Hasil Uji Laboratorium DLH Kota Bekasi: Kali Cileungsi Tercemar Berat dan Meluas ke Bekasi

Hasil Uji Laboratorium DLH Kota Bekasi: Kali Cileungsi Tercemar Berat dan Meluas ke Bekasi
Keterangan foto: Hasil Uji Laboratorium DLH Kota Bekasi: Kali Cileungsi Tercemar Berat dan Meluas ke Bekasi

Hasil Uji Laboratorium DLH Kota Bekasi: Kali Cileungsi Tercemar Berat dan Meluas ke Bekasi

BEKASI – Temporatur.com

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi memastikan air Kali Cileungsi mengalami penurunan kualitas akibat pencemaran limbah.

Kepastian ini diperoleh setelah tim gabungan DLH melakukan penelusuran lapangan dan pengujian sampel air permukaan menyusul adanya laporan masyarakat pada pertengahan Juli lalu.Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengungkapkan bahwa hasil pengujian dari UPTD Laboratorium DLH menunjukkan sejumlah parameter kualitas air telah melampaui baku mutu lingkungan.

“Parameter yang melebihi ambang batas meliputi Total Suspended Solids (TSS), Biochemical Oxygen Demand (BOD), Dissolved Oxygen (DO), nikel terlarut, seng terlarut, tembaga terlarut, serta bakteri Fecal Coliform,” kata Kiswatiningsih dalam keterangan resminya, Selasa (4/8/2026).

Pemantauan fisik di lapangan menunjukkan air sungai di samping Cluster Richmond, Kota Wisata, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, tampak berwarna hitam dan mengeluarkan bau menyengat.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil penelusuran, titik awal yang diduga menjadi sumber pencemaran berada di wilayah administratif Kabupaten Bogor.

Saat ini, aliran air yang tercemar dilaporkan telah bergerak ke hilir dan memasuki wilayah Kota Bekasi. Dampak pencemaran terpantau sudah mencapai Pangkalan 6 Bantargebang hingga kawasan Delta Pekayon, Bekasi Selatan.Mengingat dampak pencemaran yang bersifat lintas wilayah, DLH Kota Bekasi telah menyurati Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, DLH Provinsi Jawa Barat, dan DLH Kabupaten Bogor.

Langkah ini diambil untuk mendorong sinergi dan percepatan penanganan secara komprehensif.DLH Kota Bekasi menyatakan berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan berkala dan menjaga transparansi informasi kepada masyarakat terkait perkembangan penanganan kasus ini.

(SS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *