Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » PA GMNI Kota Bandung Usulkan Program Petani Milenial Harus Dievaluasi

PA GMNI Kota Bandung Usulkan Program Petani Milenial Harus Dievaluasi

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Jumat, 20 Okt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung – Jawa Barat

Temporatur.com

Program Petani Milenial peninggalan Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat sorotan dan kritik dari Persatuan Alumni GMNI Kota Bangdung (PA GMNI).

Kepada media salah satu PA GMNI Fidel D Gawa mengatakan bahwa program Petani Milenial harus dievaluasi mengingat saat ini sedang diusutnya korupsi besar besaran di Kementerian Pertanain oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ujarnya, Rabu (18/10/2023).

“Kami dari Persatuan Alumni GMNI Kota Bandung mengusulkan untuk dilakukannya evaluasi terhadapnya Program Petani Milenial peninggalan Ridwan Kamil, Dasar perlunya mengevaluasi orogram tersebut karena adanya kontroversi dalam program tersebut beberapa bulan lalu, dimana perusahaan offtaker hasil tanaman hias peserta Program Petani Milenial ingkar terhadap komitmennya membeli hasil.

” Kegagalan perusahaan offtaker untuk membeli hasil para peserta program tersebut bukanlah semata kendala teknis,melainkan cerminan keteledoran manajemen program tersebut, dimana perusahaan offtaker yang dilibatkan tidak pernah memperlihatkan kontrak atau perjanjian ekapor komoditi produk petani milenial yang akan jadi objek, ceutsnya.

Lanjut PA GMNI Kota Bandung mengatakan, bahwa, gegap gempita Program Petani Milenial yang dicanangkan mantan Gubernur Ridwan Kamil sangat berpeluang besar membebani APBN tanpa memberi dampak signifikan kepada kemakmuran dan kemajuan pertanian.

Untuk itu PA GMNI Kota Bandung mengusulkan kepada Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin untuk mengevaluasi dengan seksama Program Petani Milenial berikut instansi yang terlibat di dalamnya, imbuhnya.

Fidel. D. Gawa juga membeberkan dirinya mendapatkan informasi bahwa perusahaan offtaker yaitu CV Minaku tersebut tidak punya reputasi ekspor, tandasnya.

(Red)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less