Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Saksi Hidup Zaman Penjajahan 1942, Abah Hadi Harapkan Perhatian Berkelanjutan dari Pemkab Bekasi

Saksi Hidup Zaman Penjajahan 1942, Abah Hadi Harapkan Perhatian Berkelanjutan dari Pemkab Bekasi

  • account_circle Suryo Sudharmo
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Saksi Hidup Zaman Penjajahan 1942, Abah Hadi Harapkan Perhatian Berkelanjutan dari Pemkab Bekasi

BEKASI – Temporatur.com

Abah Hadi, seorang warga lanjut usia (lansia) asal Kampung Pangasinan, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, menjadi bukti nyata kerasnya sejarah perjuangan bangsa. Di usia senjanya, ia menceritakan getirnya masa penjajahan tahun 1942, saat kemiskinan ekstrem memaksa warga mengenakan pakaian dari karung goni.

“Tahun 1942 itu susah sekali. Pakaian susah, saya sampai pakai baju dari karung. Mau makan juga serba kekurangan,” tutur Abah Hadi saat
mengenang masa kelam tersebut dengan mata berkaca-kaca.

Kini, meskipun Indonesia telah lama merdeka, perjuangan Abah Hadi belum sepenuhnya usai. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia masih harus bergelut untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Apresiasi Program Rutilahu
Abah Hadi mengakui bahwa pemerintah telah hadir melalui program perbaikan rumah. Ia merupakan salah satu penerima manfaat program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari BAZNAS Kabupaten Bekasi.

Program ini telah mengubah tempat tinggalnya menjadi lebih aman dan layak huni.

“Rumah sudah dibantu, saya sangat bersyukur. Sekarang tidak khawatir lagi kalau hujan atau angin kencang,” ungkapnya.

Meski tempat tinggalnya sudah diperbaiki, Abah Hadi berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada bantuan fisik bangunan saja. Sebagai lansia yang sudah tidak produktif, ia sangat mendambakan dukungan sosial yang rutin untuk memenuhi kebutuhan pokok.

“Rumah sudah layak, tapi untuk makan dan kebutuhan sehari-hari saya masih sulit. Saya berharap ada perhatian lebih dari pemerintah (Pemkab Bekasi),” harapnya lirih.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi, melalui Dinas Sosial maupun instansi terkait, dapat meninjau langsung kondisi para lansia seperti dirinya. Dukungan berupa bantuan pangan rutin atau jaminan kesehatan diharapkan dapat membantu mereka menjalani sisa usia dengan lebih bermartabat.

Kisah Abah Hadi menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa para saksi sejarah yang telah melewati masa-masa sulit pendirian bangsa ini memerlukan kehadiran negara secara nyata dan berkelanjutan.

(DG)

  • Penulis: Suryo Sudharmo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Blind Box Festival di Grand Galaxy Park Bekasi

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Ada Blind Box Festival di Grand Galaxy Park Bekasi

  • Keterangan gambar : H.M Zarnal Abidin, SE ketua umum Aliansi Ormas Bekasi (AOB)

    Dugaan Kasus Gratifikasi oleh Oknum Anggota DPRD Bekasi, Ketum AOB H.M.Zaenal Abidin SE Mendorong Kejari Cikarang Menyelidiki Hingga Tuntas

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Dugaan Kasus Gratifikasi oleh Oknum Anggota DPRD Bekasi, Ketum AOB H.M.Zaenal Abidin SE Mendorong Kejari Cikarang Menyelidiki Hingga Tuntas

  • Terkait PETI Bos Tambang Kotanopan Tantang Kapolda 

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Terkait PETI Bos tambang Kotanopan tantang Kapolda.

    Prahara peti beko Kotanopan Mandailing Natal masih terus berlanjut, di ketahui Polres Mandailing Natal dibantu personel Brimob Tapsel telah turun langsung ke lokasi Peti Kotanopan, Langkah tegas menertibkan aktivitas tambang emas ilegal tanpa izin yang merusak alam dan ekosistem di hulu sungai batang gadis ini di pimpin langsung oleh Kapolres Mandailing Natal.

