Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Proyek Pengendali Banjir DAS Serang Rampung, Lindungi Kawasan Strategis dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Proyek Pengendali Banjir DAS Serang Rampung, Lindungi Kawasan Strategis dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Temporatur.com

Pembangunan Prasarana Pengendali Banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Serang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah selesai 100%. Proyek strategis nasional ini berhasil melindungi kawasan penting seperti Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), lahan pertanian produktif, serta permukiman warga dari ancaman banjir dengan total cakupan area seluas 1.428 Ha.

Dengan nilai kontrak sebesar Rp 295 miliar yang bersumber dari APBN 2020-2023, proyek ini diselesaikan dalam waktu 1.202 hari, mulai 16 September 2020 hingga 31 Desember 2023. Proyek ini tidak hanya menawarkan solusi pengendalian banjir, tetapi juga memberikan berbagai manfaat tambahan bagi masyarakat, mulai dari peningkatan produktivitas pertanian hingga pengembangan potensi wisata lokal.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo menjelaskan bahwa proyek ini membawa tiga manfaat utama yang berdampak signifikan bagi masyarakat. Pertama, pengurangan area genangan secara signifikan. Sebelum proyek dimulai, banjir kerap mengganggu aktivitas warga dan membatasi akses menuju Bandara YIA. Kini, berkat sistem pengendalian yang efektif, area rawan banjir berhasil diminimalkan, sehingga konektivitas dan keamanan kawasan meningkat.

Kedua, peningkatan produktivitas pertanian. Sebelumnya, petani hanya bisa memanen 1-2 kali per tahun akibat lahan yang sering tergenang air. Setelah proyek rampung, sistem irigasi yang lebih baik memungkinkan petani melakukan hingga tiga kali panen setiap tahun, mendorong pertumbuhan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Ketiga, pengembangan potensi wisata air. Kolam retensi yang dibangun tidak hanya berfungsi sebagai penampungan air, tetapi juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru yang dapat menarik wisatawan. Kehadiran wisata air ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Dengan rampungnya pembangunan Infrastruktur air di kawasan Kulon Progo, khususnya sekitar Bandara YIA, kini lebih terlindungi dari risiko banjir. Masyarakat sekitar mengapresiasi atas pembangunan Prasarana Pengendali Banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Serang yang memiliki dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan. “Pembangunan prasarana pengendalian banjir ini sangat bermanfaat bagi kami masyarakat sekitar Bandara NYIA yang selalu mengalami bencana banjir setiap musim hujan dengan intensitas tinggi dan berdurasi lama. Tidak hanya itu, dengan adanya pembangunan DAS Serang diwilayah kami, aliran air juga dapat dimanfaatkan untuk mengairi area persawahan,” ucap warga setempat.

Proyek ini menjadi salah satu portofolio PTPP dalam mendukung proyek astacita khususnya sektor swasembada pangan dan air. Dengan melanjutkan pembangunan infrastruktur desa yang dapat mengoptimalisasi ketahanan pangan, diharapkan produktivitas pertanian terus meningkat, serta dapat menciptakan manfaat berkelanjutan bagi berbagai sektor.

