Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Akibat Perselingkuhan, ASN Dinkes Lebong Babak Belur Dianiaya dan Mobil Dibakar Massa

Akibat Perselingkuhan, ASN Dinkes Lebong Babak Belur Dianiaya dan Mobil Dibakar Massa

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Akibat Perselingkuhan, ASN Dinkes Lebong Babak Belur Dianiaya dan Mobil Dibakar Massa

LEBONG, Bengkulu – Temporatur.com

Kasus penganiayaan berat dan pembakaran mobil di jalan lintas Kelurahan Tanjung Agung–Desa Nangai Tayau pada Kamis (27/11/2025), kini memasuki babak baru. Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lebong telah menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam insiden yang diduga dipicu oleh motif perselingkuhan yang telah berlangsung lama.

Korban, Su (43), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong, mengalami luka serius setelah dianiaya beramai-ramai dan mobil Toyota Innova miliknya hangus terbakar di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian: Dihadang di Jalan Sepi

Insiden bermula ketika Su dan seorang rekan perempuannya berinisial V, yang diduga berada di dalam mobil Innova BD 1018 HL, dipergoki oleh SP—suami dari V—bersama lima rekannya.
Menurut informasi yang dihimpun, SP telah lama menaruh curiga dan membuntuti pergerakan Su dan V sejak pagi. Saat mendapati mobil korban berhenti di lokasi kejadian yang sepi, rombongan SP langsung melakukan penghadangan.

Su yang tidak menduga dirinya dibuntuti tak sempat menghindar.Begitu mobil berhenti, Su langsung diseret keluar. Aksi pemukulan pun terjadi secara brutal dan bergantian.

Penyidik mengungkapkan bahwa para pelaku bahkan menggunakan benda keras seperti kunci roda untuk melukai korban.
Aksi kekerasan ini berlangsung di lokasi sepi tanpa ada warga yang segera melerai.

Mobil Dibakar Usai Penganiayaan

Amukan massa tidak berhenti pada penganiayaan fisik. Para pelaku menyiram mobil milik Su menggunakan bensin dan membakarnya hingga hangus. Api yang membesar akhirnya menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Su yang mengalami luka-luka serius segera dilarikan ke RSUD Lebong dan membutuhkan perawatan intensif akibat cedera di beberapa bagian tubuh.

Empat Tersangka Ditetapkan, Motif Perselingkuhan Didalami

Kapolres Lebong Polda Bengkulu AKBP Agoeng Ramadani, melalui Kasat Reskrim AKP Darmawel Saleh, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari korban terkait penganiayaan dan pembakaran mobil.

“Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, empat orang sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” tegas AKP Darmawel Saleh.

Penyidik saat ini masih memburu alat bukti berupa benda keras yang digunakan untuk memukul korban, yang diduga dibuang oleh para pelaku setelah kejadian.
Motif utama insiden tragis ini diduga kuat adalah perselingkuhan. AKP Darmawel menjelaskan bahwa hubungan terlarang antara Su dan V diduga masih berlanjut, meski kasus serupa pernah terjadi pada tahun 2021 dan sempat dimediasi oleh pihak keluarga.

“SP sudah mengintai gerak-gerik keduanya selama beberapa waktu sebelum akhirnya memergoki pada hari kejadian,” tambah Kasat Reskrim.

Fokus Polisi pada Penganiayaan dan Pembakaran

Terkait dugaan tindak pidana perzinahan antara Su dan V, polisi menyatakan belum dapat mengambil kesimpulan. Proses pembuktian perzinahan membutuhkan syarat hukum yang sangat spesifik dan terperinci.

“Fokus polisi saat ini adalah penanganan tindak pidana penganiayaan berat dan pembakaran kendaraan, yang masing-masing memiliki ancaman hukuman tinggi,” jelas Darmawel.

Polres Lebong meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi liar dan mempercayakan seluruh proses hukum berjalan secara profesional berdasarkan alat bukti yang sah. Kondisi Su dikabarkan mulai stabil dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

(ML)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpinan DPRD Sumut Ricky Antony Bersama Gubernur Boby Nasution Berikan 1.600 BPJS Ketenagakerjaan Bagi Nelayan

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

      SelanjutnyaF&R Law Office Bekasi Ucapkan Selamat atas Terpilihnya H. Karta Wijaya dalam Pilkades Karangsentosa LANGKAT ,Temporatur.com | Bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony menyerahkan 1.600 BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan Langkat, Selasa (6/5/2025). Pimpinan DPRD Sumut ini pun turut menyerahkan asuransi tersesbut secara simbolis kepada 200 nelayan. SelanjutnyaPemerintah Salurkan […]

