Hukum & Kriminal, Berita

Sakit Hati Direndahkan karena Narik Ojol, Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi Diringkus Polisi

Polres Metro Bekasi akhirnya berhasil mengungkap tabir di balik kasus penyiraman air keras yang sempat menghebohkan publik beberapa waktu lalu. Dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, polisi mengumumkan telah menangkap tiga orang pelaku utama.
Ketiga tersangka yang berhasil diamankan berinisial PBU, MSN, dan SR. Mereka ditangkap setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan intensif terkait penyerangan terhadap korban bernama Tri Wibowo.

Praktisi Pastikan Akun IG Badan Perwakilan Netizen Bukan Akun Pers

Temporatur.com BEKASI, – Jagat maya belakangan diwarnai kegaduhan menyusul beredarnya sebuah unggahan di salah satu platform media sosial yang diduga mengandung unsur kekerasan. Dalam video tersebut, tampak seorang warga melempari sebuah kios pedagang yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. SelanjutnyaPesta Gotilon HKBP Parsaoran Jadi Momentum Pererat Sinergi Gereja dan PemerintahTidak hanya itu, selang beberapa hari kemudian, oknum yang sama juga diduga kembali melakukan aksi serupa dengan melempar petasan ke arah sejumlah warga di Jalan KS Tubun, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Aksi tersebut memicu keresahan dan dinilai berpotensi membahayakan ketertiban serta keselamatan masyarakat. Konten yang beredar luas itu pun menuai beragam reaksi dari warganet, mulai dari kecaman hingga perdebatan panjang mengenai batasan kebebasan berekspresi di ruang digital. Menariknya, sejumlah pihak mengklaim unggahan tersebut sebagai bagian dari produk pers. SelanjutnyaUU Cagar Budaya Mengamanatkan Pelestarian,Mengapa Rumah Bersejarah Lempuyangan Kota Yogyakarta Justru Dirobohkan?Klaim tersebut kemudian memunculkan polemik […]

Gawat! Jaktim Darurat Pil Koplo, Masyarakat Tanya Polisi Dimana?

JAKARTA, Temporatur.com – Peredaran obat keras terbatas golongan HCL seperti tarmadol dan hexymer, kamlet, dan jenis lainnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya berkedok toko kosmetik khususnya di wilayah Jakarta Timur dikategorikan sangat bebas. Hal ini membuat siapa pun bisa dengan mudah membeli obat keras terbatas itu. Salah satunya warung kelontong/toko kosmetik di Jalan Pisangan Lama No. 1 RT. 01 RW. 01, Pisangan Timur, Pulogadung, Jakarta Timur. Berdasarkan pantauan Temportur.com toko tersebut dengan bebas menjual obat katagori itu. Hal ini sangat memprihatinkan. SelanjutnyaPesta Gotilon HKBP Parsaoran Jadi Momentum Pererat Sinergi Gereja dan PemerintahSaat Temporatur.com menelisik lebih jauh, peredaran obat keras di Jakarta Timur. Benar saja dengan mudah awak redaksi memperoleh obat keras jenis tramadol, hexymer dan kamlet, hal Ini jelas menuntut Aparat Penegak Hukum untuk bisa menindak tegas peredaran obat keras tanpa legalitas. Pengamat kebijakan publik, Awy Eziari SH memberikan komentar bawah Itu jelas menunjukan lemahnya pengawasan Aparat Penegak Hukum […]

Bulan Suci Ramadhan Dinodai Judi Berkedok Adu Ketangkasan di Arena Pasar Malam Desa Renged Kresek?

TANGERANG, – Temporatur.com || Bulan suci Ramadhan kali ini dinodai oleh adanya judi adu ketangkasan di arena pasar malam di Desa Renged, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Banten. ‎ ‎Hasil pantauan Pokja Wartawan Gunung Kaler-Kresek membenarkan adanya judi arena adu ketangkasan yang tepat berada di sisi belakang arena pasar malam tersebut. Pada praktiknya judi tersebut berkedok ketangkasan dan keberuntungan dengan modus menjual tiket dan selanjutnya pemain mendapatkan alat ketangkasan sehingga para pemain itu mengadu nasib dan berharap memenangkan hadiah yang sangat besar,” ujar Ketua Pokja Wartawan Gunung Kaler-Kresek yang akrab disapa Alex kepada Temporatur.com, Minggu malam (1/03). ‎lebih lanjut Alex menyayangkan, gegara stand arena judi ketangkasan tersebut terlalu mencolok karena terlihat oleh anak-anak yang berkunjung di Pasar Malam Renged. “Sangat disayangkan penyelenggara pasar malam tidak melihat implikasinya terhadap anak-anak, bahkan penyelenggara lebih mementingkan keuntungan semata, terbukti adanya penjudi dikalangan anak-anak, ibu rumah tangga yang turut bermain judi berkedok adu ketangkasan,”tukas Alex. […]

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.