Job Fair Kabupaten Bekasi 2025 Diserbu Puluhan Ribu Pencaker, Brigez Sebut Utopis!

Job Fair Kabupaten Bekasi 2025 Diserbu Puluhan Ribu Pencaker, Brigez Sebut Utopis!
Keterangan foto: Ribuan Calon Pelamar Kerja Bekasi Pasti Kerja Expo di Presiden University Center Jababeka Cikarang Selasa 27/05/2025

Job Fair Kabupaten Bekasi 2025 Diserbu Puluhan Ribu Pencaker, Brigez Sebut Utopis!

Kabupaten Bekasi – Temporatur.com

Antusiasme pencari kerja membanjiri ajang Job Fair Kabupaten Bekasi 2025 yang digelar di President University, Cikarang Utara yang berlangsung pada Selasa 24 Mei 2025.

Ribuan pelamar dari berbagai daerah rela berdesakan demi mendapatkan kesempatan kerja dalam acara bertajuk “Bekasi Pasti Kerja” tersebut.

Namun di balik semaraknya kegiatan, muncul kritik tajam dari organisasi masyarakat (Ormas) Brigez Kabupaten Bekasi.

Keterangan foto: Ricuh antara petugasdan Pencaker saat berebut masuk ke Gedung Jobfair Bekas Pasti Kerja Expo di University President Center,Selasa 27/05/2025.
Keterangan foto: Ricuh antara petugasdan Pencaker saat berebut masuk ke Gedung Jobfair Bekas Pasti Kerja Expo di University President Center,Selasa 27/05/2025.

Sekertaris Ormas Brigez Kabupaten Bekasi Yusril Marpaung, menyebut pelaksanaan job fair kali ini sebagai potret buram tingginya angka pengangguran di wilayah Kabupaten Bekasi.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini memperlihatkan bahwa Kabupaten Bekasi tengah berada dalam situasi darurat pengangguran. Sistem yang diterapkan sangat buruk, akses sempit membuat ribuan pencari kerja berdesak-desakan hingga menimbulkan kekacauan,” tegas Yusril saat ditemui di lokasi,Selasa 27/05/2025.

Menurutnya pantauan di lapangan, banyak peserta mengeluhkan minimnya informasi dan fasilitas pendukung yang membuat proses pencarian kerja menjadi tidak nyaman dan tidak tertib.

Job Fair 2025 ini diikuti oleh puluhan perusahaan dari berbagai sektor industri yang menawarkan ribuan lowongan pekerjaan, mulai dari level operator hingga profesional. Meski demikian, kerumunan besar yang tak terkendali menjadi sorotan tajam dari berbagai pihak.

“Kami harap Pemerintah Kabupaten Bekasi bisa melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan ini agar ke depannya lebih tertib, terorganisir, dan benar-benar mampu mengatasi persoalan ketenagakerjaan secara konkret,” cetus Yusril.

Di tempat yang berbeda, Wisnu Saputra meyampaikan dengan tegas bahwa yang terjadi hari ini (Job Fair) sebuah bukti nyata ketidakmampuan sosok pemimpin dalam memanajerial pemerintahan.

“Sangat kita sayangkan fenomena yang terjadi pada saat semua berharap agenda besar Pemerintah yaitu Job Fair ini mampu menjadi sebuah terobosan yang nyata namun semua berbanding terbalik, kurang nya manajerial yang dilakukan oleh pemimpin terhadap sebuah kegiatan berdampak buruk terhadap situasi dan keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang dengan bangga dan berharap ada hasil baik ketika datang pada kegiatan tersebut”kata Wisnu.

“Keributan atau kegaduhan yang terjadi semua di sebabkan karena overload nya jumlah yang hadir dari kapasitas lokasi kegiatan. Dan disini seharusnya, pihak pemerintah selaku penyelenggara serta penanggung jawab penuh atas kegiatan tersebut mampu memikirkan langkah mitigasi apabila terjadi hal seperti ini yaitu overload nya jumlah peserta yang hadir dan berdampak pada keributan atau kegaduhan.” tambahnya.

Wisnu Saputra juga menyampaikan bahwa Kabupaten Bekasi membutuhkan Solusi yang nyata dengan konsep program yang Cepat dan Tepat dalam mengatasi permasalahan pengangguran, bukan lagi hanya sebatas seremonial atau ajang unjuk eksistensi tanpa mengutamakan output keberhasilan untuk masyarakat Bekasi.

“Kabupten Bekasi itu membutuhkan solusi nyata dengan konsep program yang cepat dan tepat dala mengatasi permasalahan pengangguran, bukan lagi saat nya untuk unjuk eksistensi atau seremoni belaka. Di bekasi saja masih banyak yang belum mendapat pekerjaan, jd utamakan lah masyarakat bekasi terlebih dahulu sebelum mencoba untuk melakukan kegiatan bersifat luas atau umum yang nanti nya hanya akan mengundang seluruh masyarakat dari berbagai wilayah kota kabupaten untuk hadir Bekasi,”tutupnya.

(SS/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *