JAKARTA, Temporatur.com || Menindaklanjuti pemberitaan yang berkembang terkait dugaan relokasi perusahaan industri komponen otomotif dari Indonesia ke Vietnam, Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita pada hari Minggu tanggal 21 Juni 2026 telah memerintahkan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE) untuk menelusuri kebenaran informasi relokasi produksi PT. S dan PT.J serta PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) pada dua industri tersebut. “Pada hari Minggu sore tanggal 21 Juni 2026, Bapak Menteri Perindustrian telah memerintahkan Dirjen ILMATE untuk menelusuri kebenaran informasi relokasi perusahaan industri komponen otomotif dari Indonesia ke Vietnam. Mempertimbangkan kehati-hatian dan sensifitas isu ini bagi industri dan investasi asing pada sektor industri otomotif Indonesia, maka pada hari ini kami menyampaikan temuan lapangannya pada publik,” ujar Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief di Jakarta, Selasa (23/06/26). SelanjutnyaDukung Percepatan Pembangunan Rumah Ibadah, Pemkab Taput Hadiri Pra Pesta Pembangunan HKBP SijabaBerdasarkan penelusuran Dirjen ILMATE diperoleh temuan sebagai berikut: Pertama, […]
Kategori: Nasional
Indonesia Bidik Pasar Eurasia, Kemenperin Kerja Sama Industri dengan Rusia Makin Diperkuat
JAKARTA, Temporatur.com || Kementerian Perindustrian terus berkomitmen untuk mempercepat transformasi industri nasional, salah satunya melalui kerja sama dengan berbagai negara mitra strategis. Penguatan hubungan bilateral dengan Rusia menjadi wujud konkret dalam membuka peluang investasi, memperluas akses pasar, serta memacu kolaborasi teknologi dan manufaktur yang lebih erat. Langkah tersebut menjadi semakin penting seiring target Indonesia untuk meningkatkan daya saing industri dan memperkuat posisinya dalam rantai pasok global. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa partisipasi Indonesia sebagai Partner Country pada INNOPROM 2026 merupakan kesempatan berharga untuk membawa hubungan kedua negara ke tingkat yang lebih tinggi. SelanjutnyaDukung Percepatan Pembangunan Rumah Ibadah, Pemkab Taput Hadiri Pra Pesta Pembangunan HKBP Sijaba“Kepercayaan ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperluas kerja sama industri dan menghasilkan kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi Indonesia dan Rusia,” ujar Menperin saat menerima kunjungan Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Sergei Gennadievich Tolchenov beserta Perwakilan Perdagangan Federasi Rusia di Indonesia Alexander […]
Wujudkan Kebijakan Tepat, Menperin Ajak Industri Sampaikan Data Akurat
Kemenperin Soroti Implementasi HGBT Tidak Optimal Akibat Adanya Kebijakan AGIT JAKARTA, Temporatur.com || Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk memperkuat ekosistem data industri nasional sebagai fondasi dalam perumusan kebijakan yang tepat sasaran dan responsif terhadap dinamika perekonomian. Sejalan dengan hal tersebut, Kemenperin mengajak seluruh perusahaan industri, perusahaan kawasan industri, asosiasi industri, dan asosiasi kawasan industri untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). SelanjutnyaDukung Percepatan Pembangunan Rumah Ibadah, Pemkab Taput Hadiri Pra Pesta Pembangunan HKBP SijabaMenteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa data yang akurat, lengkap, dan mutakhir merupakan aset strategis dalam upaya mendukung percepatan industrialisasi nasional serta peningkatan daya saing industri Indonesia. “Data industri yang berkualitas menjadi landasan utama dalam penyusunan kebijakan dan program pembinaan industri. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat merumuskan langkah yang tepat sasaran, memperkuat pengambilan keputusan berbasis data, serta merespons berbagai dinamika ekonomi dan industri secara lebih efektif,” kata Menperin […]
Indonesia Resmi Menjadi Official Partner Country INNOPROM 2026, Perkuat Kemitraan Industri Strategis dengan Rusia dan Kawasan Eurasia
JAKARTA, Temporatur || Indonesia resmi ditetapkan sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026, pameran industri internasional terbesar di kawasan Eurasia yang akan berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Ekaterinburg, Rusia. Didukung oleh 50 delegasi industri nasional, keikutsertaan ini menjadi langkah konkret Indonesia untuk memperkuat kemitraan industri antara Indonesia dengan Rusia dan negara-negara di kawasan Eurasia, sekaligus membuka peluang investasi, kerja sama manufaktur, dan perluasan pasar ekspor produk industri nasional. “Hubungan Indonesia dan Rusia di bidang industri memiliki fondasi yang kuat. Yang kami lakukan sekarang adalah memastikan fondasi itu berkembang menjadi kemitraan yang konkret dan berkelanjutan. INNOPROM 2026 menjadi kesempatan penting untuk mempertemukan pelaku industri kedua negara secara langsung, meningkatkan investasi, serta membuka peluang kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi kedua pihak,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan di Jakarta, Senin (22/06/26). SelanjutnyaDukung Percepatan Pembangunan Rumah Ibadah, Pemkab Taput Hadiri Pra Pesta Pembangunan HKBP SijabaSebagai Official Partner Country, Indonesia akan menghadirkan […]
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.

























