DPD dan DPC PDIP Benarkan Terima Surat Pemberhentian Nyumarno dari DPP
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, bersama jajaran DPC PDIP Kabupaten Bekasi membenarkan adanya surat keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait pemberhentian Nyumarno sebagai kader partai Nyumarno saat ini diketahui masih menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi
Informasi tersebut disampaikan Ono usai menghadiri rapat konsolidasi internal di Kantor DPC PDIP Kabupaten Bekasi, Jalan Inspeksi Kalimalang, Cikarang, Rabu (3/6/2026).
Meski membenarkan keberadaan surat tembusan tersebut, Ono enggan membeberkan detail isi dokumen keputusan DPP.
“Iya sudah. Apa isinya, kan sudah menyebar. Ya sudah ke DPC saja, karena suratnya dari DPP ke DPC,” ujar Ono singkat kepada awak media .
Di lokasi yang sama, Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDIP Kabupaten Bekasi, Hendriek Lyston Sihotang, SH., menjelaskan bahwa DPC telah meneruskan surat tersegel dari DPP tersebut langsung kepada Nyumarno.
Pihak DPC mengaku belum membuka dokumen itu demi menghormati prosedur organisasi .
“Secara utuh isi surat tersebut belum kami ketahui karena masih dalam kondisi tersegel dan telah kami serahkan kepada yang bersangkutan,” kata Hendriek .
Saat ini, DPC PDIP Kabupaten Bekasi masih menunggu kehadiran dan klarifikasi resmi dari Nyumarno.
“Kami sudah memanggil Pak Nyumarno untuk memberikan klarifikasi namun sampai saat ini beliau belum datang ke kantor DPC.
Langkah ini diambil untuk memastikan informasi yang beredar di masyarakat tidak memicu spekulasi liar, tambah Hendriek.
Mengenai potensi Pergantian Antar Waktu (PAW) di DPRD Kabupaten Bekasi, Hendriek menegaskan bahwa seluruh proses administrasi politik memerlukan tahapan yang panjang.
Ia mencontohkan proses PAW kader lain yang membutuhkan waktu hingga enam bulan.
“Terkait pertanyaan tentang mekanisme PAW, kami belum bisa jawab. Kami masih menunggu proses dan keputusan resmi dari partai,” pungkas Hendriek.
Hingga berita ini diturunkan, Nyumarno belum memberikan keterangan resmi terkait surat pemberhentian dirinya dari keanggotaan PDI Perjuangan.
(Red)















