Santunan Yatim Menjadi Jembatan Kebaikan yang Amanah Digagas Agenda Rutin FBR G 0139 Babelan Kota
- account_circle Redaksi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Dok.Ist
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEKASI, TEMPORATUR.COM
Di tengah kesibukan aktivitas harian masyarakat, Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu 0139 Babelan Kota terus membuktikan eksistensinya. Mereka memperkokoh peran sebagai motor penggerak solidaritas sosial melalui aksi nyata yang menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah.
Hal itu tecermin dari suksesnya gelaran santunan anak yatim yang menjadi agenda rutin dan wajib bagi seluruh keluarga besar gardu 0139 tersebut pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Kegiatan kemanusiaan yang berlokasi di kawasan strategis Babelan Kota ini sengaja dipilih guna memudahkan akses bagi anak-anak yatim yang diundang. Penataan acara yang rapi dipadukan dengan sambutan ramah dari para kader berbaju hitam khas FBR. Pererat kekeluargaan yang begitu kental pun langsung terasa sejak awal acara dimulai.
Memasuki inti acara, lantunan zikir demi zikir berkumandang dengan syahdu, menciptakan momen refleksi diri bagi seluruh hadirin yang memenuhi ruangan. Banyak di antara anggota organisasi dan warga yang hadir tampak terenyuh. Suasana haru tak terbendung saat doa khusus untuk para almarhum orang tua anak yatim dibacakan bersama.
Dalam sesi dialog dengan media, perwakilan panitia pelaksana menyampaikan pernyataan tegas mengenai esensi dari kegiatan kemanusiaan ini. Pihaknya menyatakan bahwa agenda ini didasari sepenuhnya oleh ketulusan hati untuk berbagi rezeki, bukan sekadar menggugurkan kewajiban organisasi. Jajaran panitia juga mengapresiasi loyalitas tanpa batas dari seluruh anggota FBR G 0139 yang selalu siap sedia menyukseskan agenda rutin bulanan ini.
“Solidaritas tidak hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan. Melalui santunan ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak kita ini tidak merasa sendirian menjalani hidup, karena ada kami sebagai keluarga besar mereka,” ungkapnya penuh optimisme kepada wartawan.
Secara bergantian, satu per satu anak yatim maju ke depan untuk menerima santunan yang diserahkan langsung oleh para pengurus inti gardu. Selain aspek materi, dukungan moral berupa pelukan hangat dan usapan kepala khas tradisi Islami turut diberikan. Sentuhan fisik tersebut menjadi simbol perlindungan serta kasih sayang yang tulus dari para kader anggota Gardu 0139.
Rangkaian kegiatan mulia ini kemudian ditutup dengan momen makan bersama secara sederhana namun penuh rasa kekeluargaan antara pengurus, anggota, dan seluruh penerima manfaat. Komitmen kuat pun disuarakan oleh FBR G 0139 Babelan Kota untuk memastikan bendera kepedulian sosial ini akan tetap berkibar secara konsisten di masa-masa mendatang.
- Penulis: Redaksi
- Editor: Redaksi
- Sumber: https://temporatur.com/


Saat ini belum ada komentar