Ini Pemicu Antrean Panjang di Sejumlah SPBU Pagar Alam
- account_circle Juharsah
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

Keterangan foto : Dok. Temporatur.com
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ini Pemicu Antrean Panjang di Sejumlah SPBU Pagar Alam
Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk wilayah Kota Pagar Alam dipastikan aman dan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Hal ini terungkap berdasarkan hasil investigasi langsung di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Pagar Alam pada Selasa (8/9/2026).
Meskipun pasokan dinilai cukup, realita di lapangan menunjukkan pemandangan yang berbeda. Antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat tetap kerap terjadi di beberapa titik strategis.
Berdasarkan pantauan tim di lapangan, kepadatan kendaraan terlihat jelas di sejumlah SPBU utama, antara lain:
SPBU Air Perikan, SPBU Simpang Manak, SPBU Simpang Bacang dan SPBU Perandonan
*Penyebab Utama Antrean Panjang*
Salah satu pegawai SPBU di Kota Pagar Alam yang meminta identitasnya dirahasiakan menjelaskan bahwa penumpukan kendaraan ini bukan dipicu oleh kelangkaan pasokan dari Pertamina, melainkan akibat tingginya volume kendaraan dari luar daerah.
“BBM khusus untuk wilayah Kota Pagar Alam sebenarnya sudah lebih dari cukup. Namun, antrean panjang terjadi karena banyak kendaraan roda dua dan roda empat yang berasal dari berbagai wilayah tetangga,” ujarnya kepada awak media, Selasa (8/9/2026).
*Kendaraan Luar Daerah Bergantung pada Pagar Alam*
Menurut keterangan petugas tersebut, kendaraan yang ikut mengantre mayoritas berasal dari wilayah sekitar perbatasan kota yang masih menggantungkan kebutuhan BBM mereka ke Kota Pagar Alam.
Beberapa wilayah tersebut di antaranya Jarai Area
Kecamatan Pajar Bulan, Tanjung Sakti (Pumi dan Pumu), Pihak SPBU menegaskan bahwa mereka tidak memiliki kewenangan untuk menolak kendaraan dari luar daerah yang ingin mengisi bahan bakar.
Hal inilah yang membuat antrean kendaraan di dalam kota terus mengular setiap harinya.Dengan adanya realita ini, masyarakat Kota Pagar Alam diimbau untuk tidak panik secara berlebihan (panic buying), karena pada dasarnya pasokan BBM untuk area domestik kota masih sangat mencukupi.
Jurnalis: Juharsah
- Penulis: Juharsah
- Editor: Redaksi
- Sumber: https://temporatur.com/


Saat ini belum ada komentar