Breaking News
light_mode
Beranda » TNI » 110 Gerai KDKMP di Bondowoso Tuntas Dibangun, 94 Titik Lolos Verifikasi Pusat
TNI

110 Gerai KDKMP di Bondowoso Tuntas Dibangun, 94 Titik Lolos Verifikasi Pusat

  • account_circle ALI.M
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BONDOWOSO –Temporatur.com

Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Bondowoso terus menunjukkan perkembangan.

Dari target pembangunan di 219 desa, sebanyak 113 desa telah melaksanakan pembangunan, dengan 110 bangunan dinyatakan rampung 100 persen.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 94 titik telah menjalani verifikasi dan validasi (verval) oleh tim pusat.

Koperasi-koperasi tersebut kini menunggu instruksi lebih lanjut untuk memulai operasional.

Perkembangan program KDKMP tersebut dibahas dalam kegiatan Coffee Morning Tim Pusat KDKMP Mabes TNI bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bondowoso.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menyatakan pemerintah daerah siap mendukung pelaksanaan program melalui penguatan koordinasi dengan TNI, Polri, serta perangkat daerah terkait.

Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan untuk memastikan berbagai kebutuhan operasional koperasi dapat dipersiapkan dengan baik.

Hal itu mencakup persoalan pertanahan, pertanian, hingga pemberdayaan masyarakat desa.
Ia berharap pertemuan tersebut menghasilkan langkah konkret agar pelaksanaan KDKMP dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Komandan Kodim 0822 Bondowoso, Letkol Inf. Prawito, menjelaskan bahwa dari 110 bangunan yang telah selesai, sebanyak 94 titik sudah menjalani pemeriksaan oleh tim pusat.
Proses verifikasi dan validasi dilakukan oleh tiga tim. Tim 180 yang dipimpin Marsma TNI Asep Rahman memeriksa 40 titik, Tim 181 di bawah pimpinan Marsma TNI Setiawan memeriksa 41 titik, sedangkan Tim 182 yang dipimpin Brigjen TNI Yanto Nengolan memeriksa 13 titik di Bondowoso sekaligus mendapat tugas tambahan di Kabupaten Situbondo.

Pemeriksaan mencakup kondisi dan kualitas bangunan, akses jalan, ketersediaan air dan listrik, serta kelengkapan sarana pendukung operasional koperasi.

Dukungan perlengkapan dari PT Agrinas Pangan Nusantara meliputi kendaraan operasional berupa mobil, truk, pikap, dan motor roda tiga. Selain itu, tersedia pula fasilitas berupa pendingin ruangan (AC), kamera pengawas (CCTV), mesin kasir, rak, palet gudang, hingga pakaian pegawai.

Prawito menegaskan, pelaksanaan operasional KDKMP masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

Ia juga menyebut titik-titik yang telah rampung sudah memiliki manajer koperasi yang ditunjuk oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.

Dalam skema pengelolaan yang disampaikan, Agrinas akan mengawasi dan mengelola operasional koperasi selama dua tahun pertama , Setelah berjalan sesuai ketentuan, pengelolaan direncanakan diserahterimakan kepada pemerintah desa.
Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa

KDKMP dirancang sebagai jaringan koperasi yang saling terhubung untuk memperpendek rantai distribusi kebutuhan masyarakat. Komoditas yang menjadi sasaran distribusi di antaranya LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram, Minyakita, pupuk, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya

Program tersebut juga diharapkan membuka akses permodalan bagi pelaku usaha kecil melalui kerja sama dengan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pembiayaan yang lebih mudah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap rentenir.

Selain itu, KDKMP diproyeksikan menjadi penyerap hasil produksi masyarakat desa atau off-taker. Melalui jaringan antarkoperasi, produk unggulan lokal diharapkan memiliki peluang pemasaran yang lebih luas hingga ke luar daerah.

 

  • Penulis: ALI.M
  • Editor: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less