Jakarta, – Temporatur.com || Keberadaan pagar laut di kawasan Pelabuhan Kalibaru atau PT Karya Citra Nusantara (KCN), Cilincing, Jakarta Utara, menuai perhatian publik. Pagar tersebut terlihat membentang di bibir laut, membatasi akses masyarakat sekitar yang biasa melintas maupun beraktivitas di area tersebut.
Sejumlah warga pesisir Cilincing menduga pemasangan pagar laut ini berkaitan dengan rencana perluasan kawasan Pelabuhan KCN. Pasalnya, pelabuhan yang berfungsi sebagai terminal khusus peti kemas itu terus berkembang dan membutuhkan area tambahan untuk operasional bongkar muat.
“Dulu masyarakat masih bisa melintas atau mencari ikan di sekitar sini, sekarang mulai dibatasi dengan pagar,” ungkap seorang nelayan setempat kepada awak media (14/9).
Sementara itu pihak pengelola pelabuhan, mengklaim Pagar laut itu sudah berjalan sejak 2020. “Proyek Pagar laut itu berjalan dari tahun 2010 Dan sudah mengikuti aturan yang ada,” jelas Widodo Setiadi, Direktur Utama PT. Karya Citra Nusantara dalam keterangannya kepada wartawan.
Pemasangan pagar laut tersebut menimbulkan tanda tanya. Warga berharap pemerintah maupun KCN memberikan penjelasan terbuka terkait tujuan pembangunan pagar tersebut, agar tidak menimbulkan spekulasi negatif di masyarakat.
Pelabuhan KCN sendiri dikenal sebagai salah satu titik strategis aktivitas logistik di Jakarta Utara. Dengan meningkatnya kebutuhan ekspor-impor dan distribusi barang, kemungkinan adanya perluasan kawasan memang tak terhindarkan. Namun, persoalan transparansi dan dampak sosial-ekonomi bagi warga pesisir menjadi hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan.















