Breaking News
light_mode
Beranda » Serba-serbi » Pluralisme dan Natal

Pluralisme dan Natal

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pluralisme dan Natal

Ajariku Pluralisme, tapi tidak dalam kesesatan agar menjadi dalam arti yang sesungguhnya

Bagaimana aku sombong, sedang nabiku berada di tempat yang setara kau pijak, sedang dia jurumu menjulang ke atas.

Bagaimana aku sombong, menyakitimu setara dengan menyakiti nabiku.

Bagaimana aku sombong, terhadap usia agamamu tidak setara dengan agama yang dibawa nabiku

Sombong tentang Tuhan, Nubuat, dan amal shalih? Jika mau jujur, pengetahuan kalian tidak setara dengan pengetahuanku, jauh jauh…

Ajariku pluralisme agar kesombongan tidak menutupi hatiku akan kebenaran yang sesungguhnya…

Ajariku pluralisme, suatu kemungkinan cara hidup bersama, sama-sama dalam kebenaran yang bukan menghinakan namun justru memuliakan

Oleh: Nazwar, S. Fil. I., M. Phil

Sukarami, 27 Desember 2024

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less