–SELESAI–

About PT PP (Persero) Tbk

PT PP (Persero) Tbk (kode emiten: PTPP) merupakan salah satu perusahaan konstruksi dan terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1953. Saat ini, PTPP memiliki 7 (tujuh) lini bisnis yang terintegrasi mulai dari Upstream, Middlestream sampai dengan Downstream, yang meliputi: Energi, Properti, Infrastruktur, Jasa Konstruksi, Engineering, Procurement and Construction (EPC), Peralatan Berat dan Pracetak. PTPP memiliki jejak rekam yang solid dan berhasil memenangkan penghargaan atas proyek-proyek konstruksi Pelabuhan, Pembangkit Listrik, Airport, Bendungan, dan Gedung di Indonesia. PTPP merupakan pionir untuk konsep Eco-Friendly Green Building di Indonesia yang telah memenangkan beberapa penghargaan lokal dan internasional atas hasil karyanya. PTPP mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Februari 2010, dengan kepemilikan publik sebesar 49%. Pada tahun 2015, PTPP mencatatkan saham entitas anak PT PP Properti Tbk (kode emiten: PPRO) di Bursa Efek Indonesia sebanyak 35%. Untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, PTPP berekspansi di sektor Energi dan Infrastruktur di tahun 2016. Pada tahun 2017, entitas anak yang bergerak sebagai kontraktor berbasis peralatan berat PT PP Presisi Tbk (kode emiten: PPRE) melantai di Bursa Efek Indonesia dengan melepas 23% saham ke publik. Untuk menghadapi era Industry 4.0, PTPP melakukan strategi operasional excellence dengan menerapkan sistem informasi yang handal, yaitu ERP sebagai enterprise system utama yang didukung berbagai aplikasi penunjang operasional dalam menjawab tantangan dan kebutuhan perusahaan kedepan. PTPP juga menerapkan penggunaan Building Information Modeling (BIM) serta penguasaan teknologi baru lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan, akurasi dan efisiensi serta menjadi perusahaan yang unggul serta excellence.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Bupati Deli Serdang Arogan, APDESI Ngadu ke DPRD Sumut

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Medan, Temporatur.com | Pengurus Asosisasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Sumut mengadu ke DPRD Senin (12/5/2025) pagi. Hal ini buntut dari pemecatan Kades Paluh Kurau Yusuf Batubara oleh Bupati Deli Serdang ( ALT) Kehadiran APDESI Sumut dan beberapa pengurus APDESI dari beberapa Kabupaten ini pun disambut hangat Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony. Bahkan, politisi muda […]

  • Keterangan foto: Dante Rigmalia Ketua Komisi Nasional Disabilitas Indonesia (KND) ft istimewa

    Apresiasi Komisi Nasional Disabilitas Indonesia Kepada Kemenag Dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2025

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Komisi Nasional Disabilitas (KND) mengapresiasi program Safari Wukuf dalam penyelenggaraan haji tahun 2025, yang dianggap sebagai contoh praktik baik dalam mewujudkan layanan haji yang inklusif, ramah lansia, dan disabilitas. Ketua KND, Dante Rigmalia, menyampaikan apresiasi ini saat audiensi dengan Dirjen PHU Kemenag, Hilman Latief di Jakarta,pada Selasa, 23/06/2025.

  • Mengatasi Biaya Traveling yang Melebihi Anggaran

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Mengatasi Biaya Traveling yang Melebihi Anggaran

  • Catatan Ustad Kampung Tentang Sebuah Perjalanan Hidup Manusia

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    #Catatan Ustad Kampung : Kampung & Tentang Sebuah Perjalanan Hidup #Dr.Encep.S.Jaya#ustadzkampung#Kesbangpolkabupatenbekasi#temporatur.com

  • TNI

    Personel Sathar 72 Depohar 70 Mengawasi Lipat Parasut Prajurit Wingko ll Kopasgat

    • calendar_month Senin, 22 Jan 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Bandung – Jawa Barat Temporatur.com Personel Satuan Pemeliharaan (Sathar) 72 Depo Pemeliharaan (Depohar) 70 Koharmatau, mendampingi dan mengawasi pelaksanaan melipat parasut prajurit Wing Komando (Wingko) ll Kopasgat. Rencana pelaksanaan terjun statik akan digelar pada Selasa (23/01/2024). Sejumlah 128 personel Kopasgat yang berkualifikasi Para Komando (Parako) akan melaksanakan terjun penyegaran (jungar), terdiri dari prajurit Mawingko ll […]

  • Hadiri Rakornas Kementan, Bupati Taput Usulkan Penguatan Irigasi

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Suryo Sudharmo
    • 0Komentar

    Taput – Temporatur.com |Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengambil langkah mitigasi menghadapi potensi kemarau ekstrem 2026. Hal ini disampaikan Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, saat mengikuti Rakornas Antisipasi Musim Kemarau yang dipimpin Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Senin (20/04/2026). Dalam forum yang dihadiri kepala daerah se-Indonesia itu, Bupati didampingi Plt. Kadis […]

expand_less