Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kanwil Ditjenpas Kalteng Laksanakan Monev sebagai Bentuk Pengawasan Melekat di Lapas Pangkalan Bun

Kanwil Ditjenpas Kalteng Laksanakan Monev sebagai Bentuk Pengawasan Melekat di Lapas Pangkalan Bun

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kanwil Ditjenpas Kalteng Laksanakan Monev sebagai Bentuk Pengawasan Melekat di Lapas Pangkalan Bun

Kalteng – Temporatur.com

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, Melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) sebagai bentuk pengawasan melekat di Lapas kelas IIB Pangkalan Bun, Kamis (10/07/25).

Kegiatan yang dilaksanakan bersama Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Leonard Silalahi, beserta tim ini berfokus pada kualitas pelayanan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Tim Kanwil Ditjenpas Kalteng meninjau langsung berbagai fasilitas pelayanan dasar, dimulai dari dapur hingga poliklinik, guna memastikan standar pelayanan berjalan sesuai ketentuan.

Keterangan foto: Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, Melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) sebagai bentuk pengawasan melekat di Lapas kelas IIB Pangkalan Bun, Kamis (10/07/25).

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, Melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) sebagai bentuk pengawasan melekat di Lapas kelas IIB Pangkalan Bun, Kamis (10/07/25).

Salah satu titik perhatian dalam kunjungan ini adalah pengecekan kesesuaian menu makanan dengan daftar menu harian. Pemeriksaan dilakukan secara cermat untuk memastikan hak-hak dasar WBP terpenuhi, termasuk dari aspek kesehatan dan gizi. Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan juga menyampaikan pentingnya menjaga kualitas makanan sebagai bagian dari pemenuhan standar pelayanan minimum di Lapas.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pelayanan, sekecil apa pun, benar-benar dijalankan dengan baik dan sesuai standar. Ini adalah bagian dari komitmen kita untuk menjunjung tinggi prinsip pemasyarakatan yang manusiawi,” ujar Leonard.

Selain dapur, tim juga memeriksa kondisi dan kelengkapan fasilitas poliklinik, buku register pelayanan tahanan, serta fasilitas pengawasan lainnya dan juga Gudang Senjata pada Lapas. Evaluasi ini dilakukan secara menyeluruh untuk mengidentifikasi potensi kekurangan serta perbaikan yang diperlukan demi optimalisasi fungsi Lapas sebagai tempat pembinaan.

“Pengawasan ini bukan semata mencari kekurangan, tetapi sebagai bentuk pendampingan agar seluruh jajaran bisa terus meningkatkan pelayanan. Lapas bukan hanya tempat menahan, tapi juga membina. Mari kita buktikan bahwa pemasyarakatan di Kalimantan Tengah terus berbenah,” tegas Leonard.

(Red)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less