Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Kebersamaan Dalam Perjuangan Mutlak dan Harus Dibangun dan Terus Dijaga

Kebersamaan Dalam Perjuangan Mutlak dan Harus Dibangun dan Terus Dijaga

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Senin, 17 Apr 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banten || Temporatur.com

 

Kebersamaan dan kekompakan dari kaum pergerakan itu tidak harus cara mendobrak legislatif, yudikatif dan eksekutif yang bobrok dan menyengsarakan rakyat dan khianat pada amanah rakyat. Sehingga politisi di parlemen lebih mengutamakan titah penguasa partai seperti yang diungkap secara gamblang oleh Bambang Pacul yang melontarkan sanepo kepada Machfud MD yang memInta DPR RI mendukung pemberlakuan hukuman mati dan penyitaan aset bagi para koruptor yang sudah keterlaluan polah dan perilakunya yang merusak negeri ini.

Hasrat untuk membangun kerajaan sendiri, antipati dengan pendapat dan cara elemen pergerakan yang lain. Enggan untuk saling mendukung dan ikut membantu kelompok pergerakan yang lain, merupakan kelemahan yang tidak pernah bisa diatasi oleh kaum pergerakan karena keangkuhan egosenstrisitas kaum pergerakan serta selalu ingin selalu memaksa pihak lain yang dianggap tidak lebih baik dan tidak lebih strategis dari cara maupun pilihan jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan yang sama, yaitu memperbaiki tata kelola negara dan bangsa tumbuh liar membentuk model atau budaya hidupnya sendiri.

Setidaknya, perilaku korup dan khianat para pejabat publik juga telah menimbulkan sikap buruk  tidak perduli dan mau hidup dengan cara seenaknya  sendiri hingga terus berlanjut pada generasi berikutnya yang akan meneruskan tata kelola negara dan bangsa ini. Seperti rasa nyaman dari para koruptor menggerogoti duit rakyat, menjadi contoh yang tersimpan dalam memori dendam untuk melakukan hal yang sama, lantaran rasa nyaman para koruptor yang menguras kekayaan negara bisa melenggang dengan riang gembira mulai dari saat melakukan penggarongan duit rakyat itu mulai dari proses hukum hingga saat menjalani pengadilan dan pemenjaraan, sudah bisa dinegosiasikan dengan mudah dan leluasa hingga bisa menjadi sangat amat ringan.

Begitu juga rasa malu setelah keluar dari penjara, seakan-akan tiada ada dosa yang menjadi beban. Celakanya pula, warga masyarakat yang masih dapat menikmati harta kekayaan yang haram itu dan masih banyak sisanya  justru ikut mabuk dalam suasana eforia, seperti sedang menyambut kembalinya sang pahlawan dari peperangan.

Inilah realitas dari bilik lain yang acap menggoda kaum pergerakan kagungan yang cukup dominan tersebar dalam kelompok kaum pergerakan yang ada. Petualang-petualang ini bisa ditelisik dari semua catatan sejarah perjuangan kaum pergerakan yang pernah terjadi di negeri kita maupun di negeri tetangga. Karena cikal bakal pengkhianat itu sesungguhnya lahir dari sosok-sosok pejuang penuh pamrih, setidaknya seperti mereka yang ikut mengklaim sebagai pejuang reformasi tahun 1998.

Agaknya, menjadi relevan bila dapat mereview kronik reformasi 1998 yang kini telah genap berusia 25 tahun agar dapat dipetik sebagai pengalaman dari para pelakunya yang masih tersisa dan konsisten untuk terus berbuat bagi rakyat. Minimal kisah bersatu dan bersamanya para mahasiswa dengan kaum buruh bisa meyakinkan bahwa berjuang itu tidak bisa dilakukan sendiri.

 

Banten, 17 April 2023

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FMPB Bersatu Aksi Demo, Kapolres Madina Mulai Hari ini Tidak Ada Lagi PETI di Madina

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    FMPB Bersatu Aksi Demo, Kapolres Madina Mulai Hari ini Tidak Ada Lagi PETI di Madina

  • Ilustrasi foto (ft Istimewa)

    Miris! Anak- Anak SD di Riau Belajar di Tengah Kebun sawit

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Sebuah vidio yang menyayat hati beredar viral di media sosial. Vidio tersebut yang di unggah oleh akun Facebook bernama “Wak Peci Harahap Labusel” memperlihatkan puluhan anak-anak Sekolah Dasar (SD) yang tengah mengikuti pelajaran di tengah kebun sawit. Bukan di ruang kelas yang nyaman dan memadai, mereka terpaksa belajar di bawah terik matahari, dengan latar belakang pohon sawit yang menjulang tinggi. Dalam narasi tersebut Sekolah mereka, yang terletak di Toro Jaya, Riau, telah disita oleh pemerintah.

  • Geger !!! Oknum Wartawan di Purworejo Dilaporkan ke Polisi, Diduga Terlibat Penipuan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Geger !!! Oknum Wartawan di Purworejo Dilaporkan ke Polisi, Diduga Terlibat Penipuan

  • Artotel Wanderlust Sambut Kemerdekaan Indonesia dengan Kampanye “Waktu Indonesia Semarak”

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Jakarta – Temporatur.com Dalam rangka merayakan hari kemerdekaan Indonesia, di bulan Agustus Artotel Group melalui program loyalitas Artotel Wanderlust menghadirkan kampanye program “Waktu Indonesia Semarak” yang mengajak para tamu hotel untuk bisa merasakan kemeriahan kemerdekaan Indonesia di setiap destinasi hotel dengan brand ARTOTEL, DAFAM, MAXONE, dan ROOMS INC. Kampanye “Waktu Indonesia Semarak” ini menghadirkan pengalaman lengkap dan seru untuk para tamu […]

  • 15 Anggota Polri ditugaskan ke KPK

    15 Anggota Polri ditugaskan ke KPK

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Jakarta || temporatur.com Polri menugaskan 15 anggotanya menjadi penyidik di Korupsi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai 1 februari 2023. SelanjutnyaTaman Duribang Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Wisata EdukatifDirtipidkor Bareskrim Polri Brigjen Cahyono Wibowo meminta jajarannya untuk menjaga marwah Polri dan menjadi penyidik yang berintegritas. “Saya berikan arahah agar menjaga marwah institusi Polri dan […]

  • Di Tuduh Sebar Fitnah Sepihak Oleh Pemberitaan Salah Satu Media, Anggota BPD dan “S” Angkat Bicara

    • calendar_month Rabu, 20 Sep 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Purwakarta – Jawa Barat Temporatur.com SelanjutnyaTaman Duribang Bukan Sekadar Tempat Rekreasi, Maulid Nabi Jadi Momentum Perkuat Wisata EdukatifBeredar sebuah rilisan berita salah satu media online di Purwakarta yang menyebut “Oknum BPD dan S” sebar fitnah dan di duga bersekongkol untuk jatuhkan Kepala desa.Purwakarta 19/9/2023 Menanggapi hal tersebut, S mengatakan, SelanjutnyaIni Pemicu Antrean Panjang di Sejumlah […]

expand_less