Pengurus PW KAMMI Banten 2025 – 2027 Resmi Dilantik, Tegaskan Sinergi Strategis dalam Pembangunan Daerah
Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Banten resmi memulai masa bakti 2025–2027.Prosesi pelantikan dan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) tersebut berlangsung khidmat selama dua hari, yakni pada 27–28 Desember 2025, bertempat di Kota Serang.
Acara pelantikan dipusatkan di Aula TB

Sementara itu, agenda perumusan program kerja melalui Muskerwil dilaksanakan pada Minggu (28/12) di Aula Gedung Korpri Kabupaten Serang. provinsi Banten
Membangun Banten yang Madani
Mengusung tema “Mengokohkan Peran Kader KAMMI Banten: Membangun Sinergi Strategis untuk Banten yang Madani
PW KAMMI Banten menegaskan komitmennya untuk menjadi motor penggerak perubahan di tingkat lokal. Fokus utama kepengurusan kali ini adalah kontribusi nyata di bidang sosial, intelektual, hingga pengawalan kebijakan publik.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
Subhan, Kepala Badan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Provinsi Banten (mewakili Pj. Gubernur Banten).
Ahmad Jundi Khalifatullah, Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI.
Dadang Kuswandi, perwakilan Keluarga Alumni (KA) KAMMI Banten, serta jajaran pengurus daerah KAMMI dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Banten.
Mitra Strategis Pemerintah
Dalam sambutannya, Subhan yang mewakili Pemerintah Provinsi Banten menggarisbawahi pentingnya peran mahasiswa dalam menjaga stabilitas sosial dan nilai kebangsaan. Ia menilai KAMMI memiliki posisi strategis sebagai mitra kritis namun konstruktif bagi pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah.
Dorongan serupa disampaikan Ketua Umum PP KAMMI, Ahmad Jundi Khalifatullah. Ia menginstruksikan PW KAMMI Banten untuk proaktif mengawal isu-isu daerah.
“PW KAMMI Banten harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi nyata bagi kemajuan provinsi ini,” tegas Jundi.
Visi Kepengurusan Baru
Ketua Umum PW KAMMI Banten periode 2025–2027, Suryansah, menyatakan kesiapannya dalam menakhodai organisasi. Ia menekankan tiga pilar utama dalam kepemimpinannya: penguatan kaderisasi yang sistematis, peningkatan kapasitas intelektual, serta perluasan aksi sosial.
“Kami fokus pada penguatan kompetensi kader agar mampu menjawab persoalan riil di masyarakat, mulai dari sektor pendidikan hingga masalah kebangsaan di Banten,” ujar Suryansah.
Konsolidasi Internal Melalui Muskerwil
Pada hari kedua, Muskerwil menjadi forum vital untuk menyelaraskan visi dan merumuskan program kerja prioritas selama dua tahun ke depan. Ajang ini menjadi momentum konsolidasi internal guna memastikan seluruh kader memiliki arah gerak yang sama.
Dengan pelantikan ini, PW KAMMI Banten kembali menegaskan identitasnya sebagai gerakan mahasiswa yang berlandaskan nilai keislaman dan intelektualitas, demi mewujudkan Banten yang maju, adil, dan berkeadaban.
(Jika)















