Perkuat Integritas dan Disiplin, Pemkot Cimahi Gelar Pembinaan Pegawai dan Tes Narkoba Massal

Perkuat Integritas dan Disiplin, Pemkot Cimahi Gelar Pembinaan Pegawai dan Tes Narkoba Massal
Keterangan foto: Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Disiplin Pegawai dan tes narkotika bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)
banner 468x60

Perkuat Integritas dan Disiplin, Pemkot Cimahi Gelar Pembinaan Pegawai dan Tes Narkoba Massal

CIMAHI,- Temporatur.com

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Disiplin Pegawai dan tes narkotika bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya, sebagai upaya nyata memperkuat integritas, kompetensi, dan memastikan jajaran birokrasinya bersih dari penyalahgunaan obat terlarang. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada Senin dan Selasa (24 dan 25/11/2025), bertempat di Gedung B Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam sambutan apel pagi yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hendra Gunawan, menekankan urgensi integritas dan kompetensi sebagai fondasi utama pemerintahan modern. Ia mengingatkan bahwa tantangan birokrasi semakin berat, menuntut pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan dari ASN.

“Dua aspek utama yang menjadi fondasi pemerintahan modern yakni integritas dan kompetensi. Dua hal yang tidak bisa dipisahkan, dua hal yang menentukan apakah birokrasi kita akan maju, atau justru mundur oleh praktik-praktik yang melemahkan pelayanan publik,” ujar Ngatiyana, seperti dikutip dalam sambutan tersebut.

Wali Kota menegaskan bahwa jabatan adalah sebuah mandat, bukan hadiah, dan setiap posisi harus diisi oleh individu yang cakap, memahami tugas, dan siap memikul tanggung jawab. Inkompetensi disebutnya sebagai ancaman besar yang dapat merusak kualitas pelayanan dan kepercayaan publik.
Sebagai bentuk konkret penguatan disiplin, Pemkot Cimahi bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi melaksanakan tes urin bagi seluruh ASN, meliputi pegawai organik maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Pemeriksaan dilakukan secara bertahap, diawali dari pegawai tingkat Kelurahan dan Kecamatan, dengan hampir 400 ASN mengikuti tes pada hari pertama.
Saat meninjau pelaksanaan tes, Wali Kota Ngatiyana menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan tidak ada ASN Pemkot Cimahi yang mengonsumsi narkoba, mengingat dampaknya yang langsung memengaruhi kinerja. Ia menekankan bahwa pemeriksaan akan menjangkau seluruh unsur kewilayahan dan perangkat daerah.

Ngatiyana juga memberikan peringatan tegas bahwa ASN yang tidak hadir pada jadwal pemeriksaan wajib tetap mengikuti tes susulan. Jika ditemukan indikasi penggunaan narkoba, ASN akan diproses sesuai disiplin kepegawaian dengan sanksi yang bervariasi mulai dari ringan hingga berat.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Cimahi, Yulius Amra, menjelaskan fokus BNN adalah pada penemuan dan pemulihan melalui rehabilitasi bagi ASN yang terindikasi menggunakan narkoba. Ia menyebutkan bahwa hasil tes tahun lalu menunjukkan seluruh ASN Pemkot Cimahi bersih dari narkoba, dan pihaknya memastikan hasil tes kali ini akurat serta tidak dapat dimanipulasi.

“Tujuannya agar ASN tetap patuh tidak menggunakan narkoba, karena narkoba itu berbahaya bagi dirinya juga berbahaya untuk dia melakukan pekerjaannya,” kata Yulius Amra.

BNN akan menganalisis hasil tes secara teliti, termasuk jika ada ASN yang sedang menjalani pengobatan tertentu, untuk memastikan keakuratan temuan.

(Andi Setiawan)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *