Pemkot Cimahi Percepat Cakupan Imunisasi Anak melalui Program PENARI
- account_circle Suryo Sudharmo
- calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Temporatur.com
CIMAHI, DISKOMINFO – Pemerintah Kota Cimahi terus memperkuat komitmen dalam memastikan setiap anak memperoleh hak dasar atas kesehatan dan perlindungan dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Dalam momentum memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemkot Cimahi melalui Dinas Kesehatan melaksanakan Program Sepekan Mengejar Imunisasi (PENARI) pada 10–16 Agustus 2026.
Program PENARI menjadi salah satu langkah percepatan untuk meningkatkan cakupan imunisasi bagi bayi, balita, dan anak yang belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal. Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh perlindungan kesehatan sejak dini.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan bahwa kesehatan anak merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Cimahi terus mendorong berbagai upaya agar seluruh anak mendapatkan akses dan hak yang sama terhadap pelayanan kesehatan, termasuk imunisasi.
Imunisasi bukan hanya melindungi satu anak, tetapi juga membentuk kekebalan masyarakat. Semakin tinggi cakupan imunisasi, semakin kecil risiko penyebaran penyakit menular. Ini menjadi investasi penting bagi masa depan Kota Cimahi,” ujar Ngatiyana saat menghadiri Gebyar PENARI tingkat Kota Cimahi di Kecamatan Cimahi Utara, Rabu (12/8/2026).
Menurut Ngatiyana, momentum peringatan Hari Kemerdekaan menjadi kesempatan untuk meningkatkan kepedulian seluruh masyarakat terhadap kesehatan anak. Semangat gotong royong, kata dia, perlu diwujudkan melalui keterlibatan bersama dalam menyukseskan program imunisasi.
Menjaga kesehatan anak adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak para orang tua untuk memastikan putra-putrinya memperoleh imunisasi sesuai jadwal agar tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus yang mampu membawa Indonesia semakin maju, katanya.
Program PENARI periode Hari Kemerdekaan RI menyasar seluruh balita usia 0–59 bulan serta anak usia sekolah yang status imunisasinya belum lengkap di seluruh wilayah Kota Cimahi.
Program tersebut bertujuan memastikan setiap anak memperoleh imunisasi sesuai jadwal, sekaligus meningkatkan cakupan imunisasi rutin. Pemkot Cimahi menargetkan cakupan kelurahan yang mampu mencapai kekebalan kelompok sebesar 93 persen, atau sekurang-kurangnya 14 dari 15 kelurahan di Kota Cimahi.
Pelaksanaan imunisasi dilakukan secara serentak melalui berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari seluruh puskesmas se-Kota Cimahi, posyandu, rumah sakit, klinik, praktik dokter mandiri, praktik bidan, hingga jejaring fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Untuk menjangkau sasaran secara optimal, tenaga kesehatan bersama kader Posyandu dan pemerintah kewilayahan juga melakukan penelusuran aktif melalui kunjungan ke lingkungan permukiman. Langkah tersebut dilakukan untuk menemukan anak-anak yang belum melengkapi status imunisasinya sekaligus memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya imunisasi.
Selain PENARI, Pemerintah Kota Cimahi juga memperkuat perlindungan kesehatan anak melalui pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahap I selama Agustus 2026 di seluruh SD, SMP, dan sederajat se-Kota Cimahi.
Program BIAS menyasar siswa kelas 1 SD untuk mendapatkan imunisasi Campak-Rubela (MR), siswi kelas 5 SD untuk memperoleh vaksin Human Papillomavirus (HPV) sebagai salah satu upaya pencegahan kanker serviks, serta siswi kelas 6 SD dan kelas 9 SMP melalui imunisasi kejar HPV bagi yang belum menerima vaksin saat duduk di kelas 5 SD.
Pemerintah Kota Cimahi berharap pelaksanaan PENARI dan BIAS dapat meningkatkan cakupan imunisasi rutin lengkap sekaligus memperkuat kekebalan kelompok (herd immunity) di tengah masyarakat.
Dengan cakupan imunisasi yang tinggi, risiko terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi diharapkan semakin rendah. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Cimahi dalam mewujudkan anak-anak yang sehat, aktif, produktif, serta tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.
* Andi *
- Penulis: Suryo Sudharmo

Saat ini belum ada komentar