Satu-satunya di Kabupaten Bekasi, Sekolah Lansia Jadi Program Unggulan Kades Lambangsari Pipit Haryanti
- account_circle Suryo
- calendar_month 18 menit yang lalu
- print Cetak

Foto ilustrasi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Satu-satunya di Kabupaten Bekasi, Sekolah Lansia Jadi Program Unggulan Kades Lambangsari Pipit Haryanti
Pemerintah Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, sukses mengukuhkan diri sebagai pionir kepedulian terhadap lanjut usia dengan menghadirkan Sekolah Lansia Lambangsari Tangguh.
Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Pipit Haryanti periode 2018–2026, program pendidikan nonformal sepanjang hayat ini ditetapkan sebagai program prioritas unggulan dan menjadi satu-satunya sekolah lansia yang berdiri di wilayah Kabupaten Bekasi.
Keberlanjutan wadah edukasi bagi warga lanjut usia (lansia) ini didukung penuh secara mandiri oleh Pemerintah Desa Lambangsari. Guna menunjang seluruh operasional dan fasilitas belajar, pihak pemerintah desa mengalokasikan anggaran khusus dari Dana Desa secara konsisten.
“Dengan adanya sekolah lansia, kami berharap dapat meringankan beban keluarga lansia, karena kita mendidik mereka untuk mandiri,” ujar Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti, yang saat ini kembali mencalonkan diri pada Pilkades Serentak 20 September untuk periode 2026–2034, Senin (7/9/2026).
Sementara itu, Kepala Sekolah Lansia Lambangsari Tangguh, Upik Siti Ranah, menyampaikan bahwa dalam pelaksanaannya, program ini berkolaborasi erat dengan pengurus Kampung KB, kader Bina Keluarga Lansia (BKL), serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) dan BKKBN. Saat ini, salah satu titik fokus pembelajaran di lapangan berpusat di wilayah Kp. Kalijambe RW 003, bekerja sama langsung dengan Puskesmas Lambangsari.
“Program Sekolah Lansia ini mengusung visi utama untuk mewujudkan Lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat).
Tidak sekadar mengisi waktu luang, kurikulum pengajaran didesain secara komprehensif mengacu pada konsep 7 Dimensi Lansia Tangguh,” kata Upik Siti Ranah.
Lebih lanjut, Upik menjelaskan bahwa ruang lingkup materi pembelajaran di sekolah ini dirancang secara menyeluruh dan mencakup beberaupa aspek penting diantaranya:
1.Kesehatan Fisik & Mental: Melibatkan pemeriksaan medis berkala serta aktivitas kebugaran bersama tenaga kesehatan puskesmas.
2.Sosial & Emosional: Menyediakan wadah interaksi antarlansia guna mencegah isolasi mandiri dan mengatasi rasa kesepian di rumah.
3.Mental Spiritual: Memberikan bimbingan kerohanian agar para lansia dapat menjalani masa tua dengan bahagia, tenang, dan penuh rasa bersyukur.
Selain menyasar para lansia, program prioritas ini juga mengedukasi anggota keluarga mengenai pola perawatan dan pendampingan lansia yang tepat di lingkungan rumah tangga.
Sejak digulirkan pada tahun 2023 Sekolah Lansia Lambangsari Tangguh terus mendapat sambutan dan antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat.
Keaktifan para peserta sekaligus membuktikan bahwa semangat belajar dan produktivitas tidak pernah terhalang oleh batasan usia.
Di akhir penjelasannya, Upik berharap Pipit Haryanti kembali dipercaya oleh masyarakat Lambangsari untuk melanjutkan kepemimpinan pada periode kedua (2026–2034). Menurutnya, program-program yang diusung selama ini sangat peduli kepada seluruh lapisan masyarakat dan dampaknya dapat dirasakan secara nyata, pungkasnya.
(Red)
- Penulis: Suryo
- Editor: Redaksi
- Sumber: https://temporatur.com/

Saat ini belum ada komentar