Ungkap Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah Aliyah Yafis Al-Usmaniyah Jakut,Promovendus Qudsi Raih Grlar Doktor PAI

Ungkap Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah Aliyah Yafis Al-Usmaniyah Jakut,Promovendus Qudsi Raih Grlar Doktor PAI

Temporatur.com

Jakarta ||Dalam mengajukan Desertasi untuk memenuhi salahsatu syarat Ujian Sidang Terbuka Guna MemperolehGelar Doktor Pendidikan Agama Islam Pada Program Pascasarjana Universitas Islam Jakarta, Promovendus QUDSI memaparkan didepan Sidang Penguji, dengan Desertasinya berjudul Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah Aliyah YAPIS AL-Oesmaniyah Jakarta Utara. Dan Para penguji tersebut diantaranya, Ketua Prof. Dr.Ir. Raihan, Msi (Rektor Universitas Islam Jakarta), sekretaris Prof. Dr. Dede Rosyada, MA (Ketua Program Studi Program Doktor Universitas Islam Jakarta), anggota Dr. Hamdan Rasyid, MA (Dosen Tetap Pascasarjana UID), serta Penguji Eksternal Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, MA (Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), dengan Co Promotor, Prof. Dr. Marhamah, MPd (Guru Besar Universitas Islam Jakarta) dan Dr. Popi Puadah (Dosen Tetap Program Pascasarjana Universitas Islam Jakarta).

Promovendus Qudsi melakukan penelitian, guna menjelaskan strategi peningkatan mutu pendidikan di madrasah Aliyah Yapis Al-Oesmaniyah, melalui analisis konseptualisasi, implementasi dan implikasi berbasis Standar Pendidikan Nasional yang terfokus pada standar isi, standar proses dan standar sumber daya manusia. Dalam penelian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Metode kualitatif sebagai metode ilmiyah yang berdasar pada filsafat, postpositifisme, di pergunakan untuk meneliti pada kondisi obyek alamiah dengan teknik pengumpulan data secara trianggulasi, dan penelitiannya menekankan pada makna daripada generalisasi.

Hasil kajian dalam penelitian ini ditemukan strategi peningkatan mutu pendidikan madrasah aliyah di Yapis Al-Oesmaniyah melalui pengembangan 3 Standar Nasional Pendidikan diantaranya standar isi yaitu dengan menggabungkan kurikulum kepesantrenan dengan kurikulum sekolah, kemudian pada standar proses menggunakan pendekatan berbasis prakteklapangan dan standar sumber daya manusia atau tendik memiliki 5 kompetisi guru diantaranya kompetensi, kepribadian, pedagogik, sosial, profesional dan satu ideologi.

Berdasarkan pada penelusuan field note dan sumber data, dari para praktisi dan lapangan diperoleh berbagai macam gambaran bahwa pengembangan standar isi, standar proses, dan standar sumber daya manusia menyesuaikan kebutuhan serta karakteristik siswa dan sekolah sehingga dapat menghasilkan lulusan yang diterima di perguruan tinggi negeri di Indonesia dan dapat di terima di dunia kerja. Kemudian hasil analisis konstelasi berbagai pengembangan standar pendidikan tersebut dapat diungkapkan makna terdalam sebagai preposisi yang dapat dijadikan sebagai teori yaitu: “OptimalisasiPengembangan Standar Nasional Pendidikan Dapat Meningkatkan Mutu Pendidikan”

Makna terkhusus terkait judul dalam penelitian ini dapat diungkapkan bahwa, Inovasi pengembangan standar pendidikan nasional dapat meningkatkan mutululusan Sehingga berdampak pada meningkatnya mutu pendidikan di Madrasah Aliyah Yapis Al-Oesmaniyah Jakarta Utara.

Bacaan Lainnya

Pendidikan Madrasah, para pendidik dengan kompetensi masing-masing memiliki semangat juang atau kesamaan visi, kalau saya tulis kesamaan ideologi, sehingga mempunyai tujuan yang sama, harapannya untuk meningkatkan generasi muda agar menjadi pribadi yang sholeh, dan dalam proses pembelajarannya, memaksimalkan potensi-potensi yang ada, jadi dalam bahasa sederhana, yang sering dipakai, murah tapi tidak murahan, dengan menggunakan bahan-bahan yang ada.

Jadi tidak terpaut dengan harus mewah dan lengkap, yang ada kita maksimalkan dari segi standar, disini menggabungkan antara kurikulum Pesantren dengan kurikulum Madrasah, sehingga anak siswa itu mempunyai kemampuan dalam bidang ilmu pengetahuan Kemadrasahan dan memiliki kemampuan dalam ilmu kepesantrenan, seperti ilmu muhadhoroh atau bahasa lainnya adalah public speaking, sehingga yang sebelumnya digolongkan sekolah pinggiran dengan sedikit peminatnya, tetapi sekarang telah menjadi sekolah dengan kuota atau rata-rata 30 siswa per-kelas, dan lulusannya mempunyai keinginan untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi, bahkan banyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri, ungkap Promovendus Qudsi.

Usai Sidang Ujian, Ketua Program Studi Program Doktor Universitas Islam Jakarta, Prof. Dr. Dede Rosyada, MA mengungkapkan bahwa Promovendus Qudsi telah menemukan strategi dalam peningkatan mutu Madrasah Aliah, melalui pengembangan 3 standar nasional pendidikan, dan yang menarik adalah bahwa religious itu dapat meningkatkan produktivitas, semakin baik nilai geragama akan meningkatkan produktivitas, ini melawan teori maslow, dimana bahwa orang yang terpenuhi kebutuhannya akan meningkatkan produktivitasnya, ini tidak, tepi dengan religisitas akan meningkatkan produktivitasnya, dan juga ketika kurikulum sesuai kebutuhan pasar maka tras serta pasar akan turut meningkat, paparnya.

Sementara Rektor Universitas Islam Jakarta, Prof. Dr.Ir. Raihan, Msi juga menegaskan bahwa pihaknya mengapresiasi Promovendus Qudsi yang telah berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan Madrasah Aliah, dan dengan temuan-temuan tersebut diharapkan dapat di buatkan buku panduan yang bisa digunakan oleh lembaga pendidikan Madrasah Aliah yang lain,

Dr Qutsi merupakan lulusan Program Doktor Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Jakarta yang ke 57, telah mengungkapkan bagaimana cara peningkatan pengelolaan, proses pembelajaran yang ada di Madrasah Aliah, sehingga apa yang dilakukan diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas dalam meningkatkan stragegi pembelajaran, sehingga bisa disamakan dengan pembelajaran yang lain, tegasnya. (Nrl).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *