Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Penantian Warga Terjawab, Jalan Rusak Kampung Tanah Baru Desa Harjamekar Akhirnya Dicor

Penantian Warga Terjawab, Jalan Rusak Kampung Tanah Baru Desa Harjamekar Akhirnya Dicor

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Penantian Warga Terjawab, Jalan Rusak Kampung Tanah Baru Desa Harjamekar Akhirnya Dicor

BEKASI – Temporatur.com

Penantian panjang warga Kampung Tanah Baru RT 07 RW 03, Desa Harjamekar, akhirnya mulai terjawab. Proyek perbaikan sekaligus pengecoran jalan yang selama ini menjadi akses utama aktivitas masyarakat kini mulai direalisasikan.

Keterangan foto : Warga Tanah Baru Harjamekat Cikarang Utara

Keterangan foto : Warga Tanah Baru Harjamekat Cikarang Utara

Pengerjaan infrastruktur tersebut disambut antusias warga setempat. Pasalnya, kondisi jalan yang sebelumnya rusak parah telah lama dikeluhkan karena dinilai mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas masyarakat sehari-hari.

Salah seorang yang enggan di sebutkan namanya mengatakan bahwa realisasi pengecoran jalan ini merupakan kabar baik yang sudah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak selama bertahun-tahun telah menjadi keluhan utama warga karena kerap menyulitkan aktivitas sehari-hari.

“Alhamdulillah akhirnya mulai diperbaiki. Warga memang sudah lama berharap jalan ini bisa segera dicor karena kondisinya cukup memprihatinkan dan sering menyulitkan aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Kampung Tanah Baru, Zaenal Abidin, juga menyampaikan apresiasinya atas terealisasinya pembangunan jalan tersebut.

“Kami atas nama warga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang sudah mendengarkan aspirasi kami. Pengecoran jalan ini adalah berkah yang sudah lama kami tunggu-tunggu,” ujar Zaenal saat meninjau lokasi pengerjaan.

Menurutnya, perbaikan jalan ini tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan yang selama ini harus melewati akses dengan kondisi memprihatinkan.

Meski demikian, Zaenal berharap pelaksanaan proyek tetap memperhatikan kualitas pengerjaan agar jalan yang dibangun memiliki daya tahan yang baik dan tidak cepat mengalami kerusakan.

“Kami berharap pengerjaannya sesuai spesifikasi dan standar yang ada, jangan sampai baru beberapa bulan dipakai sudah retak-retak lagi. Kualitas harus nomor satu,” tegasnya.

Kebahagiaan serupa juga dirasakan warga yang setiap hari menggunakan akses jalan tersebut. Salah seorang warga mengaku selama bertahun-tahun masyarakat harus menghadapi kondisi jalan yang sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

“Alhamdulillah, akhirnya jalan kami dicor juga. Dulu kalau musim hujan, jalanan ini sudah seperti kubangan kerbau—lumpur di mana-mana dan licin, sering ada warga yang terpeleset jatuh. Kalau musim kemarau, debunya ngebul sampai masuk ke rumah-rumah warga,” ungkap seorang warga Kampung Tanah Baru.

Warga berharap keberadaan jalan yang lebih baik nantinya dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, memperlancar akses pendidikan anak-anak, serta meningkatkan kenyamanan mobilitas harian.

Di akhir keterangannya, Zaenal Abidin juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun, termasuk memperhatikan pembatasan kendaraan bertonase berat agar kondisi jalan tetap terjaga.

“Setelah jalan ini selesai, ini menjadi tugas kita bersama untuk merawatnya. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi?” tutupnya.

Saat ini proses pengecoran jalan di Kampung Tanah Baru masih terus berlangsung. Sejumlah warga terlihat turut membantu mengatur arus lalu lintas guna mendukung kelancaran pengerjaan agar dapat selesai tepat waktu.

(Red)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less