Sejarah, Temporatur.com – Letnan Satu Penerbang Surindro Supjarso, seorang perwira TNI Angkatan Udara yang dikenal tampan, gagah, berambut jambul, dan akrab disapa “Pacul” oleh teman-temannya, mereka menikah tahun 1968 dan dikaruniai dua putra sebelum Surindro gugur dalam kecelakaan pesawat tahun 1970 di Biak. Surindro Supjarso lahir di Batavia pada tanggal 5 Juli 1943, ayahnya bernama dr. A. Dadi Djokrodipo. Mengikuti pendidikan umum sekolah rakyat dan SMP di Tanjung Karang Lampung, melanjutkan pendidikan di SMA bagian B Cikini Jakarta, lulus tahun 1962. Pada tahun 1963 menjalani pendidikan di Akademi Angkatan Udara dan pada tahun 1967 lulus dari Akademi Angkatan Udara dan dilantik sebagai Letnan Dua Penerbang. Dinas pertamanya di Koops Halim Perdanakusuma, tahun 1968 ditempatkan sebagai anggota Skadron 42 Wing Ops 003 Lanud Iswahjudi dan menjadi penerbang pesawat TU-16 KS BADGER B. SelanjutnyaPanitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan KegiatanPesawat TU-16 KS BADGER B adalah pesawat pengebom dengan […]
Kategori: Pemerintahan
Jawa Tengah – Kami Menuntut Hak & Kewajiban Harus Lebih Transparan Untuk UMP (UMK) Daerah Bersama Rakyat Sekitarnya “Mau Rakyat Pegawai Negeri Dan Swasta-Samaratakan 4 koma Juta”
Temporatur – Jawa Tengah : Seluruh Rakyat Harus Berikan Wacana, Kurang Itu Anggaran UMP – Sekarang Udah Tahun Nini & Kake, Wis SEPUH‼️ (29/12/2025) Kebijakan dari pemerintah provinsi daerah khusus di Jawa Tengah. harus lebih dini merancang sesuatu sesuai kebutuhan pasokan aliran – di otonomi daerah setempat UMP zaman now harus lebih serius “kepentingan publik masyarakat dari tingkat kinerja di pegawai negeri atau sipil setaraf, Jakarta”. SelanjutnyaPanitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan Kegiatanitu baru terlihat fantastis – anti korupsi pun jadi menyusut terkena efisiensi. suara rakyat bukan suara burung, suara rakyat kinerja di seluruh kabupaten telah menjadi titik full menempatkan situasine berkondisi masih “butuh : bertahan hidup – layak bukan seperti pejabat saja yang gerus keuangan APBN atau APBD disetiap saat adanya project program-program dan lainnya.” SelanjutnyaAlasan Efisiensi Anggaran Jadi ‘Senjata’, Kinerja Humas DPRD Kota Depok Dipertanyakanketertarikan kami mengejar pundi rakyat di Jawa Tengah, agar suara […]
Panglima TNI Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp 6,6 Triliun di Kejaksaan Agung
Jakarta, – Temporatur.com || Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri kegiatan penyerahan hasil sitaan uang negara senilai Rp 6,6 triliun yang dilaksanakan di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025). Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya negara dalam menegakkan hukum serta menyelamatkan keuangan dan aset negara. Uang sitaan tersebut merupakan hasil kerja terpadu Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) bersama Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Seluruh dana diserahkan secara simbolis oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dengan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto serta para tamu undangan yang hadir. SelanjutnyaPanitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan KegiatanBerdasarkan data Kejaksaan Agung, total uang sitaan negara yang berhasil dikembalikan mencapai Rp6.625.294.190.469. Nilai tersebut terdiri atas denda administratif kehutanan oleh Satgas PKH sebesar Rp2.344.965.750.000 serta uang hasil penyelamatan keuangan negara dari penanganan perkara tindak pidana korupsi […]
Kisah Persahabatan Sang Proklamator Meski Beda Pandangan Politik
Sejarah, – Temporatur.com || Dwitunggal Sukarno dan Moh. Hatta, politik adalah jalan untuk mewujudkan idealisme. Karena itu, keduanya kerap berdebat bahkan hingga ketika sudah sama-sama tak muda. Namun bagi keduanya, politik tak boleh memasuki ranah kehidupan pribadi. Maka kendati perdebatan kerap mewarnai perjalanan keduanya dalam kehidupan bernegara, hubungan pribadi dan keluarga Bung Karno dan Bung Hatta selalu baik dan hangat. Persahabatan keduanya merupakan kisah manis dalam perjalanan sejarah bangsa meski banyak yang melupakan. Pengusaha Hasjim Ning, keponakan Bung Hatta yang kemudian menjadi sahabat Bung Karno, merupakan salah seorang yang paling sering menyaksikan persahabatan kedua proklamator itu. Persahabatan Bung Karno dan Bung Hatta bahkan sudah lebih dulu ada sebelum Hasjim mengenal Bung Karno. SelanjutnyaPanitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan KegiatanKisah itu terjadi pada 1938, ketika Hasjim mengerjakan tugas dari ayahnya yang menjadi pemegang proyek rehabilitasi jalan raya Bengkulu-Manna. Suatu hari, Hasjim mendapat telepon dari sang ayah yang […]
MISTERI KEMATIAN SURINDO SUAMI PERTAMA MEGAWATI?
Jakarta, – Temporatur.com || Misteri kematian suami pertama Megawati masih menjadi misterius dan menjadi pekerjaan rumah bagi institusi penegak hukum. Adalah Surindro Supjarso ia adalah anggota TNI AU yang menjadi salah satu Penerbang Handal TNI AU, di jaman Orde Lama, ia dikenal sebagai pilot pesawat pembom TU 16KS buatan Uni Soviet. Atas kehebatannya ia juga memikat hati Guntur kakak Megawati dan kemudian menjodohkannya dengan Megawati. Selepas mertuanya lengser. Kondisi Politik berubah, Presiden Soeharto memutuskan hubungan dengan Uni Soviet dan mendekati barat. Akibatnya seluruh Alustista buatan Unisoviet dipaksa dihentikan, termasuk penggunaan pesawat pembom TU 16KS. Soeharto kemudian menggantinya dengan pesawat caravan. SelanjutnyaPanitia HPN Bekasi Raya 2026 Serahkan Piagam Penghargaan dan Laporan KegiatanPada Tahun 1971, tepatnya pada 22 Januari, Suami pertama Megawati, Surindro Supjarso yang merupakan penerbang TNI AU hilang dalam tugas latihan di Biak, Papua ketika menerbangkan pesawat Skyvan T-701 bersama tujuh rekan lainnya. Atas hilangya menantu Mantan Presiden Soekarno ini […]
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.























