Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Daerah » Ketua PWI Bekasi Raya Soroti  Penggunaan Simbol Resmi Logo HPN 2026

Ketua PWI Bekasi Raya Soroti  Penggunaan Simbol Resmi Logo HPN 2026

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua PWI Bekasi Raya Soroti  Penggunaan Simbol Resmi Logo HPN 2026

Bekasi – Temporatur.com

PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, menyoroti poster ucapan yang menampilkan Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, terkait penggunaan logo Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Sorotan tersebut muncul karena logo yang digunakan dalam poster dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan identitas visual resmi HPN 2026 Banten yang telah ditetapkan panitia nasional.

Menurut Ade Muksin, logo resmi HPN 2026 memiliki komposisi grafis baku, termasuk elemen maskot, tipografi, warna, dan tata letak yang tidak boleh diubah atau dimodifikasi.

“Logo HPN 2026 sudah ditetapkan secara resmi. Penggunaannya harus merujuk pada versi yang sah dan utuh sesuai pedoman. Jika ada perbedaan elemen, tentu perlu dilakukan evaluasi,” tegas Ade Muksin, Selasa (10/2/2026).

Tekankan Ketertiban Penggunaan Simbol Resmi

Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan pada substansi ucapan Hari Pers Nasional, melainkan pada ketepatan penggunaan simbol resmi kegiatan nasional insan pers.

“Setiap bentuk dukungan terhadap pers kami apresiasi. Namun penggunaan logo resmi harus sesuai standar agar tidak menimbulkan kebingungan publik,” ujarnya.

Ade menjelaskan bahwa dalam setiap kegiatan berskala nasional, terdapat pedoman identitas visual (brand guideline) yang mengatur penggunaan logo agar konsisten dan tidak mengalami perubahan bentuk.

Tim Medsos Sampaikan Permohonan Maaf

Sementara itu, berdasarkan konfirmasi yang diterima, tim Media Sosial (medsos) Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja telah menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan penggunaan logo tersebut.

Tim medsos menyatakan bahwa postingan yang dimaksud akan segera diturunkan (takedown) dan materi publikasi akan didesain ulang dengan merujuk pada logo resmi HPN 2026 yang benar.

Menanggapi hal tersebut, Ade Muksin menyatakan apresiasinya atas respons cepat yang diberikan.

“Kami menghargai itikad baik untuk melakukan koreksi. Yang terpenting adalah ke depan lebih teliti dalam menggunakan simbol resmi kegiatan nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa simbol Hari Pers Nasional bukan sekadar elemen dekoratif dalam materi publikasi.

“HPN adalah momentum nasional insan pers. Simbolnya harus dijaga dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

(Red)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koltiva Adakan Diskusi Strategis untuk Kepatuhan EUDR di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Koltiva Adakan Diskusi Strategis untuk Kepatuhan EUDR di Indonesia

  • Kepolisian Resort PALI Melakukan Razia Terhadap Pengendara Sepeda Motor Hingga Mobil di Kawasan Simpang Lima

    • calendar_month Sabtu, 9 Des 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    PALI – Sumatera Selatan Temporatur.com Kepolisian Resort PALI melakukan razia terhadap pengendara sepeda motor hingga mobil di kawasan Simpang Lima kota Pendopo pada Jumat malam (08/12/2023). Dalam razia tersebut, Tim UKL ll Polres PALI menemukan alat isap dan butiran butiran serbuk kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dari sebuah mobil. Selain itu juga beberapa […]

  • Terbukti Curang KPU Pagar Alam Gelar PSU, 3 Kandidat Walikota Masih Berpeluang Menang

    • calendar_month Jumat, 29 Nov 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Terbukti Curang KPU Pagar Alam Gelar PSU, 3 Kandidat Walikota Masih Berpeluang Menang

  • Ngeri,,Viral Kejadian Oknum Guru Aniaya Murid di SMP Negri Pinoh Selatan

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Melawi Kalbar-Temporatur.com

    Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh prilaku oknum seorang guru ( Pendidik) sebuah video yang viral sosok oknum guru melakukan penganiayaan berbagi grup WhatsApp masyarakat serta medsos, kali ini terjadi di Kabupaten Melawi Provinsi Kalbar.

    Kejadian penganiayaan tersebut di unggah melalui video serta grup WhatsApp sekitar beberapa hari lalu hingga saat ini. Degan adanya laporan warga masyarakat yang mengirim video penganiayaan seorang murid oleh oknum guru di sekolah SMP Negri Pinoh Selatan Desa Mangal, yang tidak mencerminkan perikemanusiaan serta seorang pendidik, serta oknum guru tersebut juga mengunakan sebilah pisau dilihat dalam video sampai mau mengorok sang murid lengkap dengan tendangan dan sebaginya, dibeberapa redaksi media online pada Sabtu sore sekitar pukul 17:00.

    Redaksi beberapa media setelah mendapatkan laporan serta kiriman video penganiayaan oknum guru terhadap murid tersebut langsung menghubungi kepala dinas pendidikan Kabupaten Melawi melalu cet WhatsApp ,pada Sabtu 8 Febuari 2025 sekitar pukul 19:04 Wib bapak Yusseno ,”*MEMBENARKAN* kejadian tersebut kepada beberapa redaksi media.

    Kadis pendidikan kabupaten Melawi Yusseno juga mengatakan bahwa oknum guru tersebut sudah dipanggil dikantor dan saat ini sementara kami setay kan dikantor terang kadis.

    Redaksi juga mempertanyakan kepada bapak Yusseno sekolah SMP negri berapa pak,!! namun tidak dijawab… Sementara Kapolres Melawi AKBP Muhammad Syafi’i saat dikonfirmasi melalui Cet WhatsApp pihak polres belum mengetahui hal tersebut sampai saat ini belum ada laporan korban dan mungkin diselesaikan secara internal dinas pendidikan terang Kapolres Melawi AKBP Muhammad Syafi’i .

    Seluruh pimpinan redaksi dan awak media minta oknum guru pelaku penganiayaan terhadap muridnya yang tidak mencerminkan perikemanusiaan dan contoh sosok pendidik segera di tindak tegas oleh penegak hukum khususnya pihak kepolisian dan setek holder yang berkompeten baik di Kabupaten Melawi maupun Provinsi Kalimantan Barat apa pun itu sudah tidak bisa di toleransi lagi. Awak media dan seluruh LSM akan terus memantau prose hukum terhadap oknum guru tersebut Agara ada efek jera dan tidak terulang kembali oleh pelaku pelaku lainnya.

    Seluruh pimpinan redaksi media juga berharap para wartwan selaku kontrol sosial dan mitra semua kalangan yang berada di wilayah Kabupaten Melawi berperan aktif membongkar setiap kejahatan yang dilakukan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab.

    Sumber : Laporan Warga Dan Kadis Pendidikan Kabupaten Melawi Yusseno
    Penulis : Jono Aktuvis98

  • Antisipasi Isu Hoaks dan Jaga Kamtibmas, Polsek Penukal Utara Gencarkan Patroli Sambang

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Antisipasi Isu Hoaks dan Jaga Kamtibmas, Polsek Penukal Utara Gencarkan Patroli Sambang

  • Kadisbudpora Apresiasi Atlet NPCI Kabupaten Bekasi Dominan Raih Medali di Peparnas Solo XVII

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Kadisbudpora Apresiasi Atlet NPCI Kabupaten Bekasi Dominan Raih Medali di Peparnas Solo XVII

expand_less