Cegah Banjir Saat Musim Hujan, Pemdes Sukamulya Normalisasi Kali Balong Lewat Program Padat Karya 2026
- account_circle Apri
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

Keterangan foto : Cegah Banjir Saat Musim Hujan, Pemdes Sukamulya Normalisasi Kali Balong Lewat Program Padat Karya 2026
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cegah Banjir Saat Musim Hujan, Pemdes Sukamulya Normalisasi Kali Balong Lewat Program Padat Karya 2026
SUKATANI, BEKASI — TEMPORATUR.COM
Pemerintah Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, melaksanakan normalisasi Kali Balong melalui program padat karya tahun anggaran 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan melibatkan tenaga kerja masyarakat dan dukungan alat berat untuk mengembalikan fungsi saluran air serta memperlancar aliran.
Dalam pelaksanaannya, normalisasi dilakukan melalui dua metode, yakni pengerjaan secara manual dengan melibatkan warga setempat dan penggunaan alat berat berupa ekskavator mini jenis PC 75.
Kombinasi kedua metode tersebut diterapkan untuk menjangkau sejumlah bagian saluran, termasuk area yang memiliki ruang terbatas. Pekerjaan juga difokuskan pada pengangkatan endapan tanah serta pembersihan vegetasi liar yang berpotensi menghambat aliran air.
Program padat karya ini sekaligus menjadi bentuk pelibatan masyarakat dalam pembangunan desa. Selain mendukung pemeliharaan infrastruktur lingkungan, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada warga untuk berpartisipasi langsung melalui semangat gotong royong.
Ketua BPD Sukamulya, M. Madrawi, mengatakan normalisasi Kali Balong merupakan salah satu upaya untuk mengantisipasi banjir di wilayah Sukamulya, terutama saat memasuki musim penghujan.
Menurut Madrawi, kegiatan normalisasi perlu digalakkan agar saluran air yang mengalami pendangkalan maupun penyempitan dapat kembali berfungsi dengan baik.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan aliran air menjadi lebih lancar sehingga dapat mengurangi risiko genangan dan banjir di wilayah Sukamulya ketika musim penghujan,” ujarnya, Jumat (30/10/2026).
Ia juga menilai keterlibatan masyarakat bersama penggunaan alat berat menjadi bagian penting dalam mendukung pekerjaan normalisasi, sehingga penanganan saluran dapat dilakukan secara lebih optimal.
Normalisasi Kali Balong diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemeliharaan saluran air secara berkelanjutan.
Dengan demikian, fungsi saluran tetap terjaga dan potensi terjadinya genangan akibat hambatan aliran air dapat diminimalkan.
(AP)
TEMPORATUR.COM Mengawal informasi, menyuarakan kepentingan masyarakat.
- Penulis: Apri
- Editor: Suryo
- Sumber: https://temporatur.com/


Saat ini belum ada komentar