Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Diduga Tidak Kooperatif dengan Media, Pejabat Bogor Jadi Sorotan

Diduga Tidak Kooperatif dengan Media, Pejabat Bogor Jadi Sorotan

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • visibility 2
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diduga Tidak Kooperatif dengan Media, Pejabat Bogor Jadi Sorotan

Bogor,- Temporatur.com

Sejumlah aktivis mengkritisi sikap sebagian pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat, baik dari Kades, Camat dan kalangan Dinas maupun DPRD, yang dinilai terlalu “baperan” alias tidak siap menerima kritik terkait kinerja mereka yang dinilai buruk.

Salah satunya sekdis DPMD Kabupaten Bogor, baru – baru ini di konfirmasi lewat WhatsApp, terkait Penggunaan Taman Nasional, yang saat ini diduga dijadikan lapangan bola Oleh Desa Gunung Picung, Kecatan Pamijahan Bogor, Mengunakan anggaran Dana Desa (DD), sampai berita ini diturunkan belum ada jawaban. Minggu (15/06).

Kritik tersebut muncul karena banyak pejabat yang enggan memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi oleh wartawan, khususnya melalui pesan singkat WhatsApp. Padahal, di era digital seperti saat ini, komunikasi tidak harus selalu dilakukan dengan tatap muka.

“Seharusnya mereka sadar bahwa sebagai pejabat publik, mereka bertanggung jawab untuk memberikan informasi kepada masyarakat, bukan justru menghindar,” ujar Romi Sikumbang salah satu aktivis dikabupaten Bogor.

Lebih lanjut, aktivis menekankan bahwa pejabat, terlebih wakil rakyat, memiliki kewajiban untuk memberikan pernyataan yang tidak hanya mengedukasi, tetapi juga menjamin kepastian hukum dan transparansi terhadap aturan yang berlaku di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

“Pejabat dan wakil rakyat punya kewajiban kasih pernyataan untuk mencerdaskan masyarakat dan juga memberikan kepastian hukum aturan yang berlaku”, terangnya.

Aktivis berharap agar para pejabat publik dapat lebih terbuka, profesional, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya, serta menghargai peran media sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami harap sebagai pejabat publik bisa terbuka dan profesional dan bertanggungjawab dalam menjalankan tugasnya dan bisa menghargai peran media sebagai jembatan informasi Pemerintah dan masyarakat”, harapnya.(G)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less