Mbah Goen : Pasca Kebakaran Pasar Bojongsari, Momentum Pemkab Bekasi Revitalisasi Pasar Tradisional

Mbah Goen : Pasca Kebakaran Pasar Bojongsari, Momentum Pemkab Bekasi Revitalisasi Pasar Tradisional
Gunawan (Mbah Goen) Tokoh Masyarakat Kabupaten Bekasi

Mbah Goen : Pasca Kebakaran Pasar Bojongsari, Momentum Pemkab Bekasi Revitalisasi Pasar Tradisional

Bekasi – Temporatur.com

Kebakaran yang melanda Pasar Bojongsari di Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, beberapa waktu lalu, membuka peluang besar bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi untuk melakukan revitalisasi pasar tradisional. Rencana ini tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi pasar, tetapi juga menata kawasan sekitar agar menjadi lebih teratur dan ramah lingkungan.

Gunawan, Ketua Umum LSM Sniper yang akrab disapa Mbah Goen, melihat ini sebagai momentum penting untuk menghadirkan pasar tradisional modern yang bersih, sehat, dan nyaman.

“Pasar Bojongsari perlu ditata ulang menjadi wajah baru yang lebih modern, bersih, dan sehat. Selain itu, bangunan liar di sepanjang garis sempadan Sungai Citarum harus ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) juga perlu diarahkan agar tidak lagi berjualan di badan jalan atau jembatan Karawang-Bekasi,” ujar Mbah Goen saat diwawancarai.

Pemkab Bekasi telah merancang skema penyediaan lokasi khusus bagi PKL, sehingga aktivitas perdagangan tetap berlangsung tanpa mengganggu arus lalu lintas maupun akses warga. Upaya ini diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli, tetapi juga meningkatkan estetika dan menjaga ekosistem di sekitar Sungai Citarum.

Bacaan Lainnya
Keterangan foto: Kebakaran pasar Bojong Bekasi pada Selasa 20/05/2025
Keterangan foto: Kebakaran pasar Bojong Bekasi pada Selasa 20/05/2025

Rencana revitalisasi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan para pedagang. Meski demikian, beberapa pihak menyampaikan kekhawatiran terkait proses relokasi sementara selama revitalisasi berlangsung. Pemkab Bekasi diharapkan dapat menyiapkan langkah-langkah konkret untuk mengakomodasi kebutuhan semua pihak yang terdampak.

“Revitalisasi harus menjadi solusi jangka panjang, bukan sekadar proyek sementara. Semua pihak, baik pemerintah, pedagang, maupun masyarakat sekitar, harus dilibatkan agar hasilnya maksimal,” tambah Mbah Goen.

Dengan adanya revitalisasi ini, Pasar Bojongsari diharapkan menjadi pusat ekonomi yang lebih terorganisir dan ramah lingkungan, sekaligus menjadi kebanggaan warga Kecamatan Kedung Waringin

(ER)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *