DPC Gerindra Kabupaten Bekasi Lepas 100 Kader untuk Ikuti Diklat
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Bekasi resmi melepas 100 kader untuk mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kader Laskar di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang partai dalam memperkuat sistem kaderisasi serta memperkokoh struktur internal organisasi hingga tingkat akar rumput.Acara pelepasan tersebut berlangsung di Sekretariat DPC Gerindra Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, pada Jumat (3/7/2026).
Agenda ini dihadiri langsung oleh Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi Helmi, Bendahara DPC Iwan Ridwan, serta jajaran anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Gerindra, yakni Iwan Setiawan, H. Bodin, dan H. Daris.
Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Helmi, menjelaskan bahwa pengiriman 100 kader ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra.
Diklat intensif ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dimulai pada Jumat malam pukul 18.30 WIB hingga Minggu (5/7/2026) pukul 10.00 WIB.
“Hari ini saya bersama Bang Iwan Setiawan, Bang Ridwan Arifin, H. Daris, dan H. Bodin melepas 100 kader untuk mengikuti diklat di Sumedang. Ini dalam rangka pembentukan tingkat Laskar Partai Gerindra DPC Kabupaten Bekasi atas instruksi DPD dan DPP,” kata Helmi kepada media.
Helmi menegaskan bahwa kedisiplinan dan kepatuhan terhadap organisasi merupakan hal mutlak yang wajib ditanamkan kepada setiap kader. Oleh karena itu, melalui diklat ini, partai akan membentuk Laskar Gerindra yang diproyeksikan untuk melakukan pengawalan politik kedepan, termasuk menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) hingga Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Pembentukan laskar ini akan dilakukan secara bertahap untuk memperkuat kepengurusan yang sudah ada di tingkat kecamatan (PAC) maupun tingkat desa (Ranting).
“Laskar ini merupakan bentukan baru di tingkat DPC dan akan didirikan di tiap-tiap desa. Tugas mereka adalah memperkuat struktur dan mengawal jalannya roda politik partai,” lanjutnya.Selain fungsi pengawalan taktis, Laskar Gerindra juga mengemban misi krusial sebagai jembatan informasi antara pemerintah pusat dan masyarakat.
Helmi memaparkan bahwa para kader dibekali kemampuan untuk menyampaikan capaian kinerja serta program kerja Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto secara akurat selama lima tahun ke depan.
Langkah preventif ini diambil guna menangkal masifnya penyebaran berita bohong (hoaks) yang kerap menyasar program-program kerja pemerintah.
“Tugas laskar salah satunya adalah menginformasikan berita yang akurat. Selama ini banyak berita hoaks yang disebarkan pihak tertentu mengenai program-program Presiden Prabowo Subianto.
Tugas kita semua memberikan informasi yang benar agar masyarakat tidak terprovokasi,” pungkas Helmi.
(Red)















