Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Donald Trump menjadi sorotan publik setelah menyamakan serangan AS di Iran dengan pengeboman Hiroshima dan Nagasaki

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Donald Trump menjadi sorotan publik setelah menyamakan serangan AS di Iran dengan pengeboman Hiroshima dan Nagasaki

Temporatur.com

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini membuat pernyataan kontroversial dengan menyamakan serangan militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran dengan pengeboman atom Hiroshima dan Nagasaki dalam sebuah video yang beredar luas pada 25 Juli 2025.

Menurut Trump, serangan tersebut “mengakhiri perang” dan membuktikan keberhasilan dalam menghentikan potensi konflik lebih lanjut antara Israel dan Iran.

Sebelumnya militer AS menyerang tiga fasilitas utama di Iran, yaitu Fordow, Natanz, dan Isfahan.
Senjata yang digunakan militer AS yaitu Bom bunker-buster GBU-57 yang dijatuhkan dari pesawat pembom B-2.

Trump mengklaim fasilitas nuklir Iran “hancur total”, namun laporan media menunjukkan kerusakan tidak sebesar yang diharapkan

Pernyataan Trump ini memicu perdebatan dan reaksi beragam di seluruh dunia. Beberapa pihak mendukung langkah AS sebagai upaya menjaga keamanan global, sementara yang lain menganggapnya provokatif dan berpotensi memicu konflik lebih besar.

(Red)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less