Malam Iduladha, KAI Layani 107.187 Pengguna LRT Jabodebek
Penulis: Suryo S
Carbon Offset Diuji Relevansinya, Ini Tanggapan Para Ahli
Semarang – Temporatur.com Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap aksi nyata dalam menghadapi krisis iklim, efektivitas skema carbon offset kembali menjadi perbincangan. Banyak pihak mempertanyakan apakah program ini masih relevan, sementara yang lain melihatnya sebagai bagian integral dari strategi mitigasi emisi karbon. Sejalan dengan itu, LindungiHutan turut mengangkat isu ini sebagai penyedia layanan carbon offset berbasis ekosistem alami di Indonesia. Carbon offset adalah mekanisme di mana individu atau entitas bisnis dapat mengimbangi jejak karbonnya dengan mendanai proyek-proyek konservasi, seperti penanaman pohon atau perlindungan hutan. Menurut Sahil et al. (2023), skema ini idealnya digunakan bersamaan dengan upaya pengurangan emisi secara langsung dan bukan sebagai pengganti. Namun, laporan Science dan Nature dalam dua tahun terakhir menunjukkan adanya tantangan serius, seperti penghitungan emisi yang tidak akurat dan kurangnya transparansi dalam pelaporan dampak jangka panjang. Menanggapi hal ini, Miftachur “Ben” Robani, CEO LindungiHutan menyatakan bahwa transparansi dan monitoring berbasis komunitas lokal menjadi kunci dari program carbon offset yang bertanggung jawab. […]
Coretan Bahagia Slalu’
TEMPORATUR – Bahagia Slalu‘ , di hari or bulan or tahun Penutup elase – Jangkrik berdiskusi mengingatkan krik . . . krik . . . lantunan indah temani malam ini saat semua terlelap tertidur, bebaring, terletak nya tubuh semua dalam keadaan, mati sementara (12/6/2025). kemapanan seseorang tak dapat dilihat, atau dirasa atau disentuh begitu diskusi makna dengan sang pencipta alam semesta,(semua akan sirna kembali lagi turun – temurun sesuai kadar-Nya). SelanjutnyaImbas Opini Disclaimer BPK, PLT Bupati Bekasi Segera Bersihkan Pejabat Eselon Bermasalahtutupan bisa dibuat, buka-an bisa dibentuk – apalagi bulatan kecil hingga melingkari mengitari kamu ada disini. wuih… nik’mat terperoleh sampai-sampai tertidur pun pulas dibenak memikirkan “eh, kamu dimana – dengan siapa?” SelanjutnyaTHMP dan PERADI Bersatu Tegaskan Kehadiran C. Suhadi di Sidang Roy Suryo Miliki Dasar Hukum Sahinilah konsepsi atensi publik berawal dari mata – turun ke hati – kembali ke tangan, lalu menjurus ke kaki (akankah bisa melangkah atau bisa […]
Skandal Oknum Legislator Kota Metro Menjadi Isu Nasional, Senior PDI Perjuangan Angkat Bicara
Belum lama ini kota Metro di hebohkan dengan berita viralnya kader terbaik yang saat ini duduk sebagai wakil rakyat, hal ini memicu spikulasi dari beberapa pihak, baik di internal partai, senior partai, maupun external partai dan kalangan masyarakat luas yang dimana sampai saat ini belum ada kejelasan.
BANK ACEH TRENDING TOPIK : Ada BANK ( Tanpa Modal ) , Kinerja di Perbankan Bisa KORUPSI??? – Gimana Coba Sobat Netizens Na’as Hukum seperti di IDEMI, Pejabat SAWAH yang suka MACULI Uang Nasabah?
TEMPORATUR.COM – Banda Aceh, Gubernur Aceh Muzakir Manaf telah mengajukan dua nama calon Direktur Utama untuk PT Bank Aceh Syariah. Nama Syahrul, kini menjabat sebagai Pemimpin Divisi Perencanaan, disebut-sebut sebagai kandidat terkuat. Namun, perebutan kursi panas ini tak sesederhana proses administratif biasa. Di baliknya, bergulung persoalan-persoalan lama yang tak kunjung tuntas—dari soal moral, pengawasan publik, hingga etika informasi. Bank Aceh adalah satu-satunya bank milik rakyat Aceh. Namun dalam praktik, institusi ini lebih menyerupai sapi perah: bukan hanya bagi elite pemegang kekuasaan, tapi juga sebagian oknum birokrat, pengusaha, dan oknum jurnalis. Selama dua tahun terakhir, posisi Direktur Utama menjadi medan tarik-menarik kekuasaan yang minim transparansi. Nama Fadhil Ilyas, misalnya, telah dua kali gagal disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan—pada 2022 dan kembali ditolak pada 2024 melalui dokumen resmi SR-100/PB.101/2022 dan SR-343/PB.02/2024. SelanjutnyaImbas Opini Disclaimer BPK, PLT Bupati Bekasi Segera Bersihkan Pejabat Eselon BermasalahSyahrul, sejauh ini, tidak memiliki jejak penolakan. Pengalamannya sebagai pejabat […]
Warga Depok Tuntut Janji Kampanye Supian – Chandra Segera Ditepati
Seratus hari sudah Wali Kota Supian Suri dan Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah menjabat, namun harapan warga Depok tampaknya belum juga terwujud. Berdasarkan survei terbaru dari Lembaga Studi Visi Nusantara, tingkat kepuasan warga terhadap duet kepala daerah ini hanya menyentuh angka 39,05 persen. Artinya, mayoritas warga – sebesar 60,95 persen – menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintahan saat ini.
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.
























