LANGKAT ,Temporatur . com | Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Nasdem, Drs. H. Abdul Khair, M.M., menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kepemudaan di Desa Mangga, Kecamatan Stabat, Langkat pada Minggu (3/8/2025) malam. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran pemuda dalam pembangunan daerah dan memperkuat landasan hukum bagi program-program kepemudaan di Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Abdul Khair menegaskan bahwa Perda ini adalah langkah strategis untuk memastikan setiap program pembangunan di provinsi berorientasi pada semangat dan kebutuhan generasi muda.
“Perda ini memberikan mandat yang lebih jelas kepada kami, anggota dewan, untuk tidak hanya menyusun anggaran, tetapi juga mengawasi langsung implementasi program yang bersentuhan dengan kebutuhan pemuda, seperti bantuan sosial, pendidikan, dan kesehatan,” ujar anggota Komisi (A ) DPRD Sumut tersebut.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa salah satu poin penting dalam Perda adalah mekanisme pengawasan dana sosial dan program pemberdayaan UMKM bagi pemuda. Dengan adanya Perda ini, diharapkan sinergi antara pemuda, pemerintah provinsi, dan DPRD semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
Harapan warga dan Kepala Desa
Kepala Desa Mangga, Umar Dedi, menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap sosialisasi ini dapat memberikan motivasi kepada warganya, khususnya para perajin gula merah di Dusun V Slipit.
“Kami memiliki kurang lebih 30 perajin gula merah di sini. Semoga bapak dewan bisa memberikan motivasi melalui diskusi publik ini, sehingga peraturan daerah tentang kepemudaan bisa berdaya guna bagi masyarakat,” kata Umar Dedi.
Ia juga mengajak masyarakat yang hadir untuk menyampaikan usulan dan harapan mereka untuk pembangunan Desa Mangga.
Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Kepala Desa Mangga, Umar Dedi, Kepala Dusun Rahman,serta masyarakat dari Dusun II, Dusun IV Sukoben, dan Dusun V Slipit. Sosialisasi juga didukung oleh Abu Sofyan dan Tiya Andrea yang turut menjelaskan bagaimana peran pemuda dapat ditingkatkan melalui berbagai akses, seperti pelatihan UMKM, pertanian, dan peningkatan pendidikan karakter.
Pewarta: Lufti















