Will Be Wid

Temporatur | Manusia – Menerapkan Kehidupan, Antara Kuasa & Terkuasa di pencarian keduniawian yang meradang sampai hingga titik batasan hidup nya tertutup mati/terbungkus.(10/9/2025) Jejak merupakan perjalanan makna manusia melihat, mempersembahkan sebuah cerita di kehidupan yang ada. Bahkan, meniadakan suatu kehidupan masuk atau keluar. (dari ; kecurangan dari ; ketulusan) * SelanjutnyaLBH Arjuna Bakti Negara Soroti Hilangnya Mobil Dinas Desa Hegarmanah Bekasiinilah edar sang pelopor (pemantik sulutan api), berangan-angan lalu lintas tak terarah sampai-sampai “mudah sekali mentertawakan, akibat nilai rasa di jiwa – sifat, sikap, kepedulian terhadap sesuatu tak sejalan tulus nya”(.) akhirnya salah – menyalahkan, kemungkinan pelatuk sumbu di hidup “telah raib”, dimakan waktu / situasi. SelanjutnyaMencuat Dugaan Ijazah Palsu Balon Kades Karangsegar Sebelumnya  Menjabat BPDWarna yang hiasi tubuh nya tersulut pula di api “kemulan kelambu yang berjarak sekitar tahunan dipelihara”. Titik putih dibiarkan (tak menjalin satu line ke berbagai tepi miring kehidupan), karena – menyimpan “rahasia data.” belum saatnya […]

Hukum, Nasional

Penjarahan Rumah Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya, Hingga Menkeu Sri Mulyani Jadi Alarm Mendesak RUU Perampasan Aset

Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho, menilai gelombang penjarahan yang menimpa rumah Menkeu Sri Mulyani, Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya menjadi simbol hilangnya kepercayaan publik terhadap pejabat dan figur publik. Menurutnya, peristiwa ini merupakan alarm keras bahwa negara terlambat menghadirkan instrumen hukum yang mampu menjawab keresahan masyarakat.

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.