    Namun, hari ini aktivitas tambang masih terus berlanjut, demikian yang kami himpun Rabu 08 Januari 2025). Adanya intimidasi yang di lakukan oleh bos tambang pawang beserta gerembolan.

    Kejadian berawal Timbul Halomoan Pulungan yang juga Sekjen GRIB Jaya Madina bersama Hapsin Aktivis pemuda menuju Uptd. PUPR Madina Wil. Mandailing Kotanopan sedang istirahat di Masjid Al-Muhtadin Jambur Tarutung pukul 13.00 Wib, melihat ada aktivitas tambang menggunakan alat berat beroperasi tidak jauh dibelakang masjid, Timbul Haloman Pulungan dan Hapsin mengambil foto dan video, dalam hal ini sepengetahuan mereka aktivitas tambang telah ditutup.

    Di kutip dari timbul halomoan seseorang berbadan tegap berambut cepak datang bersama puluhan orang disusul oleh bos tambang pawang menghampiri merampas paksa hp milik kami berdua agar foto dan video yang di rekam segera di hapus, kalau tidak dihapus Timbul dan hapsin akan di bakar hidup-hidup beserta kenderaannya ucap yang berambut cepak sembari menghapus foto dan video.

    Kemudian kami berdua di seret ke warung kopi depan masjid di imintidasi orang yang berbadan tegap berambut cepak mengaku cucunya ompung Pawang berasal dari medan menggertak, _“ _siapapun yang datang menghambati aktivitas tambang akan disikat habis, Kapolsek dan wartawan kami tidak takut_ ”, Pawang menambahi _“bahkan Kapolres dan Kapolda kami tidak takut”_ bahkan pawang mentang Hapsin untuk duel satu lawan satu.

    Lokot lubis tokoh masyarakat mandailing julu dan juga jurnalis media Star Fm mengetahui kejadian ini datang menghampiri keramaian di warung kopi mengatakan _“Ma salose ?, aman ma daboi”._ akhirnya Pawang berserta pulahan orang yang ada ditempat tersebut membubarkan diri.

    Timbul haloman Pulungan dan Hapsin meminta kepada penegak hukum agar menangkap oknum bos mafia peti dan gerombolan yang merasa kebal hukum, apalagi secara langsung mereka ini telah menantang lembaga hukum dan pers dengan pernyataan tidak takut kepada Kapolsek,Kapolres dan Kapolda.
    (Tim Gujo).

  • 14 Pekerjaan Proyek di Pada Dinas PUPRPKP Kota Malang TA 2023 Jadi Temuan BPK

    14 Pekerjaan Proyek di Pada Dinas PUPRPKP Kota Malang TA 2023 Jadi Temuan BPK

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

      Temporatur.com – Kekurangan Volume atas 14 Paket Pekerjaan Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan pada Dinas PUPRPKP Laporan Keuangan Pemerintah Kota Malang Tahun 2023 menyajikan realisasi Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaring sebesar Rp. 221.467.541.736,00 atau 93,57% dari anggaran sebesar Rp236.686.935.487,00. Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan tersebut antara lain direalisasikan untuk 14 paket […]

  • Kementerian Pekerjaan Umum Segera Selesaikan 65 Sekolah Rakyat Tahap 1 C Beroperasi Awal September 2025

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Kementerian Pekerjaan Umum Segera Selesaikan 65 Sekolah Rakyat Tahap 1 C Beroperasi Awal September 2025

  • DPC PSI Tapos Bagikan Ratusan Bingkisan Ta’jil, Edi Hotman Saragih, PSI Ingin Hadir di Tengah Tengah Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kecamatan Tapos menebar kebaikan ditahun pertama bulan Suci Ramadhan, berbagi ratusan takjil gratis dalam Safari Ramadhan, di depan Alfamidi Kelurahan Jatijajar, KecamatanTapos. Jum’at (06/03/2026) sore.

expand_less