Gegara Knalpot Brong, Pawai Cakades Sukarukun No 4 Nyaris Bakuhantam
- account_circle Suryo
- calendar_month 2 menit yang lalu
- print Cetak

Keterangan foto: Gegara Knalpot Brong, Pawai Cakades Sukarukun No 4 Nyaris Bakuhantam, Rabu 16/9/2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gegara Knalpot Brong, Pawai Cakades Sukarukun No 4 Nyaris Bakuhantam
Sukatani, Bekasi – Temporatur.com
saling dorong dan keributan massal pecah di tengah jalannya pawai kampanye akbar pasangan calon (paslon) petahana Karnada nomor urut 4.
Kericuhan diduga dipicu oleh aksi simpatisan paslon yang sengaja menggeber sepeda motor berknalpot bising (brong) di depan kediaman salah satu rival politik mereka pada Rabu (16/9) siang.

Keterangan foto: Gegara Knalpot Brong, Pawai Cakades Sukarukun No 4 Nyaris Bakuhantam, Rabu 16/9/2026.
Peristiwa ini bermula ketika iring-iringan konvoi sepeda motor dan mobil paslon nomor urut 4 melintasi jalan protokol utama sekitar pukul 14.30 WIB.
Situasi yang awalnya tertib mendadak tegang saat rombongan berhenti tepat di depan rumah salah satu calon kompetitor.Sejumlah oknum simpatisan mulai memprovokasi dengan memainkan gas sepeda motor hingga menimbulkan suara pekak yang memekakkan telinga.
Tak terima dengan aksi provokatif tersebut, sejumlah relawan dari kubu tuan rumah keluar.
Adu mulut pun tak terhindarkan hingga berujung pada aksi nyaris saling adu jotos.
Ketegangan sempat membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut lumpuh total. Beruntung, aparat keamanan gabungan yang mengawal jalannya pawai langsung bergerak cepat memisahkan kedua kelompok massa sebelum bentrokan meluas.
Seorang warga setempat yang sedang melintas di lokasi kejadian, Rudi Hermanto (42), menyayangkan terjadinya insiden ini.
Menurutnya, aksi provokasi menggunakan knalpot bising sangat mengganggu ketertiban umum.”Tadi situasinya mencekam sekali. Awalnya cuma berisik suara motor geber-geber, sengaja berhenti di depan gerbang.
Tidak lama kemudian langsung ribut saling dorong. Kami yang cuma warga melintas jadi ketakutan dan terjebak macet. Harusnya kampanye itu damai, bukan malah memancing keributan dengan cara-cara bising seperti itu,” ujar Rudi saat ditemui di lokasi, Rabu (16/9).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak panitia pawai paslon nomor urut 4 maupun kubu rival terkait insiden ini.
(Red)
- Penulis: Suryo
- Editor: Redaksi
- Sumber: https://temporatur.com/





Saat ini belum ada komentar