SDN Pabian I Sumenep, Simpel Penerima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Dari Kementrian. Di Duga Ada Permainan Oknom Dinas Kab. Sumenep
Realisasi adanyan Bantuan untuk revitalisasi satuan pendidikan tahun anggaran 2025, melalui Direktorat Sekolah Dasar, dan Direktorat Jendral Paud Dasmen, Kementrian pendidikan Dasar menengah, di Kabupaten Sumenep, disoal pegiat sosial.
Info yang berkembang dibawah terkait adanya proyek pekerjaan bantuan revitalisasi tersebut, menyau pro kontra, adanya permainan yang dilakukan oleh oknum Dinas dan Kepala Sekolah, terkait besar kecilnya anggaran tersebut.
Selain itu juga, tekhnik pekerjaannya yang seharusnya di swakelokan, oleh pihak sekolah ternyata di CV kan, dari hal ini mulai jadi kajian diskusi hangat sejumlah media dan ormas di Kab. Sumenep, terkait kebenaran isu yang berkembang.
Bahkan, sejumlah aktifis dan ormas di Kab. Sumenep, tidak akan segan-segan melaporkan jika nantinya ditemui pelanggaran dalam tekhnik pekerjaan dan anggaran.
Saat dilakukan monitoring oleh sejumlah aktifis dan ormas lalu ditemukannya, sampel pekerjaan, Revitalisasi pembangunan satuan Pendidikan di Kab. Sumenep, dengan nominal yang melambung tinggi.
Salah satu kegiatan yang pernah di kunjungi oleh media dan ormas, adalah SDN Pabian I Kab. Sumenep, dengan nilai kontrak kerja senilai, Rp. 584. 245.089.00 yang bersumber dari dana APBN melalui Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dari hasil temuan para aktifis, ada kejanggalan angka yang ditulis dalam banner yang terpampang jelas di depan halaman sekolah, setelah di klarifikasi ke Dinas terkait, sepertinya angka itu tidaklah sama kebenarannya, dari sini muncullah dugaan siapa yang benar.
Polemik ini akan menjadi atensi bagi sejumlah awak media dan pegiat sosial di Kab. Sumenep, sebab, angka yang sebenarnya masih dalam pertanyaan, siapa yang bermain-main dengan angka ini.apakah pihak sekolah atau oknom Dinas. (Moh. Anwar)















