Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » 7COSIA Ajak Keluarga Indonesia Terapkan Gaya Hidup Sehat dengan Camilan Sehat

7COSIA Ajak Keluarga Indonesia Terapkan Gaya Hidup Sehat dengan Camilan Sehat

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ibu memiliki peran sentral dalam menjaga kesehatan keluarga, terutama dalam memilih camilan yang dikonsumsi sehari-hari. Dalam perannya sebagai “manajer keluarga,” ibu tidak hanya bertanggung jawab atas menu utama, tetapi juga memastikan camilan yang ada di rumah adalah pilihan yang sehat, rendah gula, tinggi serat, dan baik untuk kesehatan anak-anak dan keluarga. Menyadari pentingnya peran ibu dalam menjaga kesehatan keluarga, 7COSIA hadir dan menjawab kebutuhan ibu-ibu Indonesia yang ingin memastikan keluarga mereka mengonsumsi makanan bernutrisi tanpa mengabaikan cita rasa.

Erin Astuti selaku Vice President 7COSIA mengungkapkan bahwa 7COSIA berkomitmen untuk mendukung gaya hidup sehat bagi keluarga Indonesia yang semakin sadar akan pentingnya gaya hidup berkualitas. “Kami memahami bahwa ibu selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk keluarganya. Dengan produk 7COSIA yang dibuat dari buah asli, kami ingin menjadi mitra para ibu dalam menghadirkan camilan sehat yang bisa dinikmati seluruh anggota keluarga.”

Menanggapi 7COSIA, Wiranto, S. Gz., selaku Nutrisionis juga mengungkapkan pendapatnya. Menurutnya, saat ini masyarakat Indonesia sudah memiliki kesadaran yang cukup baik terkait pemilihan makanan sehat, termasuk camilan. Wiranto menjelaskan, “Masyarakat Indonesia sudah semakin cerdas dalam memilih makanan dan minuman yang ingin mereka konsumsi. Beberapa tips dari saya untuk menjadi konsumen cerdas di antaranya adalah dengan memilih camilan tinggi serat, kaya protein, dan selalu membaca label kemasan untuk memastikan sudah lulus uji BPOM dan Halal.”

7COSIA menawarkan berbagai produk jeli sehat yang diformulasikan dengan buah asli, menjadikannya pilihan tepat bagi anak-anak yang mungkin tidak menyukai buah dalam bentuk aslinya. Selain itu, 7COSIA juga mengandung vitamin dan serat yang dapat membantu kesehatan pencernaan.

Kehadiran 7COSIA memiliki banyak keunggulan, salah satunya adalah kemasannya yang dirancang untuk kenyamanan dan keamanan konsumen dari berbagai usia. Misalnya, varian 7COSIA Squeeze Jelly Kids Fun hadir dalam kemasan aluminium foil yang menjaga kualitas produk tetap segar dan dilengkapi dengan tutup besar sehingga aman bagi anak-anak. Dengan berbagai varian seperti KidsFun Squeeze Jelly, TrueLove POP Squeeze Jelly, Pulp Puri Jelly, hingga Popping POP Mini Jelly, 7COSIA menawarkan pengalaman camilan yang menggugah selera dengan pilihan rasa beragam seperti Sweet Orange, Exotic Grape, hingga Mix Fruit Medley, yang cocok untuk seluruh keluarga.

Sebagai wujud komitmen dalam mendukung gaya hidup sehat, 7COSIA turut berpartisipasi dalam pameran SIAL Interfood 2024 di JIEXPO Kemayoran pada tanggal 13-16 November 2024. Pada pameran ini, 7COSIA mengadakan berbagai aktivitas menarik seperti demo resep dan talk show bersama ahli gizi.

Produk 7COSIA kini tersedia di berbagai outlet di seluruh Indonesia, mulai dari toko ritel tradisional hingga ritel modern seperti Aeon, Market City, Hypermart, Diamond, Hari-Hari, Naga Swalayan, TipTop, Duta Buah, K3 Mart, Miniso, Oh Some, Bravo, Bilka, Borma, Yogya, Asia, dan banyak lagi. Dengan ketersediaan yang luas ini, 7COSIA memastikan kemudahan akses bagi keluarga Indonesia untuk mendapatkan camilan sehat yang kaya nutrisi dan berkualitas.

***

Rasakan sensasi segar dan lezat dari 7COSIA Real Fruit Jelly, camilan sehat yang terjangkau bagi semua!

Tentang 7Cosia Indonesia

7COSIA adalah merek camilan sehat yang berfokus pada produk jelly berbahan buah asli, menghadirkan solusi camilan berkualitas tinggi bagi keluarga Indonesia. Dengan visi mendukung gaya hidup sehat, 7COSIA terus berinovasi dalam menciptakan produk yang aman dan bermanfaat tanpa mengorbankan cita rasa.
7COSIA menawarkan berbagai varian seperti KidsFun Squeeze Jelly, TrueLove POP Squeeze Jelly, Pulp Puri Jelly, dan Popping POP Mini Jelly, yang dirancang agar keluarga dapat menikmati camilan lezat yang baik untuk tubuh. Setiap produk hadir dengan pilihan rasa menyenangkan untuk memenuhi preferensi seluruh keluarga, yaitu Sweet Orange, Exotic Grape, Peach Perfection, Strawberry Bliss, Tropical Coconut, dan Mix Fruit Medley.
PT COTG Sukses Makmur, perusahaan di balik 7COSIA, didirikan di Singapura pada April 2023 sebagai perusahaan multinasional berbasis teknologi yang berfokus pada pasar Asia. COTG berkomitmen menghadirkan produk makanan berkualitas tinggi yang inovatif dan terjangkau, terutama untuk anak-anak dan kaum muda. Berlandaskan filosofi “rasa sehat dan bahagia,” COTG mengutamakan penggunaan bahan berkualitas, inovasi produk, serta dukungan tim berpengalaman lebih dari 20 tahun di industri makanan, menjadikannya pelopor dalam produk yang memprioritaskan kesehatan dan kebahagiaan konsumen.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Tags
  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BUPATI SAMPANG TERIMA PENGHARGAAN DARI KANWIL KEMENKUMHAM JATIM

