Maraknya peredaran rokok ilegal di Provinsi Sumatera Selatan diduga kuat menjadi santapan oknum pejabat yang tidak bertanggung jawab

Maraknya peredaran rokok ilegal di Provinsi Sumatera Selatan diduga kuat menjadi santapan oknum pejabat yang tidak bertanggung jawab
Keterangan foto : merk rokok ilegal tanpa cukai yang marak beredar di Provinsi Sumatera Selatan.(Foto Istimewa)

Maraknya peredaran rokok ilegal di Provinsi Sumatera Selatan diduga kuat menjadi santapan oknum pejabat yang tidak bertanggung jawab

Sumsel – Temporatur.com

Ali Sopyan, sebagai pimpinan umum dari Media Rajawali News Grup, mengungkap maraknya peredaran rokok tanpa cukai di Provinsi Sumatera Selatan.

Ali Sopyan mengungkapkan bahwa gerombolan sindikat mafia rokok ilegal semakin merajalela di seluruh penjuru provinsi Sumsel, yang sangat merugikan pendapatan negara.

Ali Sopyan menyerukan kepada pihak aparat penegak hukum untuk memberantas peredaran rokok tanpa cukai secara tegas. Ironisnya, peredaran rokok ilegal sudah menjamur di berbagai daerah di Sumatera Selatan, tanpa memperhatikan kesehatan masyarakat di Sumsel, tegas Ali Sopyan kepada Temporatur.com, Senin ,27 Januari 2025.

” Saya yakin ada oknum- oknum pejabat yang bermain, dan sengaja melakukan pembiaran.”ujar Ali Sopyan

Bacaan Lainnya

Ali Sopyan dengan tegas menyatakan keprihatinannya terhadap dampak kesehatan akibat peredaran rokok ilegal, yang tidak menjamin kebersihan dan kualitasnya. Perdagangan rokok ilegal semakin marak, dengan banyak warung yang menjual rokok tanpa bandrol atau dengan bandrol palsu yang berisi jumlah batang rokok yang tidak sesuai.

Dia meminta kepada pihak kepolisian untuk bertindak tegas dalam memberantas peredaran rokok ilegal di berbagai wilayah di Sumatera Selatan, agar tidak ada lagi distributor rokok ilegal yang merugikan masyarakat. Semua pihak harus bekerja sama dalam mengatasi masalah ini, sebelum semakin banyak orang menjadi korban dari peredaran rokok ilegal.

Situasi ini menjadi perhatian besar dalam masyarakat, dengan adanya perdagangan rokok ilegal yang semakin pesat di Sumatera Selatan. Masih terdapat banyak pemilik usaha rokok ilegal yang belum dihukum, karena kelemahan dari aparat penegak hukum. Jika mereka tidak mampu mengatasi masalah ini, maka masyarakat siap untuk turun tangan demi keadilan. ***

(SSA/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *