Inbate – Temporatur.com || Upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta meningkatkan keamanan wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad Pos Nino menerima penyerahan senjata api jenis pistol rakitan beserta munisi dari warga perbatasan, Desa Inbate, Kec. Bikomi Nilulat. Kab. TTU (Timor Tengah Utara). Penyerahan ini dilakukan secara sukarela oleh Bapak RF (52 Th) sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan Satgas yang terus mengedepankan pendekatan humanis, persuasif dan komunikasi sosial dalam setiap pelaksanaan tugas, “ujar Komandan Pos Nino Lettu Arh Septo melalui pesan singkat whatsapp kepada awak redaksi Temporatur.com, Selasa (09/12). SelanjutnyaSoroti Ketidaksinkronan Program Makan Bergizi, Obon Tabroni Fasilitasi Dialog Pemda Bekasi dan BGNLebih lanjut, Danpos Nino, Lettu Arh Septo memberikan apresiasi kepada warga yang memiliki kesadaran dan itikad baik untuk menyerahkan senjata tersebut. “Langkah ini menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah perbatasan, ” sambung Septo. “Satgas Pamtas RI-RDTL […]
Munawar Fuad NOEH, budak lembur Cibarusah, dimasa kecil biasa dipanggil Ateng, padahal di Kartu Tanda Penduduk atau dokumen resmi tak ada kata itu.. Ceritanya, di lingkungan Kampung Babakan Cibarusah (KBC), kerap terdapat inisial, atribusi atau katanya gelar keturunan disematkan RADEN.
Banyak keluarga di lingkungan KBC melekatkan tulisan Raden, lalu keluarganya memanggil raden, dengan plesetan cadel, panggilan aten atau ateng. Begitulah para orang tua dan leluhur menuturkan banyak cerita lahirnya sebuah kampung Bernama Babakan Cibarusah yang saat itu menjadi bagian Bogor, hingga tahun 1950 Cibarusah menjadi bagian Bekasi.
Berita Terbaru
Kategori: Tokoh Profil
Hak Jawab Digital: Praktisi Pers Mubinoto Amy Dorong Dewan Pers Perbarui Pedoman 2008
JAKARTA – Temporatur.com || Praktisi Pers dan Pemimpin Redaksi di ifakta.co Mubinoto Amy mengajukan revisi terhadap ketentuan masa berlaku hak jawab dua bulan yang tercantum dalam Pedoman Hak Jawab Dewan Pers 2008. Menurut Amy, regulasi ini sudah tidak relevan di era digital, di mana berita daring dapat diakses dan diindeks mesin pencari secara permanen. “Batas waktu dua bulan itu relic dari era media cetak,” kata Amy melalui siaran pers, Selasa (9/12). SelanjutnyaSoroti Ketidaksinkronan Program Makan Bergizi, Obon Tabroni Fasilitasi Dialog Pemda Bekasi dan BGNDi media online lanjutnya, konten lama tetap bisa dibaca jutaan orang bertahun-tahun kemudian, tapi aturan saat ini membatasi korban untuk meluruskan informasi. Ini jelas tidak adil. Sebagai ilustrasi, sejumlah sumber yang pernah dirugikan oleh pemberitaan tertentu mengaku baru mengetahui berita yang menyinggung mereka lebih dari dua bulan setelah publikasi. SelanjutnyaHarga Elpiji Nonsubsidi Naik, Dedi Mulyadi Dorong Pemanfaatan Biogas dan Kearifan LokalAkibat ketentuan hak jawab yang kedaluwarsa, mereka […]
Stop, Impor Babi yang bersifat Pragmatis Dan Merugikan Peternak Lokal?
Jakarta, – Temporatur.com || Mantan Aktivis 98 (PRD) Kamper meminta pemerintah segera menghentikan impor daging babi. Menurut Kamper, kebijakan impor daging babi merupakan strategi pragmatis serta implikasinya sangat merugikan peternak babi lokal. Desakan penghentian impor daging babi ini disampaikan usai menyaksikan Rapat Kerja (Raker) DPR RI Komisi X terkait komoditas strategis. “Melalui pesan singkat WhatsApp kepada Menteri Pertanian (Mentan RI) Andi Amran Sulaiman dan Menteri Perdagangan (Mendag RI) Budi Santoso, Minggu malam (30/11) agar segera mengkaji bahkan menghentikan impor daging babi dari luar negeri, karena kebijakan tersebut sangatlah merugikan peternak babi khususnya oeternak di Pulau Dewata Bali, “kata Kamper kepada awak redaksi Temporatur.com. SelanjutnyaSoroti Ketidaksinkronan Program Makan Bergizi, Obon Tabroni Fasilitasi Dialog Pemda Bekasi dan BGNTerkait kebijakan tersebut Kamper menyebut, Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri Pertanian yang diwakili Wamentan RI Sudaryono telah berjanji akan meninjau kebijakan impor dan secara bertahap dengan mengurangi kuota hingga suatu saat tidak ada lagi […]
Menolak Lupa, Pemberontakan DI Indonesia: Di Ujung Kiri PKI Di Ujung Kanan DI/TII
Sejarah, – Temporatur.com || Pada Kutub peristiwa pemberontakan yang lain, terkait Peristiwa 30 September 1965 –maupun Peristiwa Madiun 1948– yang melibatkan nama Partai Komunis Indonesia (PKI), pun diperlukan cara memandang yang selain cermat juga bijak. Terutama mengenai dimensi kekerasan dan kejahatan kemanusiaan dalam skala besar-besaran yang terjadi dalam peristiwa, serta, siapa saja para pelaku kejahatan kemanusiaan tersebut sesungguhnya. Bingkai dasar cara memandangnya pun haruslah kebenaran sepenuhnya dengan sebanyak-banyaknya keadilan. Di wilayah abu-abu, bukan hitam-putih. Bila diperbandingkan, Peristiwa 30 September 1965 lebih complicated daripada rangkaian pemberontakan DI/TII yang lebih hitam putih. Proses penyelesaian DI/TII lebih tuntas, baik secara politis, militer maupun secara hukum. Pemberontakan DI/TII di Kalimantan Selatan selesai akhir 1959 dengan tertangkapnya Ibnu Hadjar. Hampir 3 tahun setelahnya, masalah DI/TII di Jawa Barat diakhiri dengan tertangkapnya SM Kartosoewirjo 4 Juni 1962 melalui Operasi Pagar Betis yang dilancarkan Divisi Siliwangi bersama rakyat. Kemudian, SM Kartosoewirjo diadili Mahkamah Militer dan dijatuhi hukuman […]
PNS Warisan Kolonial Itu Bernama ASN?
Sejarah, – Temporatur.com || Kisah di abad ke 19. Tanah Jawa, mutiara di timur kekuasaan Eropa berada di ambang kehancuran. Setelah lebih dari satu abad menjarah kekayaan Nusantara, VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) akhirnya kolaps. Korupsi, keserakahan, dan manajemen yang amburadul membuat kas perusahaan dagang raksasa itu bangkrut total. Tanah jajahan Nusantara pun diserahkan langsung kepada Kerajaan Belanda, yang saat itu tengah berada di bawah pengaruh Prancis dan Napoleon Bonaparte. Dari sanalah datang seorang jenderal revolusioner yang dikenal galak, keras, dan tak kenal ampun yaitu Herman Willem Daendels. Rakyat Jawa menamainya dengan sebutan “Mas Galak.” SelanjutnyaSoroti Ketidaksinkronan Program Makan Bergizi, Obon Tabroni Fasilitasi Dialog Pemda Bekasi dan BGNDiketahui saat tiba di Batavia pada tahun 1808, Daendels segera mencium bau busuk warisan VOC yakni birokrasi bobrok, suap di mana-mana, pajak yang tidak adil, dan bangsawan lokal yang menindas rakyat demi memperkaya diri sendiri. Ia tahu, jika sistem lama dibiarkan, kekuasaan kolonial Belanda […]
Latma Shaheen Strike 2025 Resmi Ditutup Irdivif ( Inspektur Divisi Infanteri) 1 Kostrad
Jawa Barat, – Temporatur.com || Irdivif 1 Kostrad Brigjen TNI Irnando Arnold B Sinaga, secara resmi menutup Latihan Bersama (Latma) Shaheen Strike 2025 antara TNI Angkatan Darat dan Pakistan Army yang digelar di Markas Yonif 323/Buaya Putih Kostrad, Banjar, Jawa Barat. “Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian latihan yang berlangsung intensif dengan fokus pada peningkatan kemampuan tempur, kerja sama taktis, dan interoperabilitas kedua angkatan darat, ” Ujar Irdivif 1 Kostrad Brigjen TNI Irnando Arnold B Sinaga, dikutip dari laman resmi Penkostrad, Minggu (23/11). Lebih lanjut, Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., yang di sampaikan Irdivif 1 Kostrad Brigjen TNI Irnando Arnold B. Sinaga menegaskan bahwa Latihan Bersama Shaheen Strike 2025 memiliki arti penting dalam mempererat hubungan internasional antara Indonesia dan Pakistan, “Latihan ini juga menjadi sarana strategis untuk saling bertukar pengalaman, meningkatkan profesionalisme prajurit, serta memperkuat military to military cooperation antara Indonesian Army dan Pakistan Army,” […]
Panglima TNI Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Pasukan Pendarat Korps Marinir
Jakarta, – Temporatur.com || Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto resmi dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Korps Marinir ke-49. Prosesi penyematan Baret Ungu Kehormatan Korps Marinir, brevet Intai Para Amfibi, serta brevet Penanggulangan Teror Aspek Laut dilakukan langsung oleh Pangkormar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi di Lapangan Upacara Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (17/11). Pengukuhan tersebut berlangsung dalam rangkaian Upacara Peringatan HUT ke-80 Korps Marinir, di mana Panglima TNI bertindak sebagai Inspektur Upacara. Momen ini menjadi bentuk penghargaan Korps Marinir kepada Panglima TNI atas perhatian, dedikasi, serta dukungannya dalam pembangunan kekuatan dan profesionalisme prajurit Marinir. SelanjutnyaSoroti Ketidaksinkronan Program Makan Bergizi, Obon Tabroni Fasilitasi Dialog Pemda Bekasi dan BGNDalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada prajurit Korps Marinir yang selama ini menunjukkan dedikasi, ketangguhan, dan loyalitas tinggi dalam menjaga kedaulatan bangsa. “Suatu kebanggaan bagi saya, bisa hadir bersama para prajurit petarung Korps Marinir yang tangguh, disiplin dan […]
Sang Bapak Veteran Itu Bernama Letnan Jenderal TNI H. M Sarbini
Sejarah, – Temporatur.com || Letnan Jenderal TNI (Anumerta) H. M. Sarbini adalah sosok militer tangguh yang namanya abadi dalam sejarah perjuangan bangsa. Lahir di Kebumen, Jawa Tengah, ia dikenal bukan hanya sebagai pejuang garis depan dalam mempertahankan kemerdekaan, tetapi juga sebagai Bapak Veteran Indonesia gelar kehormatan yang melekat karena dedikasinya dalam memperjuangkan nasib para pejuang tanah air. Semasa karier militernya dimulai saat masa pendudukan Jepang. M. Sarbini menempuh pendidikan opsir PETA (Pembela Tanah Air) di Bogor antara tahun 1942 hingga 1945, dan setelah lulus, ia menjabat sebagai Chudanco Saidan II PETA di Gombong, Kebumen. Namun, ketika Jepang kalah dan PETA dibubarkan, Sarbini tak tinggal diam. Ia segera pulang ke kampung halamannya dan membentuk Barisan Keamanan Rakyat (BKR) cabang Kebumen pada September 1945, di mana ia dipercaya sebagai ketuanya. SelanjutnyaSoroti Ketidaksinkronan Program Makan Bergizi, Obon Tabroni Fasilitasi Dialog Pemda Bekasi dan BGNKetegasan dan kepemimpinannya segera menarik perhatian. Panglima Besar Jenderal Sudirman […]
