Ketum LSM SNIPER Indonesia Minta Plt Bupati Bekasi Tolak Usulan Penetapan Cagar Budaya Disbudpora
Atasi Keluhan Banjir, Anggota DPRD Saeful Islam Gelar Reses di Puri Cikarang Hijau
Berita Terbaru
Temporatur.com
Kala Banjir Merendam Sumsel, Secercah Harapan Mengalir untuk Warga
Prabumulih – Temporatur.com, Sebelum ada bantuan, kami tidak bisa ke mana-mana, hanya mengungsi di atap rumah dan banjir sudah tinggi,” ucap Wartini (35), warga Desa Tebat Agung, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim. Banjir yang melanda Sumatera Selatan (Sumsel) pada Januari-Februari 2026 membuat banyak keluarga hidup dalam masa sulit. Banjir tak hanya merenggut kenyamanan di tempat tinggal, tetapi juga membuat lahan-lahan pertanian mereka gagal panen. Aktivitas terhambat, mata pencaharian terganggu. SelanjutnyaSyarif Marhaendi Dikabarkan Nahkodai PPP Kabupaten Bekasi, Kang Uu : Baru Pembentukan FormaturDi tengah masa sulit itu, sejumlah pihak berupaya menyalurkan kepedulian lewat bantuan kemanusiaan. Salah satunya PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4. Perusahaan hulu migas milik negara itu mendistribusikan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di 21 desa dan kelurahan di Sumsel. Total 520 paket bantuan sembako diberikan kepada 520 kepala keluarga terdampak banjir. SelanjutnyaSudah Ada Rambu Larangan, Diduga Mobil Pejabat Parkir Sembarang di Depan Gedung Kemenko PMKBantuan […]
Zendhy Kusuma Buka Suara soal Video Viral Restoran: ‘Mari Kita Belajar Bersama Tanpa Cyberbullying’
Keterangan: Gitaris Zendhy Kusuma saat jumpa pers, sabtu (07/03), Jakarta. [dok:ist] JAKARTA (07/03) — Zendhy Kusuma akhirnya menyampaikan klarifikasi terkait video insiden di sebuah restoran yang beberapa waktu lalu viral di media sosial. Ia mengakui bahwa pada malam kejadian dirinya sempat terpancing emosi, namun menilai peristiwa tersebut kemudian berkembang jauh melampaui kejadian sebenarnya setelah rekaman CCTV beredar di media sosial dan memicu berbagai reaksi publik, termasuk cyberbullying di ruang digital. SelanjutnyaSyarif Marhaendi Dikabarkan Nahkodai PPP Kabupaten Bekasi, Kang Uu : Baru Pembentukan FormaturMenurut Zendhy, kejadian tersebut bermula dari situasi yang tidak nyaman ketika dirinya dan keluarga menunggu pesanan cukup lama di restoran pada September tahun lalu. “Saya tidak menutup mata bahwa pada malam itu emosi saya terpancing dan ada sikap yang seharusnya bisa disampaikan dengan cara yang lebih baik,” ujar Zendhy. SelanjutnyaSudah Ada Rambu Larangan, Diduga Mobil Pejabat Parkir Sembarang di Depan Gedung Kemenko PMKIa menjelaskan bahwa pada saat itu […]
Ribuan Pelajar Tapanuli Raya Adu Cerdas di TOP Olimpiade Sains VII
Taput — Temporatur.com |Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. secara resmi membuka TOP Olimpiade Sains VII tingkat SD, SMP, dan SMA yang digelar Lembaga Bimbingan Belajar Quantum Learning Indonesia di Auditorium IAKN Tarutung, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini diikuti 3.211 peserta dari wilayah Tapanuli Raya, terdiri dari 394 siswa SD, 1.074 siswa SMP, dan 1.743 siswa SMA. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kompetisi akademik seperti olimpiade sains merupakan sarana penting untuk membentuk generasi muda yang cerdas, tangguh, dan siap bersaing di masa depan. SelanjutnyaSyarif Marhaendi Dikabarkan Nahkodai PPP Kabupaten Bekasi, Kang Uu : Baru Pembentukan Formatur“Anak-anak harus dipersiapkan sejak dini untuk menjadi petarung di bidang ilmu pengetahuan,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi para penyelenggara, guru, serta seluruh pihak yang berperan dalam terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam membimbing dan memotivasi siswa mengembangkan potensi akademik. SelanjutnyaSudah Ada Rambu Larangan, Diduga Mobil Pejabat Parkir Sembarang di Depan […]
Produksi Minyak di PEP Limau Field Meningkat Jadi 5.102 BOPD, Dukung Ketahanan Energi Nasional
Prabumulih – Temporatur.com, PEP Limau Field yang merupakan bagian dari PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mencatatkan peningkatan produksi minyak dalam sebulan terakhir. Pada 27 Februari 2026, PEP Limau Field mencatat produksi minyak 5.102 barel per hari (BOPD). Kapasitas produksi ini meningkat signifikan dibandingkan 16 Januari 2026, yang berada di angka 3.658 BOPD. Capaian ini menyokong peningkatan produksi PEP Zona 4 di awal tahun 2026. SelanjutnyaSyarif Marhaendi Dikabarkan Nahkodai PPP Kabupaten Bekasi, Kang Uu : Baru Pembentukan Formatur“Peningkatan produksi Limau Field adalah hasil konsistensi PEP Zona 4 dalam upaya mendukung peningkatan produksi migas nasional yang berkelanjutan. Tentunya catatan baik ini mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional,” kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto. Djudjuwanto menambahkan peningkatan produksi ini diiringi komitmen PEP Zona 4 mengedepankan keselamatan kerja melalui penerapan manajemen HSSE yang ketat. Selain itu, kolaborasi dengan para stakeholder menjadi faktor penting terwujudnya peningkatan produktivitas. SelanjutnyaSudah Ada Rambu Larangan, Diduga Mobil Pejabat […]
Bantuan Jadup Rp2,16 Miliar Disalurkan kepada 434 KK Korban Bencana di Taput
TAPUT – Temporatur.com|Sebanyak 434 Kepala Keluarga (KK) atau 1.600 jiwa terdampak bencana hidrometeorologi menerima bantuan jaminan hidup (Jadup) dari Kementerian Sosial RI senilai total Rp2,16 miliar. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat di Aula Martua Kantor Bupati, Tarutung, Jumat (6/3/2026). Bupati menyampaikan bahwa pemerintah terus hadir sejak bencana terjadi pada November lalu hingga masa pemulihan pascabencana. Ia berharap bantuan tersebut dapat digunakan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga terdampak. SelanjutnyaSyarif Marhaendi Dikabarkan Nahkodai PPP Kabupaten Bekasi, Kang Uu : Baru Pembentukan Formatur“Gunakan bantuan ini secara bijak untuk menunjang kebutuhan keluarga. Jika masih ada masyarakat yang layak namun belum menerima, pemerintah siap melakukan verifikasi kembali,” ujar Bupati. Kepala Dinas Sosial Taput Bontor Hutasoit menjelaskan, bantuan Jadup diberikan kepada 434 KK dari 11 kecamatan dengan nilai Rp1.350.000 per jiwa atau Rp15.000 per hari selama 90 hari. SelanjutnyaSudah Ada Rambu Larangan, Diduga Mobil Pejabat […]
