    BUPATI SAMPANG TERIMA PENGHARGAAN DARI KANWIL KEMENKUMHAM JATIM

    • calendar_month Jumat, 27 Jan 2023
    • account_circle Suryo S
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Sampang – Jatim, Temporatur.com Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menerima penghargaan dari Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Jawa Timur di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan, Kamis (26/1/2023). SelanjutnyaDPMD Kabupaten Bekasi Matangkan Persiapan Pilkades Serentak 2026, Simulasi E-Voting Digelar SeptemberPenghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur Drs Imam Jauhari […]

  • Keterangan foto: Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma Sitompul, S.H., M.H., memimpin langsung pengecekan toko obat terlarang di Kampung Cibenda, Desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (3/6/2025)

    Kapolsek Serang Baru Berkomitmen Ciptakan Wilayah Bebas Obat Terlarang

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma Sitompul, S.H., M.H., memimpin langsung pengecekan toko obat terlarang di Kampung Cibenda, Desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (3/6/2025)

  • Keterangan foto: Jack pemilik Lesehan Durian Matang Pohon Pondok Sahabat

    Harga Merakyat, Lesehan Durian “Pondok Sahabat” di Sukaraya Jadi Primadona Warga

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Harga Merakyat, Lesehan Durian “Pondok Sahabat” di Sukaraya Jadi Primadona Warga

  • Cara Freelancer Kelola Uang: Gaji Diri Sendiri dan Simpan di Deposito

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Suryo S
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Pekerja freelance dan gig worker sangat akrab dengan realita penghasilan yang naik turun. Kadang dalam satu bulan proyek berdatangan dan dompet terasa tebal, tapi di bulan berikutnya, bisa jadi job sepi dan saldo rekening pun ikut menyusut. Situasi seperti ini membuat banyak pekerja lepas kesulitan mengatur keuangan, terutama untuk kebutuhan bulanan tetap seperti sewa rumah, […]

  • Reses Dewan Nyumarno anggota DPRD Kabupaten Bekasi

    Warga Antusias  Menyambut Reses Dewan  Nyumarno  Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • account_circle Suryo S
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Reses Dewan Nyumarno anggota DPRD Kabupaten Bekasi

  • APBD Kabupaten Bekasi Setiap Tahun Membengkak Buat Belanja Pegawai

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2023
    • account_circle Suryo S
    • visibility 4
    • 0Komentar

    *APBD Kabupaten Bekasi setiap tahun Membengkak Buat Belanja Pegawai*

    Bekasi-MHB
    Kabupaten Bekasi merupakan Kabupaten yang masuk kedalam kategori Kabupaten yang memiliki APBD terbesar di Provinsi Jawa barat yang mencapai kisaran 7 Trilyun setiap tahunnya.

    Sehingga anggaran biaya belanja pegawainya mencapai angka pantastik dengan 2 Trilyun pertahun nya dan menjadi sorotan para pemerhati publik dan lembaga sosial kontrol tak terkecuali LSM Sniper Indonesia.

    Pemerhati kebijakan publik dan Ketua Umum Sniper Indonesia, Gunawan mengatakan terkait dengan keterangan Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan ke media beberapa waktu lau bahwa, “hampir satu per tiga atau sekitar Rp 2 triliun dari total APBD sebesar Rp 6,6 triliun dialokasikan untuk membayar gaji ASN maupun Non ASN sampai operasional di lingkungan Pemkab Bekasi.”

    “Pegawai kita itu hampir 15 ribu ASN-nya, 15 ribu juga Non PNS-nya. Kebanyakan guru. Itu ada gajinya, ada tunjangannya, dan lainnya. Termasuk operasional dan sebagainya. Angka itu (Rp 2 triliun) tidak bisa diotak-atik.”

    Atas hal itu, Gunawan menyampaikan bahwa perlunya pengkajian mengenai berapa jumlah pegawai ASN (Aparatur Sipil Negara) betul-betul dibutuhkan dan berapa jumlah belanja pegawai yang diperlukan di pemerintahan Kabupaten Bekasi (Realnya) agar tercipta Efesiansi anggaran.

    Menurutnya, “jika satu per tiga atau sekitar Rp 2 triliun dari total APBD Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp 6,6 triliun dialokasikan untuk membayar gaji ASN maupun Non ASN sampai operasional di lingkungan Pemkab Bekasi. Sementara biaya belanja infrastruktur hanya 2 trilyun dan itupun dibagikan kepada 32 SKPD. Coba bayangkan alokasi anggaran pembangunan masih minim karena habis terkuras oleh anggaran belanja pegawai.

    “Kalau terus-terusan APBD Kabupaten Bekasi setiap tahunnya terkuras habis karena biaya belanja pegawai membengkak, lalu bagaimana untuk anggaran membangun infrastruktur gedung pendidikan dan kesehatan, jembatan maupun jalan? Sebab majunya suatu daerah karena terbangunnya akses pelayanan publik yang baik seperti pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pelayanan tranportasi (jalan dan jembatan). Kesemuanya itu adalah berperan penting terbangunnya masyarakat sejahtera.”

    “Pemkab Bekasi harus berani melakukan efesiensi anggaran dibelanja pegawai atau melakukan inopasi-inopasi mencari potensi potensi pendapatan daerah, baik dari retribusi ataupun pajak daerah,” pungkas Gunawan.

expand_less