Makna Kemerdekaan Republik Indonesia harus Berkeadilan Menurut Dadang Hendi Pegiat Sosial dan Kebijakan Publik Kota Bekasi
Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini bukan hanya dimaknai sebagai peringatan historis atas perjuangan bangsa melawan penjajah, tetapi juga sebagai refleksi atas tantangan yang dihadapi generasi sekarang.
Jika dahulu para pejuang mengangkat senjata dan turun ke medan perang untuk merebut kedaulatan, maka generasi masa kini berhadapan dengan persoalan berbeda, yakni ketidakmerataan keadilan dan kesejahteraan masyarakat.
“Musuh generasi kita bukan lagi kolonialisme dalam bentuk fisik, tetapi ketidakadilan sosial dan ketimpangan kesejahteraan yang masih dirasakan sebagian besar rakyat Indonesia,” demikian pandangan pegiat sosial kebijakan publik Dadang Hendi kepada temporatur.com, Sabtu (16/8/2025).
Momentum peringatan 17 Agustus diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa cita-cita para pendiri bangsa sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 masih harus terus diperjuangkan.
“Semangat kemerdekaan adalah semangat membangun bangsa yang adil dan makmur. Itulah bentuk perjuangan kita hari ini,” lanjutnya.
Melalui perayaan tahun ini, berbagai kalangan menyerukan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda untuk menjawab tantangan zaman, sehingga makna kemerdekaan dapat benar-benar dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat.
(Pepen)















