Kamis, 27 Agu 2026
light_mode

Jelajahi Jejak Sejarah Perkeretaapian Indonesia di Museum Ambarawa dan Lawang Sewu

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Temporatur.com

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak usahanya, KAI Wisata, mengajak masyarakat untuk menelusuri sejarah perkeretaapian Indonesia dengan mengunjungi dua bangunan cagar budaya yang sarat akan nilai edukasi, yaitu Museum Kereta Api Ambarawa dan Lawang Sewu di Semarang.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa kedua lokasi ini bukan hanya sekadar destinasi wisata, tetapi juga jendela untuk memahami perjalanan panjang dan kontribusi kereta api dalam perkembangan bangsa.

Museum Kereta Api Ambarawa: Menyaksikan Lokomotif Uap Bersejarah dan Sensasi Kereta Api Tempo Dulu

Museum Kereta Api Ambarawa, dulunya merupakan Stasiun Willem I yang aktif pada lintas Ambarawa – Kedungjati, kemudian bertransformasi menjadi museum yang menyimpan berbagai koleksi lokomotif uap dan peralatan perkeretaapian dari masa ke masa. Diresmikan sebagai museum oleh Gubernur Jawa Tengah pada tahun 1976, tempat ini menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung.

“Di Museum Ambarawa, pengunjung dapat melihat langsung bagaimana teknologi perkeretaapian berkembang. Lebih dari itu, mereka juga bisa merasakan sensasi menaiki kereta api wisata dengan rute Ambarawa menuju Tuntang, melintasi indahnya kawasan Rawa Pening,” ujar Anne.

Antusiasme masyarakat untuk mengunjungi Museum Ambarawa terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Tercatat, pada tahun 2023 museum ini dikunjungi oleh 157.790 orang, meningkat menjadi 161.395 wisatawan pada tahun 2024. Tren positif ini berlanjut di tahun 2025, di mana dalam empat bulan pertama telah tercatat 53.005 kunjungan.

Pada Minggu (11/5), total pengunjung di Museum Ambarawa sejumlah 1.764 orang, meningkat dua kali lipat dibanding hari biasa dimana jumlah kunjungan tertingginya sebanyak 850 orang. Hal ini menunjukkan bahwa Museum Ambarawa merupakan salah satu destinasi wisata edukatif pilihan, terlebih dengan beroperasinya kereta wisata dari Ambarawa ke Tuntang pada akhir pekan.

Lawang Sewu Semarang: Ikon Arsitektur Bersejarah Saksi Bisu Perjalanan Bangsa

Selain Museum Ambarawa, Semarang juga memiliki bangunan bersejarah milik KAI yang menjadi ikon kota, yaitu Lawang Sewu. Dahulu saat awal mula dibangun digunakan sebagai kantor pusat perusahaan kereta api swasta Belanda, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM). Lawang Sewu kemudian beralih fungsi setelah kemerdekaan Indonesia dan sempat menjadi kantor Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) serta markas Kodam IV Diponegoro.

Setelah kepemilikannya dikembalikan ke KAI tahun 1994 dan kemudian dilakukan proses pemugaran mulai Tahun 2009, Lawang Sewu kembali dibuka untuk umum pada tahun 2011 sebagai destinasi wisata. Pada tahun 2024, Lawang Sewu mencatat kunjungan sebanyak 639.091 wisatawan, dan pada periode Januari hingga April 2025, telah dikunjungi oleh 197.813 orang.

“Lawang Sewu tidak hanya menawarkan kemegahan arsitektur yang telah berdiri kokoh selama hampir 120 tahun, tetapi juga menyimpan dokumentasi penting mengenai sejarah perkeretaapian di Semarang dan sekitarnya. Pengunjung dapat melihat bagaimana gedung ini menjadi saksi bisu perkembangan kereta api di wilayah ini,” jelas Anne.

Pada hari Minggu (11/5), sehari jelang libur Hari Raya Waisak 2025, jumlah pengunjung di Lawang Sewu mencapai 6.241. Angka tersebut meningkat signifikan dibanding pada saat weekday yang angka tertingginya hanya mencapai 3.500 pengunjung.

Lebih lanjut Anne menambahkan bahwa daya tarik sejarah dan keunikan arsitektur Museum Ambarawa dan Lawang Sewu juga menjadikannya lokasi favorit untuk sesi foto pre-wedding.

“KAI membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin belajar sejarah perkembangan perkeretaapian dan juga sejarah bangsa Indonesia dapat mengunjungi Museum Ambarawa dan Lawang Sewu. Melalui bangunan-bangunan bersejarah yang dimiliki oleh kereta api ini, masyarakat dapat semakin mengenal dan menghargai sejarah perjuangan bangsa Indonesia,” pungkas Anne.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi foto

    Dibalik Layar Demokrasi: Jeritan Jurnalis Independen yang Tak Terdengar

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Katanya, jurnalisme adalah pilar demokrasi. Tapi, coba tengok nasib para jurnalis independen yang berjuang sendirian. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa, atau mungkin lebih tepatnya, badut di panggung kekuasaan yang sesekali diizinkan tampil. Terikat Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, mereka diharapkan menjadi anjing penjaga kebenaran. Tapi, di tengah hutan belantara informasi dan kepentingan, siapa yang menjaga anjing penjaga itu sendiri?

  • Ditlantas Polda Banten dan Jajaran Gelar Rakernis Tahun 2023

    • calendar_month Selasa, 28 Mar 2023
    • account_circle Suryo S
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Ditlantas Polda Banten dan Jajaran Gelar Rakernis Tahun 2023

  • Kapolri Ditantang Tindak Pencemaran Tambang di Morowali Utara

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Advokat Rakyat Agussalim. SH menantang Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas PT Halmahera International Resources (HIR) atas dugaan pencemaran Sistem Penyediaan Air Minum (PAM) di Kecamatan Petasia, Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Anggota DPRD Sulteng, Muhammad Safri, sebelumnya telah mengungkapkan temuan ini dalam sebuah podcast, menampilkan video yang menunjukkan air PAM berwarna coklat bercampur lumpur akibat dugaan pencemaran tambang. Pencemaran ini mengancam kehidupan sekitar 28.000 kepala keluarga yang bergantung pada sumber air tersebut.

  • ANTAM Raih Kinerja Gemilang Semester I 2025, Fokus Hilirisasi Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta – Temporatur.com Komisi VI DPR RI mengapresiasi kinerja positif PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) pada semester I 2025 yang mencatatkan pertumbuhan keuangan dan operasional signifikan seiring penguatan program hilirisasi. Direktur Utama ANTAM Ahmad Ardianto menyebut pendapatan konsolidasian perseroan hingga Juni 2025 telah mencapai sekitar Rp60 triliun atau mendekati capaian penuh 2024 yang sebesar Rp70 […]

  • Keterangan foto : Praktisi Hukum Taufik Apresiasi Kerja Nyata Resmob Polres Jakarta Utara Ungkap Kasus Pembunuhan

    Praktisi Hukum Taufik Apresiasi Kerja Nyata Resmob Polres Jakarta Utara Ungkap Kasus Pembunuhan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Suryo S
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Praktisi Hukum Taufik Apresiasi Kerja Nyata Resmob Polres Jakarta Utara Ungkap Kasus Pembunuhan

  • Keterangan foto : foto Istimewa

    Dapur MBG Jayamulya Tanpa IPAL, Izin Operasional Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Suryo S
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Dapur MBG Jayamulya Tanpa IPAL, Izin Operasional Dipertanyakan

expand_less