Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron Hadiri Konfercab PCNU di Karang Bahagia

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron Hadiri Konfercab PCNU di Karang Bahagia
Keterangan foto: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Ade Sukron S.H.I,M.S.i., turut menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi yang berlangsung Sabtu, 29 November 2025.
banner 468x60

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron Hadiri Konfercab PCNU di Karang Bahagia

BEKASI – Temporatur.com

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, Ade Sukron S.H.I,M.S.i., turut menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi yang berlangsung Sabtu, 29 November 2025.

Acara penting dalam agenda organisasi keagamaan terbesar di Indonesia ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Sirojul Ummah, Karang Bahagia.

Kehadiran Ade Sukron dalam forum tertinggi NU di tingkat kabupaten ini menunjukkan sinergi antara unsur eksekutif dan legislatif daerah dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan.

Momen ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pimpinan daerah dengan para ulama, kyai, dan tokoh Nahdlatul Ulama se-Kabupaten Bekasi.

Konfercab PCNU Kabupaten Bekasi sendiri diagendakan untuk membahas berbagai program kerja strategis ke depan, serta memilih jajaran kepengurusan baru yang akan memimpin organisasi untuk masa jabatan berikutnya. Partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk jajaran pemerintahan daerah, diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam memajukan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kerukunan di wilayah Kabupaten Bekasi.

Saat dikonfirmasi media ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron menyampaikan harapan nya kepada kepemimpinan NU Kabupaten Bekasi.

“Salah satu harapan utama adalah agar rumusan strategis tersebut menjadi panduan bagi Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mengambil kebijakan yang pro-rakyat, terutama dalam aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, ekonomi kerakyatan, dan kesejahteraan sosial, kata Ade Sukron

Lanjutnya bahwa siinergitas antara ulama (NU) dan umara (Pemerintah) dinilai sangat diperlukan untuk mewujudkan visi daerah yang lebih baik.Selain itu, agar NU senantiasa menjadi garda terdepan dalam merawat dan menjaga harmoni umat beragama di Kabupaten Bekasi. Di tengah dinamika sosial yang beragam, peran NU sebagai organisasi keagamaan terbesar diharapkan terus mengedepankan sikap moderasi beragama, toleransi, dan menjaga kondusivitas wilayah.

“Sebagai penutup kami sangat berharap juga bahwa kepemimpinan NU Kabupaten Bekasi ke depan semakin solid, berintegritas, dan mampu menggerakkan seluruh potensi organisasi untuk menjawab tantangan zaman, sambil tetap memegang teguh prinsip-prinsip ahlussunnah wal jamaah dan komitmen kebangsaan, pungkasnya.

(SS)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *