Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berita » Bocor 7,4 Milyar Akibat Dugaan Penyelewengan Anggaran di Dinas Pendidikan Kota Bekasi ?

Bocor 7,4 Milyar Akibat Dugaan Penyelewengan Anggaran di Dinas Pendidikan Kota Bekasi ?

  • account_circle Suryo S
  • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bocor 7,4 Milyar Akibat Dugaan Penyelewengan Anggaran di Dinas Pendidikan Kota Bekasi ?

Kota Bekasi- Temporatur.com

Belanja Modal Peralatan dan Mesin yang dikelola langsung Dinas Pendidikan Kota Bekasi senilai Rp 138. Milyar dalam pelaksanaannya terjadi “penyelewengan” sehingga potensi korupsi terjadi senilai Rp 7, 4 milyar.

“Ya, dari hasil investigasi dan observasi yang kami lakukan, bentuk penyelewengan itu terjadi dalam proyek
pengadaan sarana TIK bidang SD dan SMP, pengadaan PC All In One, dan pengadaan Mebel,” kata Sekertaris LSM JEKO, Muhammad Ali dalam siaran Persnya yang diterima Redaksi.

Menurutnya, proyek yang terindikasi merugikan keuangan Pemkot Bekasi itu terjadi dalam pengadaan sarana TIK bidang SD dan SMP, pengadaan PC All In One, dan pengadaan Mebel pada Dinas Pendidikan. Dimana modusnya melakukan Mark Up harga.

Selain itu, proyek yang mekanismenya menggunakan E-katalog itu terkesan pemenangnya sudah ditentukan. Seperti misalanya, proyek Sarana TIK Bidang SD, dimana berdasarkan data yang ada, nilai kontraknya Rp 6.4 milyar lebih. Kemudian untuk proyek pengadaan Sarana TIK Bidang SMP, nilai kontraknya juga sama yakni Rp 6,4 milyar lebih.

Sedangkan untuk proyek Pengadaan PC All In One Bidang SD nilai kontraknya Ro 10 milyar lebih. Dan untuk proyek pengadaan Mebel Bidang SMP, sesuai dokumen yang ada di LSM JEKO nilai kontraknya Rp 1.8 milyar lebih.

“Berdasarkan kesimpulan dari hasil rapat dengan bidang investasi dan observasi LSM JEKO, kami temukan potensi kerugian keuangan pemkot Bekasi sejumlah Rp 7, 4 milyar lebih. Untuk itu, dari temuan tersebut akan disampaikan ke Ketua JEKO, untuk mengambil sikap lebih lanjut,” tutur Sekjen JEKO itu.

Lebih lanjut, Sekertaris LSM JEKO itu mengungkapkan bahwa dari 56 SMPN dan 316 SDN yang menerima barang tersebut sudah kami kroscek dan klarifikasi. Hasilnya pihak sekolah merasa tidak pesan atau mengajukan kebutuhan barang tersebut. **

(P2N)

  • Penulis: Suryo S

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • JTT Perkuat Konektivitas Trans Jawa Timur, Hadirkan Akses Cepat dan Andal

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    JTT Perkuat Konektivitas Trans Jawa Timur, Hadirkan Akses Cepat dan Andal

  • Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Subianto Tinjau Lokasi Pengungsian Langkat

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Sumatera Utara, – Temporatur.com || Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi pengungsian korban bencana banjir di MAN 1 Langkat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dikutip dari laman Puspen TNI, Minggu (14/012). Kunjungan tersebut menegaskan kehadiran negara dalam memastikan penanganan warga terdampak bencana berjalan cepat, tepat, dan terukur. […]

  • Hari Populasi Dunia, Kampanye Tanam Pohon di Bedono Jadi Contoh Mitigasi Abrasi Pesisir

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Hari Populasi Dunia, Kampanye Tanam Pohon di Bedono Jadi Contoh Mitigasi Abrasi Pesisir

  • AOB Konsisten Kawal Rencana Rapim DPRD kabupaten Bekasi Terkait Usulan PJ Bupati Bekasi

    • calendar_month Jumat, 7 Apr 2023
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    AOB Konsisten Kawal Rencana Rapim DPRD kabupaten Bekasi Terkait Usulan PJ Bupati Bekasi

  • Keterangan foto :Dok.istimewa

    Bekasi Utara Terendam Parah, Gubernur Dedi Mulyadi Resmi Moratorium Pembangunan Perumahan di Lahan Sawah

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    Bekasi Utara Terendam Parah, Gubernur Dedi Mulyadi Resmi Moratorium Pembangunan Perumahan di Lahan Sawah

  • Pemerintah Desa Air Itam Gelar Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Suryo S
    • 0Komentar

    PALI – Sumatera Selatan
    Pemerintah Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan menggelar sosialisasi Pencegahan stunting, Senin (09/12/2024).

    Sosialisasi Pencegahan stunting merupakan salah satu rangkaian juga menjadi amanat Pemerintah Kabupaten PALI terhadap pemerintah desa agar memprioritaskan penggunaan dana desa tahun 2024 untuk pencegahan dan penanganan stunting.

    Kapala Desa Air Agus Salim S.IP menyampaikan bahwa sosialisasi pencegahan stunting bersifat terpusat dan diinstruksikan langsung dari pemerintah pusat. “Permasalahan stunting menjadi prioritas pemerintah dikarenakan masalah ini memengaruhi kualitas SDM yakni terhambatnya tumbuh kembang anak, dan lain-lain. Oleh sebab itu, program ini harus dilaksanakan secara konvergen atau terpusat, terpadu, terkoordinasi oleh berbagai lintas sektor,” papar kades

    Kepala Desa Air Itam sangat merespon baik dengan adanya kegiatan Sosialisasi Stunting ini, Masyarakat juga memberikan respon positif dan sangat antusias untuk hadir dalam kegiatan ini.

    “Langkah ini diambil pemerintah Desa dengan harapan dapat mengimplementasikan, memantau, dan mengevaluasi intervensi yang terpusat guna mengurangi angka gagal tumbuh anak. Hal ini menjadi penting sebab pencegahan dan penanganan stunting menjadi salah komitmen pencapaian pemerintah dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” tutupnya.

expand_less