Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Perayaan Hari Jadi Kabupaten Bekasi, Dispar Gelar Festival ‘Gebrak 2026 Vol.2’ di Meikarta

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Bekasi, Dispar Gelar Festival ‘Gebrak 2026 Vol.2’ di Meikarta

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Bekasi, Dispar Gelar Festival ‘Gebrak 2026 Vol.2’ di Meikarta

BEKASI –Temporatur.com

Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi menggelar festival akbar Gebyar Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif (Gebrak) 2026 Vol.2. Agenda bertempat di District 1 Meikarta.

Festival berlangsung selama tiga hari. Waktu pelaksanaan mulai 7 hingga 9 Agustus 2026. Acara ini memperingati Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-76. Kegiatan juga memeriahkan HUT RI ke-81.

Penyelenggaraan tahun ini mengusung konsep modern dan kolaboratif. Sektor pariwisata berpadu dengan penguatan ekonomi kreatif. Langkah tersebut menjadi strategi baru promosi potensi daerah. Festival digarap oleh Event Organizer pimpinan Ani Sumarni.

Kegiatan dirancang menjadi ruang kolaborasi lintas sektor. Sinergi mempertemukan pemerintah, UMKM, dan komunitas seni.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Mien Aminah, memberikan pernyataan resmi terkait target acara. Sinergi seluruh elemen menjadi kunci utama pertumbuhan sektor wisata.

“Gebrak 2026 Vol.2 menjadi wadah kolaborasi kuat. Kami ingin memperkenalkan potensi Bekasi secara luas,” ujar Mien Aminah.

Sejumlah musisi nasional dijadwalkan mengisi panggung hiburan musik.

Grup band Bagindas dan Sugar Killaz dipastikan tampil. Band Orind dan Akustik Kota Tua turut memeriahkan.

Panitia memproyeksikan acara menarik ribuan pengunjung lokal. Estimasi tinggi karena festival terbuka untuk umum.

Masyarakat dapat masuk tanpa dipungut biaya tiket. Kunjungan massal diharapkan mendongkrak omzet UMKM lokal. Industri kreatif daerah mendapat dampak ekonomi langsung.

Sajian agenda festival dirancang variatif selama pelaksanaan:

Pameran industri: Menampilkan produk ekonomi kreatif.

Membuka stan khusus pameran ekspatriat.

Festival kuliner: Menyediakan stan makanan pelaku UMKM.

Kompetisi seni: Menggelar perlombaan tari tradisional daerah.
Mengadakan ajang festival kompetisi band.Lomba keahlian: Membuka kompetisi memasak battle chef.

Aktivitas digital: Mengadakan lomba pembuatan konten pariwisata.

Edukasi publik: Melaksanakan gelar wicara (talkshow) inspiratif.

Inovasi kemasan acara mengubah citra Kabupaten Bekasi. Wilayah ini tidak hanya menjadi kawasan industri raksasa.

Bekasi kini berkembang sebagai pusat wisata potensial. Kebudayaan lokal tetap dipertahankan dalam konsep modern. Pemerintah berharap festival ini menjadi agenda tahunan tetap.

(SS/Red)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less