Sosok Sang Panglima Gerilya, Jenderal Soedirman
Sejarah, – Temporatur.com || Dari Anak Desa Jadi Guru Bangsa. Lahir sebuah rumah kayu sederhana di Bantarbarang, Rembang, Purbalingga, pada 24 Januari 1916, lahir seorang bayi laki-laki bernama Soedirman. Ayah kandungnya, Karsid Kartowirodji, bekerja sebagai buruh pabrik gula, sementara ibunya, Siyem, adalah perempuan desa yang taat beribadah. SelanjutnyaSoroti Ketidaksinkronan Program Makan Bergizi, Obon Tabroni Fasilitasi Dialog Pemda Bekasi dan BGNKarena keterbatasan ekonomi, Soedirman kecil kemudian diangkat anak oleh Raden Cokrosunaryo, seorang guru sekolah rakyat. Dari ayah angkatnya inilah ia mengenal dunia pendidikan, kedisiplinan, dan nilai luhur keislaman yang kelak membentuk jiwanya. Masa kecil sang Panglima tidaklah mudah. Ia sering sakit-sakitan dan harus berjalan jauh untuk sekolah. Namun ia selalu menempuh pendidikan dengan tekun menempuh Hollandsch Inlandsche School (HIS) Cilacap, lalu melanjutkan ke HIK (Hollandsch Indlandsche Kweekschool) Muhammadiyah di Surakarta, sekolah guru bergengsi bagi pribumi kala itu. SelanjutnyaHarga Elpiji Nonsubsidi Naik, Dedi Mulyadi Dorong Pemanfaatan Biogas dan Kearifan LokalDi sinilah bibit […]
PANGLIMA GAYO YANG GUGUR DENGAN GRANAT DIMULUT SERTA DILINDAS TANK BELANDA‼️
Sejarah, – Temporatur.com || Misteri Kesaktian Pejuang Gayo bukanlah Isapan jempol belaka. Pahlawan Tanah Karo yang GUGUR tragis dengan Granat Dimasukkan ke Mulut. Kabar duka sekaligus heroik menyelimuti perjuangan kemerdekaan. Seorang pejuang legendaris dari dataran tinggi Gayo, Aman Dimot (Abu Bakar), yang dikenal memiliki kekebalan luar biasa terhadap tembakan peluru dan sabetan pedang, dilaporkan telah gugur secara mengenaskan setelah pertempuran tak seimbang di Rajamerahe, Karo, Sumatera Utara. SelanjutnyaSoroti Ketidaksinkronan Program Makan Bergizi, Obon Tabroni Fasilitasi Dialog Pemda Bekasi dan BGNTerrcatat, tragedi ini terjadi pada hari Sabtu, 30 Juli 1949, yang menjadi catatan kelam atas tragedi kemanusiaan yang dilakukan tentara Kolonial Belanda yang frustrasi menghadapi kesaktian Panglima rakyat ini. Berikut adalah kronologi detik-detik heroik Panglima Aman Dimot hingga gugur sebagai pahlawan bangsa: Pengintaian Maut (30 Juli 1949) SelanjutnyaHarga Elpiji Nonsubsidi Naik, Dedi Mulyadi Dorong Pemanfaatan Biogas dan Kearifan LokalPasukan gabungan Barisan Gurilla Rakyat (Bagura) dan Mujahidin asal Aceh Tengah, berjumlah […]
Berbagi Kebahagiaan Dalam Rangka Milad Ke 5 Yayasan Kios Yatim Piatu
Jakarta, – Temporatur.com || Mengukir Keikhlasan Dihari Pahlawan Bersama Anak Yatim Piatu yang bertepatan dengan Milad ke 5 Yayasan Kios Yatim Piatu. Alhamdulillah untuk berbagi kebahagiaan kali ini tidak kurang dari 250 Yatim Piatu berkumpul di Kios yatim yang beralamat di Jalan Mangga Besar XIII, RT. 001/004, Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pada pembukaan milad ke 5, lantunan ayat-ayat suci A-lQur’an berkumndang. Dilanjut dengan sambutannya Ketua Milad Yayasan Kios Yatim Piatu ke 5, Bang Retno menyamoaikan, “Alhamdulillah meski serba keterbatasan dan penuh kesederhanaan acara milad ke 5 Yayasan Kios Yatim Piatu tetap berjalan dengan penuh semangat dan kegembiraan yang hadir di acara ini”. SelanjutnyaSoroti Ketidaksinkronan Program Makan Bergizi, Obon Tabroni Fasilitasi Dialog Pemda Bekasi dan BGN“Untuk kios Yatim kini telah memiliki badan Hukum yaitu menjadi Yayasan Kios Yatim Piatu, ” jelas Retno kepada Temporatur.com, Jum’at (7/10). Hal senada juga disampaikan oleh Dewan Kota yang akrab di […]
























