Purwakarta -Jabar || Temporatur.com
Kemajuan Pendidikan merupakan salah satu parameter maju mundurnya salah satu bangsa,mustahil suatu bangsa bisa maju tanpa di dukung oleh peningkatan pembangunan di bidang pendidikan.
Oleh karena itulah negara yang kita cintai ini menganggar kan dana dari jumlah APBN/ APBD1 dan APBD 2 untuk Pendidikan,termasuk di dalamnya pembangunan sarana dan Prasarana Pendidikan.
Namun dalam pelaksanaannya sering terjadi dugaan – dugaan penyalahgunaan oleh oknum-oknum tertentu,yang bermoral bejat yang tidak mau mengikuti aturan pemerintah yang sebenarnya hal tersebut diperkuat dengan baru beberapa hari pergantian tahun 2022, dan sekarang 05/ 01 /2023 proyek rehab sekolah sudah dilaksanakan sedangkan di LPSE belum tercantum kegiatan,ujar narasumber yang tidak bersedia di sebutkan indentitasnya.

Narsum membeberkan, seperti halnya proyek rehab gedung sekolah SD Negeri 1 Sadarkarya
yang diduga kuat sarat dengan KKN, dengan alasan kurangnya transparansi anggaran yang di pergunakan untuk rehab tersebut,ujarnya.
Saat awak media ke lokasi proyek tidak dapat menemukan papan proyek di lapangan,papan kegiatan, dilokasi rehab pembangunan SD Negeri 1 Sadarkarya.
Salah satu guru yang tidak mau di sebut namanya saat dikonfirmasi Kamis (05/01), mengenai pihak sekolah tidak tahu menahu yang mengerjakannya pihak pemborong silakan aja ke Dinas”. Ucap guru
Pihak Pemerintah Desa Sadarkarya saat berbincang-bencana dengan media mengatakan tidak baru sekarang, seharusnya pemborong permisi dulu ke Desa saat akan memulai kegiatan proyek jangan asal slonong boy, cetus Kades
Rizal salah satu pelaksana proyek kegiatan saat di konfirmasi pada Kamis (05/01) melalui telepon What’s App Nya, malah menantang media, “Silahkan saja di beritakan” tulisnya singkat.
Sampai berita ini dipublikasikan pihak yang bersangkutan dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta belum berhasil ditemui,”( Tim/Red)