  • Dani Ramdan Lepas Kafilah Kabupaten Bekasi Menuju STQH Ke-18 Tingkat Jawa Barat

    • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Dani Ramdan Lepas Kafilah Kabupaten Bekasi Menuju STQH Ke-18 Tingkat Jawa Barat

  • APBD Kabupaten Bekasi Setiap Tahun Membengkak Buat Belanja Pegawai

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    *APBD Kabupaten Bekasi setiap tahun Membengkak Buat Belanja Pegawai*

    Bekasi-MHB
    Kabupaten Bekasi merupakan Kabupaten yang masuk kedalam kategori Kabupaten yang memiliki APBD terbesar di Provinsi Jawa barat yang mencapai kisaran 7 Trilyun setiap tahunnya.

    Sehingga anggaran biaya belanja pegawainya mencapai angka pantastik dengan 2 Trilyun pertahun nya dan menjadi sorotan para pemerhati publik dan lembaga sosial kontrol tak terkecuali LSM Sniper Indonesia.

    Pemerhati kebijakan publik dan Ketua Umum Sniper Indonesia, Gunawan mengatakan terkait dengan keterangan Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan ke media beberapa waktu lau bahwa, “hampir satu per tiga atau sekitar Rp 2 triliun dari total APBD sebesar Rp 6,6 triliun dialokasikan untuk membayar gaji ASN maupun Non ASN sampai operasional di lingkungan Pemkab Bekasi.”

    “Pegawai kita itu hampir 15 ribu ASN-nya, 15 ribu juga Non PNS-nya. Kebanyakan guru. Itu ada gajinya, ada tunjangannya, dan lainnya. Termasuk operasional dan sebagainya. Angka itu (Rp 2 triliun) tidak bisa diotak-atik.”

    Atas hal itu, Gunawan menyampaikan bahwa perlunya pengkajian mengenai berapa jumlah pegawai ASN (Aparatur Sipil Negara) betul-betul dibutuhkan dan berapa jumlah belanja pegawai yang diperlukan di pemerintahan Kabupaten Bekasi (Realnya) agar tercipta Efesiansi anggaran.

    Menurutnya, “jika satu per tiga atau sekitar Rp 2 triliun dari total APBD Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp 6,6 triliun dialokasikan untuk membayar gaji ASN maupun Non ASN sampai operasional di lingkungan Pemkab Bekasi. Sementara biaya belanja infrastruktur hanya 2 trilyun dan itupun dibagikan kepada 32 SKPD. Coba bayangkan alokasi anggaran pembangunan masih minim karena habis terkuras oleh anggaran belanja pegawai.

    “Kalau terus-terusan APBD Kabupaten Bekasi setiap tahunnya terkuras habis karena biaya belanja pegawai membengkak, lalu bagaimana untuk anggaran membangun infrastruktur gedung pendidikan dan kesehatan, jembatan maupun jalan? Sebab majunya suatu daerah karena terbangunnya akses pelayanan publik yang baik seperti pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pelayanan tranportasi (jalan dan jembatan). Kesemuanya itu adalah berperan penting terbangunnya masyarakat sejahtera.”

    “Pemkab Bekasi harus berani melakukan efesiensi anggaran dibelanja pegawai atau melakukan inopasi-inopasi mencari potensi potensi pendapatan daerah, baik dari retribusi ataupun pajak daerah,” pungkas Gunawan.

  • Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi adakan perlombaan posyandu tingkat Kecamatan

    • calendar_month Sabtu, 15 Jul 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi adakan perlombaan posyandu tingkat Kecamatan

  • Rutan Kotabumi Gelar Apel Pagi Untuk Tingkatkan Kedisiplinan Dan Tanggung Jawab

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Kotabumi, temporatur.com– Rutan Kelas IIB Kotabumi melaksanakan apel pagi pegawai di halaman depan rutan. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan, Budi Setyo Prabowo, dan diikuti oleh seluruh jajaran pejabat struktural, JFT, dan JFU. Apel pagi digelar sebagai upaya membangun kedisiplinan dan memperkuat rasa tanggung jawab para petugas pemasyarakatan. Selain […]

  • Keterangan foto : Organisasi relawan Rumah Juang 2 (RJ2) Nusantara menggelar acara silaturahmi dan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Kegiatan yang mempertemukan berbagai elemen relawan Jokowi dan Gibran tersebut berlangsung di Sekretariat RJ2 Nusantara, Jakarta Selatan, pada Minggu (21/6/2026).

    HUT ke-65 Joko Widodo, RJ2 Nusantara Pererat Soliditas Antar Relawan

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    HUT ke-65 Joko Widodo, RJ2 Nusantara Pererat Soliditas Antar Relawan

expand_less