Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Akibat Dampak Kekeringan di Kabupaten Bekasi, PJ Bupati Bekasi Terbitkan SK Status Siaga Darurat

Akibat Dampak Kekeringan di Kabupaten Bekasi, PJ Bupati Bekasi Terbitkan SK Status Siaga Darurat

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Foto istimewa

Foto istimewa

Bekasi – Jabar || Temporatur.com 

Dampak kekeringan di Kabupaten Bekasi semakin meluas. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, jumlah kecamatan yang mengalami kekeringan telah bertambah dari enam menjadi sembilan Kecamatan.

Wilayah yang terdampak kekeringan mencakup sembilan kecamatan dan 23 desa, menurut keterangan resmi Pusat Pelayanan Operasi BPBD Kabupaten Bekasi pada Rabu, 30 /08/ 2023.

Kecamatan-kecamatan yang terkena dampak kekeringan adalah Bojongmangu, Cibarusah, Serang Baru, Sukawangi, Babelan, Tarumajaya, Muara Gembong, Pebayuran, dan Cikarang Pusat. Jumlah warga yang terdampak kekeringan mencapai 19.883 orang.

Selain itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi juga telah membagikan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan. Hingga saat ini, PMI Kabupaten Bekasi telah mendistribusikan sebanyak 145 ribu liter air kepada warga yang membutuhkan,di kutip dari Metro Tempo.

“Selama ini, kami sudah melakukan pendistribusian air bersih sebanyak 29 kali, dengan setiap pendistribusian sebanyak 5.000 liter,” kata Ketua PMI Kabupaten Bekasi, Akhmad Kosasih dalam keterangan tertulis pada Rabu, kepada media.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan di wilayah tersebut. Keputusan ini dicantumkan dalam Surat Keputusan Bupati Bekasi Nomor: HK.02.02/KEP.528-BPBD/2023. Menyusul pengumuman tersebut, BPBD Kabupaten Bekasi telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan untuk memetakan daerah yang terkena dampak kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih.

Agus menambahkan, Semua langkah tersebut diambil untuk mengatasi situasi darurat kekeringan yang melanda Kabupaten Bekasi. Pemerintah setempat dan lembaga kemanusiaan seperti PMI bekerja sama dalam upaya memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Dalam situasi seperti ini, penting bagi kita semua untuk saling bahu-membahu dan memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan.

“Pada dasarnya, pemerintah dan BPBD Kabupaten Bekasi bertindak cepat dalam menangani masalah ini. Namun, upaya ini mungkin masih belum mencukupi untuk mengatasi skala kekeringan yang semakin meluas di daerah ini. Oleh karena itu, langkah-langkah lebih lanjut serta kerjasama yang lebih besar dan terkoordinasi diperlukan untuk menghadapi krisis ini, ujar Pejabat BPBD Kabupaten Bekasi.

“Kekeringan bukanlah masalah sepele yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Kita harus mengenali fakta-fakta dan dampak-dampaknya, serta berupaya untuk menggunakan sumber daya yang ada secara bijaksana. Penggunaan air yang hemat dan efisien akan membantu mengurangi dampak kekeringan serta menjaga ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi untuk tetap bersabar dan saling mendukung satu sama lain di tengah perjuangan menghadapi kekeringan ini. Kita harus berkomitmen untuk bekerja sama dalam membangun solusi yang berkelanjutan dan efektif. Dukungan solidaritas kita semua akan memberikan kekuatan kepada mereka yang terdampak, serta mendorong perubahan positif dalam mengatasi krisis ini.

Kita berharap agar kiranya situasi kekeringan di Kabupaten Bekasi ini segera berakhir dan masyarakat segera mendapatkan akses terhadap air bersih yang cukup. Semoga langkah-langkah yang telah diambil oleh pemerintah dan lembaga terkait dapat memberikan bantuan yang signifikan dan mempercepat pemulihan bagi seluruh warga yang terdampak. Mari kita semua menjadi bagian dari solusi dan berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan dan kesejahteraan Kabupaten Bekasi, tutupnya. (Red)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less