Respon Cepat Bawaslu Pagar Alam Merekomendasikan Pemungutan Suara Ulang

Respon Cepat Bawaslu Pagar Alam Merekomendasikan Pemungutan Suara Ulang

Respon Cepat Bawaslu Pagar Alam Merekomendasikan Pemungutan Suara Ulang

Pagar Alam – Temporatur.com

Ketua Bawaslu Pagar Alam dengan cepat memberikan respons terhadap aksi damai yang dilakukan ratusan pendukung Hepy-Efsi dan Alpian-Alfikriansyah yang menuntut diadakannya pemilihan suara ulang di 40 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang diduga melakukan kecurangan.

Nurweni, Ketua Bawaslu Pagar Alam, tiba di lokasi sekitar pukul 13.50 WIB disertai dua komisioner Bawaslu dan dijaga ketat oleh personil kepolisian.

Dalam pertemuan dengan ratusan massa yang telah berkumpul, Nurweni menyatakan komitmen untuk menjalankan aturan sesuai dengan perundang-undangan dan peraturan Bawaslu.

“Kami akan mengikuti semua prosedur yang berlaku. Laporan telah kami terima dan saat ini sedang kami teliti. Kami akan segera memberikan keputusan resmi,” ucap Nurweni di hadapan ratusan massa yang hadir,pada Selssa 03/12/2024.

Bacaan Lainnya

 

Aksi demonstrasi ini dipicu oleh kelambanan respons Bawaslu Kota Pagar Alam dalam menindaklanjuti laporan kecurangan yang dilaporkan oleh kedua kubu paslon. Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Pagar Alam nomor urut 1 dan 2 (Hepy-Efsi dan Alpian-Alfikriansyah) secara spontan bergerak menuju kantor Bawaslu pada Selasa siang dengan tuntutan agar dilakukan pemungutan suara ulang di TPS yang terbukti melakukan kecurangan.

Menurut kuasa hukum Hepy-Efsi, kecurangan yang terjadi dalam Pemilihan Walikota Pagar Alam berlangsung secara terstruktur, sistematis, dan masif. Mereka telah mengidentifikasi 156 TPS yang melakukan kecurangan, namun hanya 40 TPS yang telah dilaporkan. Kuasa hukum juga menegaskan bahwa tuntutan mereka adalah untuk segera memproses laporan dan melakukan Peninjauan Suara Ulang (PSU).

Ratusan massa yang hadir hari ini diperkirakan akan bertambah karena gerakan ini bersifat spontan. Mereka menekankan pentingnya penanganan yang cepat atas laporan kecurangan yang telah diserahkan. Meskipun demikian, aksi demonstrasi ini tetap dijaga ketat oleh aparat gabungan TNI-Polri.

Hingga saat ini, massa masih bertahan di depan kantor Bawaslu Kota Pagar Alam sambil menuntut agar Bawaslu segera mengeluarkan rekomendasi untuk melakukan PSU di TPS yang terindikasi melakukan kecurangan. Semua pihak berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan adil dan transparan demi menjaga integritas pemilihan umum di Pagar Alam.**

(ADV/Sudi Supratman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *