Aliansi Aktivis Nusantara Gelar Aksi Demo Di Gedung KPK, Desak Periksa RK Terkait Dugan KKN di Pemrov Jabar

Aliansi Aktivis Nusantara Gelar Aksi Demo Di Gedung KPK, Desak Periksa RK Terkait Dugan KKN di Pemrov Jabar

 

Jakarta || Temporatur.com

Sejumlah kelompok masyarakat mengatasnamakan Aliansi Aktivis Nusantara menggelar aksi demonstrasi di gedung KPK pada Rabu 15 Februari 2023.

[videopress iMqgTM8H]

 

Dalam tuntutannya Aliansi Aktivis Nusantara membentang kan spanduk dan berorasi mendesak KPK RI untuk memangil Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil untuk di periksa dengan dugaan adanya indikasi KKN di sejumlah kegiatan di Provinsi Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

 

Salah satu Peserta unjuk rasa Pegiat anti korupsi Agus Satria Kordinator aksi dari Ormas Mangala Garuda Putih mengatakan kepada awak media pada hari ini kami dari beberapa aktivis lainnya mendesak KPK RI untuk segera memanggil dan memeriksa Ridwan Kamil terkait dugaan indikasi adanya KKN di sejumlah proyek kegiatan di Provinsi Jawa Barat Kota Bandung, ujarnya.

 

Dengan beberapa tuntutan yang kami sampaikan :

1. Terkait adanya dugaan KKN pada proyek pengadaan Mesin Parkir di Kota Bandung yang menghabiskan anggaran 83 Milyar, sampai saat ini banyak tida busa digunakan karena rusak.

2.Adanya penerapan denda kepada pengelola gedung hotel yang melanggar Tata Ruang dengan di berlakukannya, Diskresi yang mencapai Puluhan Milyar untuk satu Hotel pelaku pelanggaran

3.Adanya dugaan di dalam tubuh TAP (Tim Akselari Pembangunan) bentukan Ridwan Kamil yang fungsinya diduga hanya menciptakan peluang Korupsi.

4.Pembangunan Masjid Aljabar yang menghabiskan 1 Triliun lebih, yang dilaksanakan semasa wabah Covid -19 melanda, di duga telah terjadi adanya persengkokolan dan perencanaan sampai pelaksanaan yang terindikasi sarat KKN.

Kami menduga kuta kegiatan- kegiatan tersebut banyak sarat KKN, dan kami akan terus bersuara sampai tuntutan kami diterima dan di tanggapi oleh KPK, pungkasnya.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *