalanan menempuh ilmu di Fakultas Hukum UNEJ merupakan fase bersejarah yang akan selalu ia kenang.

Bakti untuk Orang Tua

Dalam momen bahagia tersebut, Riska mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari pengorbanan kedua orang tuanya, kerabat, serta sahabat. Ia menyampaikan pesan menyentuh hati kepada ayah dan ibunya, Ike Puji Lestari.

Bacaan Lainnya

“Kepada Ayah, terima kasih telah mengajari arti perjuangan. Di setiap desah nafasku mengalir doa dan harapan. Begitu pula kepada Ibu, letihmu adalah semangatku,” ungkap Riska dengan penuh emosi,

Menurutnya, toga yang ia kenakan bukan sekadar simbol prestasi akademik, melainkan bentuk penghormatan sakral atas akhir perjalanan panjang menuntut ilmu. Momen pemindahan tali toga menjadi penanda resmi emosional yang memuncak setelah bertahun-tahun berjuang di bangku kuliah.

Pesan Bijak Sang Ayah

Moh. Anwar, yang menyaksikan langsung prosesi wisuda tersebut, tampak tak kuasa menahan rasa bangga. Baginya, melihat sang putri mengenakan toga seperti melihat untaian mutiara yang berharga. Ia pun menitipkan pesan mendalam sebagai bekal masa depan putrinya.

“Anakku, aku sudah mengantarmu ke pintu gerbang ilmu. Masuklah ke dalamnya, amalkan perintah-Nya, dan jauhi larangan-Nya. Tetaplah bersinar memberikan terang meski diri terbakar, karena sebaik-baiknya hidup adalah mereka yang bermanfaat untuk orang lain,” tutur Moh. Anwar.

Ia juga berpesan agar Riska tidak berhenti mengasah ilmu dan memperkuat sisi spiritualnya melalui dzikir sebagai “madrasah ruhani” dalam menjalani kehidupan setelah kampus.

Acara wisuda digelar pada 6 Februari 2026 berlangsung khidmat, diiringi ucapan selamat dari rekan sejawat dan keluarga besar yang turut hadir menyaksikan lahirnya praktisi hukum muda dari bumi Sumenep tersebut.

(Faisol/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *